[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Menteri Dilarang Melayat ke Solo karena Ibunda Jokowi Meninggal Positif Korona? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 26 Maret 2020 06:31 WIB
    [Cek Fakta] Menteri Dilarang Melayat ke Solo karena Ibunda Jokowi Meninggal Positif Korona? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar sebuah tautan artikel berjudul "Semua Menteri Tak Boleh ke Solo Melayat Ibunda Jokowi Meninggal" yang dimuat Gelora News. Terhadap tautan itu, muncul narasi bahwa larangan itu karena Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, meninggal positif terjangkit virus korona atau covid-19.

    Adalah akun twitter @Datuakpanduko2 yang membagikan tautan artikel tersebut pada Rabu 25 Maret 2020. Ia kemudian mengunggah narasi yang menyebutkan alasan larangan bagi para menteri untuk melayat mendiang Ibunda Jokowi.

    Berikut narasinya:

    "Karna mati kena corona," kata akun twitter @Datuakpanduko2.


    [Cek Fakta] Menteri Dilarang Melayat ke Solo karena Ibunda Jokowi Meninggal Positif Korona? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa semua menteri dilarang ke Solo, Jawa Tengah, untuk melayat Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal karena korona, adalah salah. Faktanya, Ibunda Jokowi meninggal setelah empat tahun berjuang melawan kanker.

    Seperti dilansir Medcom.id, Presiden Jokowi mengungkapkan sang ibu telah berjuang melawan penyakit ini selama empat tahun terakhir. Sang ibu sempat dirawat di Jakarta.
     
    "Innalillahi wainnailaihi rojiun. Tadi sore sekitar pukul 16.45 WIB telah berpulang kehadirat Allah SWT ibunda kami Sudjiatmi Notomiharjo. Ibu sudah empat tahun menderita kanker," kata Jokowi seperti dilansir Medcom.id, Rabu 25 Maret 2020.


    [Cek Fakta] Menteri Dilarang Melayat ke Solo karena Ibunda Jokowi Meninggal Positif Korona? Ini Faktanya

     
    Meski demikian, Jokowi tidak menjelaskan lebih detail jenis kanker yang diderita sang ibu. Ia menegaskan sang ibu sempat menjalani perawatan rutin di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

    Dilansir Kontan.co.id, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengungkapkan bahwa Menteri Sekretaris Negara Pratikno meminta jajaran kabinet Indonesia Maju untuk tetap berada di Jakarta. Para anggota kabinet diminta berdoa di Jakarta dan tetap fokus menjalankan tugas-tugasnya.

    "Kami diminta agar tetap fokus ke tugas masing-masing terutama kami sekarang harus menghadapi masalah covid-19 ini," kata Fadjroel seperti dilansir Kontan.co.id.


    [Cek Fakta] Menteri Dilarang Melayat ke Solo karena Ibunda Jokowi Meninggal Positif Korona? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa semua menteri dilarang ke Solo, Jawa Tengah, untuk melayat Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal karena korona, adalah salah.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    Referensi:
    1.https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/4KZROorK-presiden-sebut-ibunda-wafat-karena-kanker
    2.https://nasional.kontan.co.id/news/ibunda-meninggal-jokowi-minta-menteri-tetap-di-jakarta-tangani-corona

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id