[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Timses Gibran Menjadi Tersangka Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Seorang Wanita? Cek Faktanya

    Wanda Indana - 27 Oktober 2020 16:55 WIB
    [Cek Fakta] Timses Gibran Menjadi Tersangka  Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Seorang Wanita? Cek Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
    Beredar kabar yang menyebutkan seorang tim sukses Calon Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, menjadi tersangka kasus penganiyaan dan penyekapan seorang wanita di Surabaya. Kabar itu beredar di media sosial. 

    Akun Facebook Demokrasi Kita turut membagikan kabar itu pada Minggu, 25 Oktober 2020. Akun itu membagikan artikel yang dimuat situs Demoklasi.com, berjudul "Tim Sukses Gibran Putra Jokowi Aniaya Wanita Cantik dan Disekap di Hotel"

    Hingga saat ini, unggahan itu mendapat banyak respons warganet, terdiri dari 1,4 ribu reaksi, 517 komentar, dan 224 kali dibagikan. Benarkah seorang dari tim sukses Calon Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, menjadi tersangka kasus penganiyaan dan penyekapan seorang wanita di Surabaya? Simak cek faktanya:


    [Cek Fakta] Timses Gibran Menjadi Tersangka  Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Seorang Wanita? Cek Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa seorang pria dari tim sukses Calon Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, menjadi tersangka kasus penganiyaan dan penyekapan seorang wanita di Surabaya adalah salah. Faktanya, pihak kepolisian telah mengklarifikasi informasi tersebut. 

    Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengungkapkan pihaknya menangkap seorang pria berinisial RZ (33) karena menganiaya pacar berinisial AC. Pelaku mengaku sebagai tim sukses (Timses) Calon Wali Kota Solo Gibran. 

    Hartoyo menjelaskan pelaku awalnya mengaku sebagai timses salah satu paslon di Pilkada Solo. Namun, dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan tidak pernah masuk ke dalam jajaran timses.

    "Nanti rekan-rekan wartawan bisa mendalami dan saya pastikan yang bersangkutan tidak masuk ke timses paslon di Solo. Dalam proses penyidikan yang kita kedepankan adalah fakta," ujar dia seperti dilansir Liputan6.com, Sabtu 24 Oktober 2020. 


    [Cek Fakta] Timses Gibran Menjadi Tersangka  Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Seorang Wanita? Cek Faktanya


    Hartoyo mengatakan, kejadian penganiayaan terjadi pada 15 Oktober 2020, sekitar pukul 05.00 WIB, di apartemen korban yang berlokasi di Surabaya. Pelaku dan korban mempunyai hubungan dekat.

    "Kami mengamankan pelaku pada 22 Oktober kemarin. Korban mengalami luka luka di bagian pipi siku dan dilakukan penyekapan atau dikunci dari luar ditinggal pelaku," ucap Hartoyo.

    Motif kasus penganiayaan ini adalah pertengkaran atau cekcok antara pelaku dan korban. Barang bukti yang diamankan berupa rekaman CCTV dan hasil visum korban. Pelaku terancam pasal 333 ayat 1 KUHP, pasal 351 ayat 1 KUHP, maksimal pidana 8 tahun penjara.

    Sementara itu, dilansir Detik.com, saat di hadapan wartawan, pelaku mengatakan jika dirinya hanya pekerja biasa, bukan tim sukses Gibran. RZ menyebut jika dirinya memang sempat mengaku-ngaku timses dengan menunjukkan fotonya yang bersama Gibran.

    “Saya cuma pekerja biasa kok, pekerja wiraswasta. Bukan timses Gibran, foto sama Gibran waktu itu lagi main aja di sana, cuma main kok ndak ke mana-mana,” ujar RZ.

    Ketua Umum Gerakan Relawan Indonesia, Tim Sukses Gibran Rakabuming Raka, Widhi Wicaksono, SH mengaku tak kenal dengan pelaku penganiaya bernama Rahardian Zulfikri. Pelaku hanya mengaku-aku sebagai tim inti dari Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

    “Yang bersangkutan saya tidak kenal secara pribadi, baru kenal saat datang untuk minta berfoto tersebut. Dan kami tidak mungkin tolak, atau lacak background-nya dulu sebelum berfoto,” ungkapnya.


    [Cek Fakta] Timses Gibran Menjadi Tersangka  Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Seorang Wanita? Cek Faktanya



    Kesimpulan:
    Klaim bahwa eorang dari tim sukses Calon Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, menjadi tersangka kasus penganiyaan dan penyekapan seorang wanita di Surabaya adalah salah. Faktanya, pihak kepolisian telah mengklarifikasi informasi tersebut. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Timses Gibran Menjadi Tersangka  Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Seorang Wanita? Cek Faktanya


    Referensi:
    https://surabaya.liputan6.com/read/4391178/polisi-pastikan-pelaku-penganiayaan-pacar-bukan-timses-gibran
    https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5227171/dilaporkan-aniaya-pacar-pria-ini-ngaku-jadi-timses-gibran
    https://archive.md/lg6sR
     

    *Anda juga bisa bergabung di dalam Hoax Buster Medcom.id, sebuah komunitas yang fokus dalam misi memberantas hoaks. Ada sesuatu dari Tim Kami untuk Kamu yang aktif dalam misi ini. Cara pendaftarannya mudah, tinggal klik link berikut ini: https://bit.ly/2H42ayb


    [Cek Fakta] Timses Gibran Menjadi Tersangka  Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Seorang Wanita? Cek Faktanya


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id