[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Jokowi dan Moeldoko Batalkan UU Cipta Kerja? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 25 November 2020 12:01 WIB
    [Cek Fakta] Jokowi dan Moeldoko Batalkan UU Cipta Kerja? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sebuah video berjudul "GAWAT BERITA HARI NINI KEKUATAN DAHSYAT ANIES JOKOWI MOELDOKO BATALKAN UU CIPTA KERJA". Video ini beredar di media sosial facebook.

    Akun facebook atas nama Azril Rahandika Alfariq membagikan video ini pada 24 November 2020. Ia mengunggah ulang dari akun facebook bernama seragam militer.

    [Cek Fakta] Jokowi dan Moeldoko Batalkan UU Cipta Kerja? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim Presiden Joko Widodo dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membatalkan UU Cipta Kerja adalah salah. Faktanya, UU Cipta Kerja sudah ditandatangani Jokowi dan sedang disusun aturan turunannya.

    Dilansir Medcom.id, Presiden Joko Widodo telah meneken Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Kehadiran omnibus law ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja seluas-luasnya.
     
    "Untuk mendukung cipta kerja diperlukan penyesuaian berbagai aspek pengaturan yang berkaitan dengan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan koperasi serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), peningkatan ekosistem investasi percepatan proyek strategis nasional (PSN), termasuk peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja," isi undang-undang tersebut seperti dikutip di Jakarta, Senin, 2 November 2020.
     
    UU itu menekankan pengaturan yang berkaitan dengan kemudahan perlindungan dan pemberdayaan koperasi, UMKM, serta percepatan PSN belum dapat memenuhi kebutuhan hukum dan percepatan cipta kerja. Untuk itu, perubahan perlu dilakukan.

    [Cek Fakta] Jokowi dan Moeldoko Batalkan UU Cipta Kerja? Ini Faktanya

    Dilansir cnbcindonesia.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutus Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk mengantar dan menjelaskan naskah Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
    Dalam pertemuan yang berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2020 itu, Jokowi menginginkan Pratikno untuk melakukan sosialisasi UU Cipta Kerja sekaligus merangkul sejumlah pemangku kepentingan.

    "NU dan MU juga bagian dari pemangku kepentingan yang pastinya punya perhatian terhadap UU Cipta Kerja ini," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

    Pernyataan ini sekaligus memastikan bahwa Jokowi tidak akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (UU) atau Perppu untuk menggantikan UU Cipta Kerja yang memicu aksi demonstrasi besar-besaran.

    "Karena pemerintah memang segera menyusun PP dan Perpres sebagai peraturan pelaksana UU Cipta Kerja. Jadi masukan untuk penyusunan PP dan Perpres tersebut," katanya.

    [Cek Fakta] Jokowi dan Moeldoko Batalkan UU Cipta Kerja? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Presiden Joko Widodo dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membatalkan UU Cipta Kerja adalah salah. Faktanya, UU Cipta Kerja sudah ditandatangani Jokowi dan sedang disusun aturan turunannya.

    Informasi ini jenis hoaks Fabricated Content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
    [Cek Fakta] Jokowi dan Moeldoko Batalkan UU Cipta Kerja? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://archive.vn/tXdQ3
    2.https://www.medcom.id/nasional/politik/yKXD429K-jokowi-teken-uu-cipta-kerja
    3.https://www.cnbcindonesia.com/news/20201019093242-4-195287/mohon-maaf-jokowi-ogah-rilis-perppu-omnibus-law-ciptaker


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id