comscore

[Cek Fakta] Beredar Foto Beras Bansos Bercampur Batu? Begini Faktanya

Wanda Indana - 31 Desember 2021 12:08 WIB
[Cek Fakta] Beredar Foto Beras Bansos Bercampur Batu? Begini Faktanya
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Beredar foto di media sosial yang memperlihatkan sebuah piring berisikan butiran beras bercampur batu-batu kecil. Beras pada foto itu disebut tidak layak dikonsumsi.  

Akun Facebook Mukhlis Aci turut membagikan foto itu pada Jumat, 24 Desember 2021. Pada unggahannya,  terdapat narasi  beras tersebut merupakan beras bansos yang diterima oleh masyarakat.


"POTRETBURAMBATUBARA"
PUKUL. LIBAS. TERIAK. INGIN DIRANGKUL. 
JIKA "4NT1 R45U4H" SUDAH OMPONG, KEMANA LAGI T4 R4KY4K MENGADU?" tulis akun tersebut.

 



Benarkah foto itu memperlihatkan beras bansos bercampur batu? Berikut cek faktanya. 


[Cek Fakta] Beredar Foto Beras Bansos Bercampur Batu? Begini Faktanya


Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada foto yang beredar memperlihatkan beras bansos bercampur batu adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah pemasok beras di e-Warung Batubara dan warga.

Dilansir Inews.id, diketahui foto tersebut hoaks. Foto itu sebelumnya diunggah akun Facebook R Afandi warga Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Batubara.  Dalam foto itu, diperlihatkan gambar sebuah piring yang berisikan butiran beras bantuan sosial atau bansos dalam wujud tidak utuh. Beras itu bercampur dengan batu-batu kecil sehingga terkesan tidak layak untuk dikonsumsi. 

Bantuan pangan nontunai tersebut diterima dari e-warung yang sama dengan merk serupa di Desa Simpang Dolok, Batubara. Pemasok beras di e-Warung Batubara, Putra mengatakan apa yang diunggah di Facebook tersebut sengaja direkayasa. Dia pun meminta pertanggung jawaban pemilik akun untuk memberikan klarifikasi. 
 

"Kalau penilaian kami itu tidak sesuai dengan apa yang kami cek di lapangan. Bahwa semua yang kami terima bagus. Itu sepertinya sengaja direkayasa," ucap Putra.


Salah seorang warga Putri, yang menjadi keluarga penerima manfaat mengatakan bahwa beras tersebut dalam kondisi layak dikonsumsi. Dia tidak menemukan batu seperti yang diunggah akun Facebook. 

"Terakhir terima bulan lalu, ini bersih alhamdulillah. Ini sudah dimasak juga," kata Putri. 

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Nurlela. Dia tidak menerima beras yang konon kualitasnya buruk.

"Bagus, enggak ada masalah berasnya," katanya. 

Situs Kominfo.go.id juga melabeli informasi ini adalah hoaks. 


[Cek Fakta] Beredar Foto Beras Bansos Bercampur Batu? Begini Faktanya


Kesimpulan:
Klaim pada foto yang beredar memperlihatkan beras bansos bercampur batu adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah pemasok beras di e-Warung Batubara dan warga.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


[Cek Fakta] Beredar Foto Beras Bansos Bercampur Batu? Begini Faktanya


Referensi:
-https://sumut.inews.id/berita/viral-foto-hoaks-beras-bansos-bercampur-batu/all
-https://www.kominfo.go.id/content/detail/39115/hoaks-foto-beras-bansos-bercampur-batu/0/laporan_isu_hoaks


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id