Polisi Mengubah Pancasila dengan Bahasa Tiongkok? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 08 November 2019 18:48 WIB
    Polisi Mengubah Pancasila dengan Bahasa Tiongkok? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial
    Beredar kabar yang menyebut polisi mengganti Pancasila dengan bahasa Tiongkok. Kabar itu menyebar dari media sosial sejak Rabu, 6 November 2019.

    Akun Twitter @Karinbahary2 pertama kali menyebarkan kabar tersebut. Akun itu mengunggah sebuah video yang memperlihatkan salah satu dari beberapa anggota Polisi mengucapkan Pancalisa dengan bahasa mandarin. Hingga saat ini, unggahan itu sudah 704 kali di-retweet, disukai 916 dan mendapat 177 komentar.

    Pula, akun itu menambahkan narasi sebagai berikut:
    Pak @jokowi yg mulia. Bisa jelaskan ngga
    Ada apa dngan kapolri di Indonesia ini
    Knpa pancasila di ubah jdi bahasa cina
    Saya ngga ikhlas pak. Yg mndirikan pancasila tuh para ulama. Knapa jdi berubah bahasa asing begini. Miris pak di dngernya
    Jdi antek asing vulgar amat



    Polisi Mengubah Pancasila dengan Bahasa Tiongkok? Ini Faktanya



    Penelusuran:
    Setelah dilakukan penelusuran oleh tim Cek Fakta Medcom.id, video yang dibagikan akun @Karinbahary2 berasal dari akun instagram @bag_sumda_polresbelitung yang diunggah pada Selasa, 5 November 2019. Akun itu menuliskan keterangan "Eiitttss.. Ini bukan polisi impor lo.. tp polisi asli Indonesia asal Bangka Belitung yg sedang belajar bahasa Mandarin di Sebasa".


    Polisi Mengubah Pancasila dengan Bahasa Tiongkok? Ini Faktanya


    Konteks asli video itu adalah kegiatan Sekolah Bahasa (Sebasa) di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lemdiklat Polri). Terlihat, anggota polisi bernama Gunawan Ari A, mengucapkan Pancalisa dengan bahasa mandarin yang telah dipelajari di Sebasa Polri.

    Sebasa Lemdiklat Polri adalah lembaga pendidikan Polri yang mengajarkan lima bahasa asing bagi seluruh anggota Polri, yakni bahasa Indonesia (bagi siswa Mancanegara), bahasa Inggris, Perancis, Mandarin, Arab dan Jepang.


    Kesimpulan:
    Klaim yang menyebut Pancasila diganti dengan bahasa Tiongkok adalah salah. Pembuat hoaks memadukan video dengan konteks yang salah.


    Referensi:
    https://www.instagram.com/p/B4d_clWH55n/


    Sumber:
    https://twitter.com/Karinbahary2/status/1192081830603886592


     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id