Ade Armando Akting Sakit untuk Menghindari Panggilan Polisi? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 08 November 2019 11:11 WIB
    Ade Armando Akting Sakit untuk Menghindari Panggilan Polisi? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial
    Sebuah unggahan yang berisi foto Akademisi Ade Armando yang terbaring dirumah sakit viral di media sosial. Disebutkan, Ade hanya acting sakit untuk menghindari polisi.

    Akun facebook Putra Samudera‎ membagikan unggahan tersebut ke lamam grup Prabowo Bersama Rakyat dengan narasi "Saya Minta Ketulusan Doa Pemirsa Di Rumah Biar Satwa Ini Cepat The End". Unggahan yang diunggah pada Selasa, 5 November 2019 itu, mendapat 1,3 ribu reaksi, 880 komentar, dan 1,2 kali dibagikan.

    Akun itu juga menyisipkan note pada foto tersebut, bertuliskan:
    "Ternyata Lebih GENTELMEN AKHMAD DANI Ketimbang KODOK BUDUK PENGECUT Macam ADE ARMANDO Entah ini Akting Atau Beneran Si ADE JOKER Ketika Mau Di Panggil POLISI Tiba" Langsung Sakit, Kita Doakan Yuk, Sesuka Pemirsa Di Rumah Biar Si ADE JOKER Cepat Pulang Ke TPU Tanah Kusir Atau TPU Jeruk Purut..!".


    Ade Armando Akting Sakit untuk Menghindari Panggilan Polisi? Ini Faktanya



    Penelusuran:
    Setelah dilakukan penelusuran, klaim yang menyebut Akademisi Ade Armando berakting sakit untuk menghindari panggilan polisi adalah salah. Melansir laman Kominfo.go.id, disebutkan bahwa Ade Armando telah membantah hal tersebut.

    Pula, disitat dari Tagar.id, Ade Armando mengaku kaget dengan beredarnya foto tersebut. Pakar komunikasi menampik tudingan yang menyebutnya pura-pura sakit demi menghindari panggilan polisi. Kendati begitu, ia enggan melaporkan penyebar gambar ke polisi.

    "Enggak usah lah, foto terbaring di rumah sakit itu foto lama saya ketika donor darah," kata dia.

    Seperti diketahui, merujuk pemberitaan Medcom.id, melalui artikel berjudul "Unggahan Ade Armando Dianggap Bukan Kebebasan Berpendapat" yang tayang pada Rabu, 5 November 2019, disebutkan Ade Armadno dilaporkan Anggota DPD Fahira Idris ke polisi lantaran mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dimodifikasi menyerupai tokoh fiksi Joker. Dalam meme itu juga terdapat tulisan 'gubernur jahat berawal dari menteri yang dipecat'. Fahira menilai meme itu tak memiliki landasan fakta.

    "Kebebasan berpendapat bukan berarti sebebas-bebasnya secara mutlak kita menjurus pada hal yang anarki atau melanggar hukum, semua ada batasannya, ada aturan, ada hukum yang mengaturnya," kata Fahira.



    Kesimpulan:
    Klaim yang menyebut Akademisi Ade Armando berakting sakit untuk menghindari panggilan polisi adalah salah.



    Referensi:
    https://www.medcom.id/nasional/hukum/4KZ6dxYK-unggahan-ade-armando-dianggap-bukan-kebebasan-berpendapat
    https://www.kominfo.go.id/content/detail/22603/disinformasi-ade-armando-sakit-hindari-panggilan-polisi/0/laporan_isu_hoaks
    https://www.tagar.id/hoaks-ade-armando-sakit-hindari-panggilan-polisi


    Sumber:
    https://www.facebook.com/groups/1538674469519802/permalink/2425980137455893/
    https://www.facebook.com/dennissikobo.taww


     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id