[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Usai Teror Warga di Papua, OPM Siap Buru Banser? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 24 September 2020 13:47 WIB
    [Cek Fakta] Usai Teror Warga di Papua, OPM Siap Buru Banser? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sebuah tangkapan layar artikel berita yang menyebutkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) siap menargetkan Banser untuk sasaran teror selanjutnya. Tangkapan layar berita ini beredar di media sosial facebook.

    Akun facebook atas nama Rizqia Rahma membagikan tangkapan layar berita ini pada 24 September 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi sebagai berikut.
     

    "Mampoossslah Kau Banserepp.. Aahahahahaha"


    Tangkapan layar artikel berita tersebut mencatut situs online Sindonews.com. Artikel berjudul "OPM Tembak Pendeta Yeremia Zanambani di Hitadipa Papua Setelah Itu Akan Cari BANSER".


    [Cek Fakta] Usai Teror Warga di Papua, OPM Siap Buru Banser? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim OPM akan mencari Banser adalah salah. Faktanya, artikel berita tersebut telah disunting dari judul sebenarnya.

    Artikel asli berita tersebut hanya berjudul "OPM Tembak Pendeta Yeremia Zanambani di Hitadipa Papua". Artikel dimuat pada 20 September 2020 di situs Sindonews.com


    [Cek Fakta] Usai Teror Warga di Papua, OPM Siap Buru Banser? Ini Faktanya

    Dilansir dari Medcom.id, Pendeta Yeremias Zanambanidi tewas ditembak di Kampung Hitadipa, pada Sabtu, 19 September 2020 sekitar pukul 18.00 WIT. Polisi memastikan kematian Yeremias diakibatkan aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
     
    "Pelaku diidentifikasi dari kelompok Jelek Waker, lantaran di kawasan itu merupakan basis mereka," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM. Kamal, Senin, 21 September 2020.
     
    Kamal menegaskan, informasi yang menyebut penembakan dilakukan oleh aparat keamanan adalah hoaks. Lantaran, kata dia, belum ada penempatan petuas di lokasi tersebut.

    "Di sana tidak ada pos atau kantor dari aparat keamanan, di kampung tersebut baru direncanakan akan berdirinya kantor koramil," ujarnya.
     
    Dalam waktu sepekan, KKB telah melakukan empat aksi kekerasan yang menewaskan empat orang. Dua diantaranya merupakan warga sipil, yakni Laode Anas, 34 dan Fatur Rahman, 23.
     
    Sedangkan dua korban lainnya, ialah dua anggota TNI. Yakni Serka Sahlan dan terakhir Babinsa Kampung Hatidapa Yakni Pratu Dwi Akbar.

    [Cek Fakta] Usai Teror Warga di Papua, OPM Siap Buru Banser? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim OPM akan mencari Banser adalah salah. Faktanya, artikel berita tersebut telah disunting dari judul sebenarnya.

    Informasi ini jenis hoaks Manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.

    [Cek Fakta] Usai Teror Warga di Papua, OPM Siap Buru Banser? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://daerah.sindonews.com/read/170624/174/opm-tembak-pendeta-yeremia-zanambani-di-hitadipa-papua-1600592999
    2.https://www.medcom.id/nasional/daerah/GbmYQ21b-penembak-pendeta-murni-dari-kkb?p=all
    3.https://archive.vn/ucdf6


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id