[Cek Fakta] Foto Bayi Manusia Terlahir Berekor, Berbulu dan Berkaki lebih dari Dua karena Vaksin? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 18 Oktober 2021 06:06 WIB
    [Cek Fakta] Foto Bayi Manusia Terlahir Berekor, Berbulu dan Berkaki lebih dari Dua karena Vaksin? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp



    Beredar sebuah video dengan narasi bahwa sejumlah bayi dilahirkan dalam keadaan tidak lazim karena vaksin Covid-19. Video ini beredar di WhatsApp, baru-baru ini.

    Video itu memperlihatkan sejumlah gambar bayi, yakni bayi berekor, bayi berbulu dan bayi yang memiliki kaki dan tangan lebih dari dua. Berikut narasi selengkapnya:

    "SIDANG MEDIA FATIH ERBAKAN, ANAK MANTAN PRESIDEN TURKI -  BESERTA 3 ORANG DOKTOR & SET DOKUMEN BUKTI 

     



    Bayi lahir dari hasil vaksin pengubah genetik i.e Pfizer & Moderna

    1. Bayi 4 kaki 3 lengan
    2. Bayi berbulu seperti binatang
    3. Bayi berekor & bermata satu

    “Babies could be born with tails and animal hair!” warn Turkish doctors
    https://www.stopworldcontrol.com/disorders/."



    [Cek Fakta] Foto Bayi Manusia Terlahir Berekor, Berbulu dan Berkaki lebih dari Dua karena Vaksin? Ini Faktanya


    Benarkah demikian?


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa foto sejumlah bayi terlahir tidak lazim itu ada kaitannya dengan vaksin Covid-19, adalah salah. Faktanya, sejumlah foto itu sudah beredar sebelum Pandemi Covid-19.

    Dilansir dari situs mygopen.com, pria dalam pemberitaan tersebut merupakan seorang ketua partai kesejahteraan baru Turki, Fatih Erbakan. Fatih memperlihatkan sejumlah foto sebagai bukti bahwa bayi tersebut lahir tidak lazim karena sang ibu sempat divaksin.

    Foto pertama memperlihatkan bayi dengan kaki dan tangan lebih dari dua. Ternyata foto bayi tersebut sudah beredar pada Juni 2016 lalu.


    "Berdasarkan hal di atas, gambar yang beredar bukanlah kejadian baru-baru ini dan tidak ada hubungannya dengan vaksin mRNA," tulis mygopen.com yang mengutip laporan dari India.com, 3 Juni 2016.



    [Cek Fakta] Foto Bayi Manusia Terlahir Berekor, Berbulu dan Berkaki lebih dari Dua karena Vaksin? Ini Faktanya


    Kemudian foto yang memperlihatkan bayi berbuli seperti binatang. Foto identik ditemukan dalam laporan mgronline.com pada 2 November 2013.


    "Laporan tersebut menunjukkan bahwa seorang bayi perempuan di India menderita "Sindrom Manusia Serigala" (juga dikenal sebagai hirsutisme herediter bawaan) Tangan dan wajahnya menumbuhkan banyak rambut saat lahir," tulis Mygopen.com dalam laporan yang sama.


    Terakhir, foto yang memperlihatkan bayi berekor. Foto identik telah beredar pada 2014 lalu.


    [Cek Fakta] Foto Bayi Manusia Terlahir Berekor, Berbulu dan Berkaki lebih dari Dua karena Vaksin? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa sejumlah foto bayi tidak normal itu ada kaitannya dengan vaksin Covid-19, adalah salah. Faktanya, sejumlah foto itu sudah beredar sebelum Pandemi Covid-19.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Foto Bayi Manusia Terlahir Berekor, Berbulu dan Berkaki lebih dari Dua karena Vaksin? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://www.mygopen.com/2021/10/turkey-mrna.html
    https://mgronline.com/around/photo-gallery/9560000136710
    https://www.india.com/news/india/bizarre-bihar-woman-gives-birth-to-conjoined-boy-and-girl-with-6-limbs-and-2-heads-see-pic-1234371/
    https://m.beyaztv.com.tr/program/beyaz-ana-haber/?bid=23556&page=7&parts=true


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id