[Cek Fakta]

    [Cek Fakta] Presiden Jokowi Meninggal Dunia di RS Setia Budi karena Serangan Jantung, Hoaks

    M Rodhi Aulia - 19 Maret 2020 07:20 WIB
    [Cek Fakta] Presiden Jokowi Meninggal Dunia di RS Setia Budi karena Serangan Jantung, Hoaks
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar narasi di media sosial bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninggal dunia di Rumah Sakit Setia Budi. Jokowi meninggal lantaran terkena serangan jantung.

    Berikut narasi lengkapnya: 

    "Innalillahi wa inna ilaihi roo ji'uuun
    Telah wafat presiden indonesia joko widodo akibat serangan jantung mendadak hari ini pukul 16:09 dirumah sakit setia budi."


    Narasi ini tampak dari unggahan yang diklaim dibuat oleh akun facebook Fauzan Caniago. Kemudian akun Randy Harjuanto membuat tangkapan layar atas unggahan tersebut, dan membagikannya pada pada Selasa 17 Maret 2020. 

    "Viralkan kawan..!!!
    Biar cepet tertangkap...!!
    Bangs*t..!!,"
    kata akun Randy Harjuanto.

    Akun facebook Sii Unjuk Ajaa kemudian membagikan unggahan akun Randy Harjuanto. "Viralkan...," kata akun Sii Unjuk Ajaa, Rabu 18 Maret 2020.


    [Cek Fakta] Presiden Jokowi Meninggal Dunia di RS Setia Budi karena Serangan Jantung, Hoaks


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa Presiden Jokowi telah meninggal dunia mendadak karena serangan jantung, adalah salah. Klaim ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.

    Faktanya, Presiden Jokowi masih dalam keadaan sehat walafiat. Jokowi tetap bekerja seperti biasa di tengah pandemi virus korona.

    Di antaranya pada Selasa 17 Maret 2020, Jokowi menggelar rapat terbatas jarak jauh. Ia membahas proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Juli 2018 lalu.

    "Hingga 9 Maret 2020, dari target 226.204 rumah, sebanyak 169.684 unit sudah dibangun dan 40.000 lainnya masih dikerjakan," kata Jokowi melalui akun twitternya @jokowi.


    [Cek Fakta] Presiden Jokowi Meninggal Dunia di RS Setia Budi karena Serangan Jantung, Hoaks



    Kemudian pada Rabu 18 Maret 2020, Jokowi sebelum menuju Istana Merdeka, ia mampir ke gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dalam kunjungan ini, ia berusaha memastikan ketersediaan pangan untuk masyarakat.

    "Beras di gudang ini akan dikeluarkan untuk operasi pasar. Pemerintah terus melakukan langkah cepat mengantisipasi dampak dari pandemi covid-19," kata Jokowi.


    [Cek Fakta] Presiden Jokowi Meninggal Dunia di RS Setia Budi karena Serangan Jantung, Hoaks


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Presiden Jokowi telah meninggal dunia mendadak karena serangan jantung, adalah salah. Informasi ini merupakan hoaks yang kesekian kali menimpa Jokowi.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100 persen tidak bisa dipertanggungjawabkan secara fakta.


    Referensi:
    1.https://twitter.com/jokowi/status/1239813590799904769
    2.https://twitter.com/jokowi/status/1240212257000185856


    *Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id