[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Menag Sebut Penusukan Syek Ali Jaber Kriminal Biasa? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 16 September 2020 14:08 WIB
    [Cek Fakta] Menag Sebut Penusukan Syek Ali Jaber Kriminal Biasa? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sebuah tangkapan layar artikel berjudul "Menag Sebut Penusukan Syeikh Ali Jaber Kriminal Biasa". Artikel ini beredar di media sosial facebook.

    Akun Facebook atas nama Yessi Rahmadani membagikan tangkapan layar artikel ini pada 16 September 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi.
     

    "Boleh gak ya mimin berharap klo si bapak yg kena tusuk????"


    Unggahan ini mendapatkan respon dari 96 warganet. Serta 81 komentar dan 12 kali dibagikan ulang.


    [Cek Fakta] Menag Sebut Penusukan Syek Ali Jaber Kriminal Biasa? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari haisl penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim bahwa Menteri Agama Fachrul Razy menyebut penusukan Syekh Ali Jaber kirminal biasa adalah salah. Faktanya, judul berita tersebut telah dipelintir dari pernyataan asli Menteri Agama.

    Artikel tersebut dimuat di situs telusur.co,id pada 14 September 2020. Dalam isi berita tersebut tidak kutipan dari Menag penusukan Syekh Ali Jaber kriminal biasa. Ada ketidaksesuaian antara judul dengan isi berita tersebut.

    Dilansir dari Liputan6.com, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengecam penusukan terhadap ulama Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau dikenal dengan Syekh Ali Jaber. Menurut Menag, penusukan Syekh Ali Jaber adalah tindakan kriminal.

    "Saya sangat prihatin dengan peristiwa yang menimpa Syekh Ali Jaber. Penusukan itu perbuatan kriminal dan pelakunya harus ditindak secara hukum dengan adil," kata Fachrul dilansir dari Liputan6.com.

    Dia mengapresiasi tindakan cepat aparat menangkap pelaku. Ia meminta kasus ini diungkap secepatnya terkait motif tindakan pelaku melukai ulama yang sudah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) itu. 

    "Percayakan penyelesaian kasus ini pada aparat. Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi," kata dia.

    [Cek Fakta] Menag Sebut Penusukan Syek Ali Jaber Kriminal Biasa? Ini Faktanya

    Dilansir dari inews.id, menurut Facrul, dakwah merupakan kegiatan positif untuk mencerahkan masyarakat dalam menjalani kehidupan beragama, bermasyarakat dan berbangsa secara baik, damai serta didasari semangat kerukunan. 

    Dia menuturkan, ajaran agama tidak membenarkan segala bentuk tindak kekerasan atas nama apapun dan terhadap siapapun. Apalagi, kata dia kekerasan terhadap penceramah agama.


    [Cek Fakta] Menag Sebut Penusukan Syek Ali Jaber Kriminal Biasa? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Menteri Agama Fachrul Razy menyebut penusukan Syekh Ali Jaber kirminal biasa adalah salah. Faktanya, judul berita tersebut telah dipelintir dari pernyataan asli Menteri Agama.

    Informasi jenis hoaks False connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
    [Cek Fakta] Menag Sebut Penusukan Syek Ali Jaber Kriminal Biasa? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://archive.vn/hj5yZ
    2.https://www.liputan6.com/news/read/4355861/menag-fachrul-razi-penusukan-syekh-ali-jaber-tindakan-kriminal?fbclid=IwAR30HKrUl67OgLNw9FxzLwvrhAZz5cN8vBKuykuNNuE8pcBCSDsODXwvOxA
    3.https://www.inews.id/news/nasional/menag-penusukan-syekh-ali-jaber-perbuatan-kriminal-pelaku-harus-dihukum


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
     

    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id