[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Nonmuslim Bisa Jadi Auditor Produk Halal? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 06 Januari 2021 12:49 WIB
    [Cek Fakta] Nonmuslim Bisa Jadi Auditor Produk Halal? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sebuah video yang menerasikan pasal 14 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) dihapuskan dalam UU Cipta Kerja Omnibus Law. Video beredar di media sosial facebook.

    Dalam video tersebut menyebutkan konsekuensi dari penghapusan pasal ini, nonmuslim bisa menjadi auditor produk halal. Video ini diunggah akun tiktok bernama @mr_al12.

    Video dibagikan ulang di akun facebook bernama Argamish Firdaus pada 5 Januari 2020. Dalam unggahannya ia memberikan kutipan "Ahhhh kacau kalo begini harus bagaimanaaaa.....

    [Cek Fakta] Nonmuslim Bisa Jadi Auditor Produk Halal? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari penelusuran tim cek fakta medcom, klaim nonmuslim bisa menjadi auditor produk halal adalah salah. Faktanya, informasi tersebut dibantah oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

    Dilansir mediaindonesia.com, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Sukoso menegaskan, informasi bahwa pasal 14 yang mengatur persyaratan auditor halal harus muslim dihapus dalam UU Cipta Kerja adalah tidak benar. 

    “Pasal 14 tidak dihapus dalam UU Cipta Kerja. Auditor halal harus seorang warga negara Indonesia dan beragama Islam,” tegas Sukoso

    Menurut Sukoso, pasal 14 mengatur bahwa auditor halal diangkat dan diberhentikan oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Pengangkatan Auditor Halal oleh LPH harus memenuhi lima persyaratan. Pertama, warga negara Indonesia atau WNI. Kedua, beragama Islam. Ketiga, berpendidikan minimal S1 bidang pangan, kimia, biokimia, teknik industri, biologi, farmasi, kedokteran, tata boga, atau pertanian.

    Syarat keempat, memahami dan memiliki wawasan luas mengenai kehalalan produk menurut syariat Islam. “Kelima, mendahulukan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi dan/atau golongan,” tegasnya.

    [Cek Fakta] Nonmuslim Bisa Jadi Auditor Produk Halal? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim nonmuslim bisa menjadi auditor produk halal adalah salah. Faktanya, informasi tersebut dibantah oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

    Informasi ini jenis hoaks misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Nonmuslim Bisa Jadi Auditor Produk Halal? Ini Faktanya

    Referensi:
    1.https://archive.fo/X4igp
    2.https://mediaindonesia.com/humaniora/353346/anggapan-non-muslim-bisa-jadi-auditor-halal-kemenag-info-sesat

    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id