[Cek Fakta] Jakarta Siaga I? Hoaks

    Sobih AW Adnan - 18 Oktober 2019 23:05 WIB
    [Cek Fakta] Jakarta Siaga I? Hoaks
    Tangkapan layar pesan massal hoaks Jakarta Siaga I/Medcom.id
    Beredar kabar melalui pesan berantai di aplikasi percakapan Whatsapp perihal kondisi keamanan DKI Jakarta berstatus siaga I. Informasi yang diklaim bersumber dari Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya itu juga berisikan imbauan agar umat Kristen dan Katolik agar meningkatkan kewaspadaan saat beribadah pada Minggu, 20 Oktober 2019. 

    Secara lengkap, narasi melalui pesan yang tersebar sebagai berikut:

    POLDA METRO JAYA Menginformasikan kepada seluruh MAPOLDA di Indonesia:
    DISOSIALISASIKAN Pada seluruh umat dan Rumah Ibadah Gereja pada khususnya.

    Dalam Kondisi Siaga 1 Kepolisian Republik Indonesia.

    UNTUK UMAT GEREJA

    1. Umat di minta untuk tidak membawa tas besar/ransel di ibadah minggu;

    2. Sebisa mungkin yang membawa sepeda motor untuk melepaskan helm atau Penutup kepala (Masker)  ketika  masuk ke halaman gereja. 

    3. Yang memakai kendaraan online tidak di perkenakan naik/Turun penumpang di dalam area gereja atau di bahu jalan di depan gereja.

    4. Peduli dengan siapa disamping kiri kanan anda, dengan datang kegereja dan memberi salama dengan umat yang duduk di samping kanan kiri anda. 

    UNTUK PELAYAN BERTUGAS

    1. Bertugas di pintu kiri dan kanan, sebisa mungkin kenali umat gereja anda

    2. Perkecil ruang gerak. Dengan menutup pintu samping, jadi hanya pintu utama yang di buka.

    3. Diharapkan semua rekan Majelis atau pelayan gereja melakukan tugasnya sesuai “Jadwal” dan bila berhalangan, supaya mencarikan pengganti agar komposisi yang bertugas sesuai Jumlah.

    UNTUK SECURITY

    1. Bahu jalan di depan Gereja harus “steril” dengan parkir Mobil

    2. Pintu pagar gereja hanya dibuka, sebatas badan dan motor.

    3. Masuk ke ruang Ibadah hanya melalui “Pintu Utama” Gereja, yang dijaga oleh Presbiter bertugas atau Relawan yang piket.

    4. Pintu samping kiri Gereja ditutup, dan Security atau Relawan yang bertugas  hanya membukanya bila dibutuhkan.

    5. Jemaat yang naik turun dari kenderaan pribadi atau Angkutan Umum dihimbau supaya jangan turun persis di depan gereja

    6. Dihimbau kepada umat yang naik Gojek, agar jangan turun di depan Gereja

    7. Jemaat yang memakai motor, sebelum masuk gereja harus membuka helm dan penutup hidung (Masker)

    Kapolda minta kewaspadaan semua umat dan gereja.

    [Cek Fakta] Jakarta Siaga I? Hoaks


    Penelusuran

    Tim Cek Fakta Medcom.id dibantu kru redaksi melakukan konfirmasi kepada pihak Polda Metro Jaya. Ketika dimintai keterangan, pihak terkait membantah telah mengeluarkan instruksi dan informasi bahwa DKI Jakarta berada dalam status Siaga I.  
     
    "Polda Metro Jaya tidak buat (instruksi tersebut)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada Medcom.id, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Kesimpulan:

    Kabar yang diklaim bersumber dari Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya tentang status Siaga I dan imbauan agar umat Kristen dan Katolik meningkatkan kewaspadaan saat beribadah pada Minggu, 20 Oktober 2019 adalah hoaks alias palsu. 

    Referensi:

    https://www.medcom.id/nasional/metro/GKdRxVeb-polda-tepis-pesan-berantai-jakarta-siaga-i

    Sumber:

    Pesan berantai aplikasi percakapan Whatsapp



    (SBH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id