[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] MUI Cantumkan Label Halal pada Asbak Rokok? Cek Faktanya

    Wanda Indana - 25 September 2020 14:27 WIB
    [Cek Fakta] MUI Cantumkan Label Halal pada Asbak Rokok? Cek Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
    Beredar kabar yang menyebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) mencantumkan logo halal pada asbak rokok. Informasi itu menyebar di media sosial. 

    Adalah akun Facebook Denny Loh membagikan informasi itu dengan mengunggah foto asbak berlabel halal pada Rabu, 23 September 2020. Pada foto yang diunggah, terdapat narasi bertuliskan "Merokoknya HARAM tapi asbaknya HALAL. Apalagi kalau dimakannya pakai sambal kecap. Lezat sekali"

    Pula, pemilik akun juga menambahkan keterangan pada unggahan fotonya, bertuliskan sebagai berikut:
     

    "Nah Kerjaan Mafia Ulama Indonesia (MUI) ini ada² aja. 
    Bikin malu agama islam.. nyari duit sampe segini amat ya ???gw tunggu label halal pada topi santa loh brayy.."



    [Cek Fakta] MUI Cantumkan Label Halal pada Asbak Rokok? Cek Faktanya



    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa MUI memberikan lebel halal pada asbak rokok adalah salah. Klaim itu telah dibantah oleh pihak MUI. 

    Dilansir Liputan6.com, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh menjelaskan pihaknya tidak pernah memberikan fatwa halal untuk asbak tersebut. Asrorum bilang, informasi yang beredar tersebut hoaks. 

    "Hoaks" kata Asrorun saat berbincang dengan Liputan6.com.

    Hal serupa diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Halal atau Indonesia Halal Watch Ikhsan Abdullah memandang, untuk asbak tidak diperlukan sertifikasi halal. "Itu mungkin untuk daya tarik, sebetulnya asbak tidak perlu sertifikasi halal rokok yang diwadahi asbak saja tidak bisa menjadi halal," tuturnya.



    Penelusuran:
    Klaim bahwa MUI memberikan lebel halal pada asbak adalah salah. Hal itu telah dibantah oleh pihak MUI. 

    Informasi ini jenis hoaks Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] MUI Cantumkan Label Halal pada Asbak Rokok? Cek Faktanya


    Referensi:
    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4364230/cek-fakta-tidak-benar-mui-mencantumkan-logo-halal-di-asbak
    https://archive.md/m092q#selection-697.0-699.110


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WAN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id