[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Video Warga Hindu India Membuang Patung Dewa ke Sungai karena Korona? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 15 Mei 2020 19:57 WIB
    [Cek Fakta] Video Warga Hindu India Membuang Patung Dewa ke Sungai karena Korona? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
    Beredar video yang diklaim memperlihatkan sebuah truk memuat beberapa patung dewa di atas sebuah jembatan. Kemudian, sejumlah orang dari atas truk membuang patung-patung tersebut ke dalam sungai.

    Akun Facebook Yusuf turut membagikan video tersebut pada Kamis, 7 Mei 2020. Dalam unggahannya, akun tersebut membuat keterangan video bertuliskan:

    "WARGA DI INDIA MEMBUANG SEMUA PATUNG2 BERHALA MEREKA KEDALAM SUNGAI KARENA PATUNG2 YANG MEREKA SUJUD2 NGA BISA SELAMATKAN MEREKA DARI WABAH VIRUS PENYAKIT COVID 19 ( CORONA)"


    [Cek Fakta] Video Warga Hindu India Membuang Patung Dewa ke Sungai karena Korona? Ini Faktanya



    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim pada video bahwa warga Hindu India membuang patung dewa ke sungai karena tidak bisa menyelamatkan mereka dari pandemi covid-19 adalah salah. Faktanya, video tersebut sudah ada jauh sebelum wabah, dan tidak ada hubungannya dengan pandemi covid-19.

    Kanal Youtube Curious For mengunggah video yang sama berjudul "Shocking : Ganpati Idols Dumped in Sewage River after Festival". Pemilik kanal mengunggah video tersebut pada 29 September 2015.

    [Cek Fakta] Video Warga Hindu India Membuang Patung Dewa ke Sungai karena Korona? Ini Faktanya


    Reuters pernah mengangkat polemik pestival tersebut melalui artikel berjudul "Toxic" Indian festivals poison waterways, pada 18 Agustus 2008. Dalam artikel tersebut dijelaskan, warga hindu di India memiliki tradisi setelah festival Ganesh Chaturthi, warga membuang patung, bunga, daun, serta dekorasi untuk menghormati dewa kebijaksanaan dan kemakmuran, Ganesha,

    Tradisi itu ditentang Pemerhati Lingkungan India Shyam Asolekar. Dia mengatakan, patung-patung yang dibuang ke sungai banyak terbuat dari bahan plastik, semen, dan plester paris -- bahan yang tidak dapat terurai secara alamiah. Sehingga, tradisi itu dinilai merusak lingkungan.

    ”Setelah patung-patung itu tenggelam, racun-racun tersebut mencemari tanaman pangan. Itu terjadi ketika penduduk menggunakan air yang tercemar untuk irigasi,” kata Shyam yang juga menjabat Kepala Sains dan Teknik di Institut Teknologi India, Mumbai.


    [Cek Fakta] Video Warga Hindu India Membuang Patung Dewa ke Sungai karena Korona? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim pada video bahwa warga Hindu India membuang patung dewa ke sungai karena tidak bisa menyelamatkan mereka dari pandemi covid-19 adalah salah. Faktanya, video tersebut sudah ada jauh sebelum wabah, dan tidak ada hubungannya dengan pandemi covid-19.

    Informasi yang beredar melalui video tersebut masuk dalam kategori hoak jenis false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
     

    Referensi:
    https://www.youtube.com/watch?v=Rz35xX_yORI
    https://www.reuters.com/article/us-india-festival-pollution/toxic-indian-festivals-poison-waterways-idUSDEL3263220080818?feedType=RSS&feedName=environmentNews


    *Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks dan memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id

     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id