[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Rumah Sakit Sengaja Biarkan Pasien Covid-19 Meninggal Demi Insentif? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 24 Juli 2021 14:50 WIB
    [Cek Fakta] Rumah Sakit Sengaja Biarkan Pasien Covid-19 Meninggal Demi Insentif? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Youtube



    Beredar sebuah video dengan narasi judul terbongkarnya fakta melonjaknya pasien Covid-19 meninggal di rumah sakit. Rumah sakit disebut membiarkan pasien Covid-19 meninggal demi mendapatkan insentif.

    Akun youtube GARUDA HITAM membagikan video ini pada 24 Juli 2021. Video berjudul "BERITA TERBARU HARI INI ~ SUDAH KRITIS PASIEN INI DI BIARKAN BEGITU SAJA" sudah ditonton 40 ribu orang.

     



    Dalam halaman sampul video tersebut terdapat narasi sebagai berikut. "Terbongkar..!! RS Sengaja Biarkan Pasien Meninggal Dmei Insentif. Opung Luhut Harus Tau Ini Kematian Kopid Sengaja Dibuat-buat"

    [Cek Fakta] Rumah Sakit Sengaja Biarkan Pasien Covid-19 Meninggal Demi Insentif? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Rumah Sakit sengaja membiarkan pasien Covid-19 meninggal demi mendapatkan insentif adalah salah. Faktanya, informasi tersebut dipastikan hoaks.

    Dilansir kominfo.go.id, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) membantah rekayasa hasil positif Covid-19 pasien terhadap beberapa rumah sakit guna mendapatkan bantuan dari pemerintah viral. 

    "PERSI mengimbau kepada siapa pun atau pihak manapun agar tidak membuat, memperbanyak, dan menyebarluaskan informasi keliru dan palsu (hoax). Karena selain bersifat menyesatkan, merugikan pasien pelayanan rumah sakit dan masyarakat luas, juga dapat berdampak hukum kepada yang bersangkutan," kata pejabat Humas PERSI Anjari Umarjiyanto menyampaikan keterangan tertulis.

    [Cek Fakta] Rumah Sakit Sengaja Biarkan Pasien Covid-19 Meninggal Demi Insentif? Ini Faktanya

    Dilansir tirto.id, menurut Anjari tudingan rumah sakit memanipulasi diagnosis demi mendapat insentif pemerintah sama sekali tidak masuk akal. Proses pencairan klaim biaya perawatan Covid-19 harus melalui verifikasi berjenjang. Pertama oleh BPJS Kesehatan. Proses ini bisa memakan waktu hingga tujuh hari. Kemudian, BPJS Kesehatan menyetor berita acara verifikasi ke Kementerian Kesehatan. 

    "Kementerian Kesehatan punya semacam panitia antifraud. Jadi tahapan untuk dibayarkan ke rumah sakit itu panjang dan sangat ketat," kata Anjari. 

    Alih-alih "tertimpa durian runtuh" sebagaimana dikira banyak orang, rumah sakit justru mengalami penurunan kunjungan pasien non Covid-19. Akibatnya, kas rumah sakit mengering. 

    Di sisi lain, biaya operasional membengkak karena harus menyediakan ruang isolasi, alat kesehatan, alat pelindung diri, dan alat lain. "Artinya tidak ada keseimbangan antara penerimaan rumah sakit dan cost-nya, yang terjadi cash flow terganggu," kata Anjari.

    [Cek Fakta] Rumah Sakit Sengaja Biarkan Pasien Covid-19 Meninggal Demi Insentif? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Rumah Sakit sengaja membiarkan pasien Covid-19 meninggal demi mendapatkan insentif adalah salah. Faktanya, informasi tersebut dipastikan hoaks.

    Informasi ini jenis hoaks misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

    [Cek Fakta] Rumah Sakit Sengaja Biarkan Pasien Covid-19 Meninggal Demi Insentif? Ini Faktanya

    Referensi:
    1.https://tirto.id/betapa-bahaya-hoaks-rs-dapat-uang-jika-pasien-corona-meninggal-fSMr
    2.https://kominfo.go.id/content/detail/35550/hoaks-masuk-rumah-sakit-langsung-divonis-covid-19-dan-dibunuh/0/laporan_isu_hoaks
    3.https://archive.fo/cAjZY


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id