[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Tagar #LuhutPengkhianatRI Trending di Twitter, Luhut Malu sama Keluarga di Rumah? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 03 April 2020 07:58 WIB
    [Cek Fakta] Tagar #LuhutPengkhianatRI <i>Trending</i> di Twitter, Luhut Malu sama Keluarga di Rumah? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar di media sosial sebuah narasi dari tangkapan layar bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan protes dirinya trending di twitter melalui tagar #LuhutPengkhianatRI. Luhut meminta warganet untuk menyampaikan ketidaksetujuan melalui pesan singkat.

    "Saya malu sama keluarga dirumah," kata Luhut.

    Adalah akun facebook M Syamsudin yang turut mengunggah tangkapan layar berisikan narasi tersebut. Seolah-olah Luhut menyampaikan keluh kesahnya melalui akun twitter @LuhutBinsarr pada Rabu 1 April 2020 pukul 14.50.

    Berikut narasi lengkapnya:

    "Kalian kalo tidak suka sama saya ngomong ke saya, bisa via DM, via wa, bukan bikin tranding #LuhutPengkhianatRI
    Saya malu sama keluarga dirumah."


    Masih pada tangkapan layar yang sama, muncul sebuah narasi lain. "Si PENGKHIANAT masih Punya Rasa Malu.. Broo..!!!


    [Cek Fakta] Tagar #LuhutPengkhianatRI <i>Trending</i> di Twitter, Luhut Malu sama Keluarga di Rumah? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa Menko Marves Luhut protes terhadap tagar #LuhutPengkhianatRI karena malu sama keluarga di rumah adalah salah. 

    Hal itu berdasarkan pemantauan kami dalam situs resmi Luhut Binsar Pandjaitan luhutpandjaitan.id. Di sana Luhut, setidaknya hanya memiliki akun resmi di tiga media sosial. 

    Yaitu halaman facebook @luhutbinsar.pandjaitan, akun Instagram @luhut.pandjaitan dan Youtube Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut tampak aktif hanya di akun-akun ini.

    Misalnya di facebook. Unggahannya yang terbaru berkaitan dengan kebijakan mudik di tengah pandemi virus korona atau covid-19. Ia berharap ketika kebijakan mudik diberlakukan, pembatasan sosial dan fisik harus tetap berlangsung dan mereka yang tidak sanggup bekerja dan berpenghasilan di masa-masa sulit ini, masih bisa bertahan hidup dengan bantuan dari pemerintah. 

    "Saya ingin tidak ada satupun warga yang bertambah sulit hidupnya di masa-masa sulit seperti ini," kata Luhut, Selasa 31 Maret 2020.


    [Cek Fakta] Tagar #LuhutPengkhianatRI <i>Trending</i> di Twitter, Luhut Malu sama Keluarga di Rumah? Ini Faktanya


    Berikut unggahan lengkapnya:

    Setelah WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi yang melanda hampir seluruh negara di dunia, setiap kali sedang merumuskan atau menentukan kebijakan, saya selalu berfikir untuk membuat kebijakan yang fokus kepada pencegahan dan penanggulangan wabah ini. Karena satu yang menjadi fikiran saya adalah bagaimana saya sebagai bagian dari pemerintah Indonesia mampu membuat kebijakan yang mengakomodir seluruh hajat hidup rakyat Indonesia di tengah badai pandemi seperti ini.

    Seperti yang kita semua tahu bahwa Presiden Joko Widodo telah menetapkan Pembatasan Sosial dengan Skala Besar yang berfokus pada keberlangsungan hidup seluruh masyarakat ditinjau dari berbagai aspek kebutuhan di tengah pandemi COVID-19 di Indonesia. Seperti misalnya, sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan dan setelahnya Idul Fitri dimana arus mudik akan terjadi. Saya selaku Menteri Perhubungan Ad Interim punya tugas khusus dari Presiden Joko Widodo untuk mengkaji secara serius pengambilan dan perumusan kebijakan mudik terlebih di masa pandemi ini. Saya lalu berfikir kita sungguh beruntung dipimpin oleh seorang kepala negara yang mengecap asam garam kehidupan rakyat Indonesia pada umumnya, dan hal ini saya lihat benar-benar tercermin pada setiap pengambilan keputusan bagaimana Presiden selalu berfokus pada keberlangsungan hidup rakyat bawah khususnya di tengah pandemi seperti ini. Presiden benar-benar tegaskan kepada seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju untuk memperhatikan setiap detail kebutuhan rakyat Indonesia di masa-masa sulit seperti ini. Kami tidak ingin kejadian di negara lain seperti di India yang kita saksikan bersama mengalami masalah dalam penanganan pandemi COVID-19, terjadi di Indonesia. Karena itulah, saya ingin ketika kebijakan mudik diberlakukan, Pembatasan sosial dan fisik harus tetap berlangsung dan mereka yang tidak sanggup bekerja dan berpenghasilan di masa-masa sulit ini, masih bisa bertahan hidup dengan bantuan dari pemerintah. Saya ingin tidak ada satupun warga yang bertambah sulit hidupnya di masa-masa sulit seperti ini.

    Pandemi COVID-19 ini tidak hanya mengancam kesehatan seluruh penduduk dunia, tetapi juga mengancam kehidupan ekonomi dan sosial warga dunia. Melihat fenomena ini, pemerintah tidak ingin semakin mempersulit kondisi kehidupan rakyat dengan hanya melihat pada satu permasalahan saja. Kami ingin seluruh aspek berkehidupan rakyat Indonesia kami cermati dan perhatikan. Dan ini bukan berarti pemerintah lambat mengambil keputusan, namun kita ingin pastikan rakyat Indonesia seluruhnya terlindungi oleh jaring pengaman sosial untuk masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli lewat Perppu yang nantinya mengatur beberapa hal penting seperti ; penambahan jumlah penerima PKH di bulan April yang semula hanya untuk 9,2 juta keluarga menjadi 10 juta keluarga dengan disertai penambahan manfaat sebesar 25%, lalu penambahan jumlah dana kartu sembako, pembagian kartu pra kerja kepada 5 juta jiwa pekerja informal, kemudian ada pembebasan biaya listrik bagi pelanggan 450 kwh dan diskon 50% untuk pelanggan 900 kwh, dan restrukturisasi pinjaman dan penundaan cicilan pinjaman bagi tukang ojek, nelayan, dan supir taksi.

    Saya berharap kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol-protokol kesehatan seperti tetap tinggal di rumah, tidak bepergian dan menghindari kerumunan banyak orang, serta yang terpenting adalah mencari informasi yang terpercaya dan akurat. Karena kami akan dan selalu bekerja semaksimal mungkin untuk mengupayakan yang terbaik untuk kesembuhan dan kesehatan seluruh rakyat Indonesia sehingga kita mampu bersatu dan berjuang melewati badai pandemi ini bersama-sama. Tetap tinggal dirumah, karena pemerintah bekerja untuk semua.


    Sementara itu, Luhut tidak tampak aktif di twitter. Apalagi akun twitter @LuhutBinsarr yang diklaim berasal dari Luhut sudah dihapus.


    [Cek Fakta] Tagar #LuhutPengkhianatRI <i>Trending</i> di Twitter, Luhut Malu sama Keluarga di Rumah? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Menko Marves Luhut protes terhadap tagar #LuhutPengkhianatRI karena malu sama keluarga di rumah adalah salah. Faktanya akun twitter @LuhutBinsarr bukan milik Luhut.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis imposter content (konten tiruan). Imposter content terjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.


    Referensi:
    1.https://luhutpandjaitan.id/
    2.https://web.facebook.com/luhutbinsar.pandjaitan/posts/3638826282857786?__tn__=K-R
    3.https://www.instagram.com/luhut.pandjaitan/
    4.https://www.youtube.com/channel/UCTGeC86sxYWNh06wcOcAmLQ/featured


    *Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id