[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Benarkah Malaysia Dapat Tambahan Kuota Haji Tahun Ini? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 05 Juni 2021 09:20 WIB
    [Cek Fakta] Benarkah Malaysia Dapat Tambahan Kuota Haji Tahun Ini? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook



    Beredar sebuah narasi yang menyebutkan Malaysia mendapatkan kuota haji tambahan 10.000 jemaah. Narasi tersebut dibandingkan dengan sikap Pemerintah Arab Saudi yang justru tidak mengundang jemaah Indonesia yang berakibat batalnya keberangkatan haji tahun ini.

    Akun facebook atas nama Jokowi membagikan narasi ini pada 4 Juni 2021. Ia mencatut tautan berita berjudul "Arab Saudi tambah 10.000 kuota haji Malaysia" yanhg dimuat di situs antaranews.com. 
    Berikut narasi yang diunggah.
     

    "Ketidak profesionalnya pemerintah saat ini dibayar mahal muslim indonesia dgn tidak mampu memberangkatkan ibadah haji tahun 2021 dari negri dgn penduduk muslim terbesar di dunia;
    Tuntut evaluasi menyeluruh penanggung jawab haji indonesia :
    1. Presiden Indonesia
    2. Kementrian Agama Repuplik Indonesia
    3. Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi
    Mereka harus dimintakan pertanggungjawaban atas ketidak mampuan menjamin warga negara menjalankan ibadah masing masing !.
    Disaat negara tetangga malah mendapat tambahan kuota, ini menunjukan komunikasi yg buruk, management yg buruk dan utamanya tidak mampu memegang amanah UMAT!
    Zubair Halim @Koodinator Presidium Kahmi Depok"


    [Cek Fakta] Benarkah Malaysia Dapat Tambahan Kuota Haji Tahun Ini? Ini Faktanya

     



    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Malaysia mendapatkan tambahan kuota haji tahun ini adalah salah. Faktanya, kuota tambahan haji untuk Malaysia berlaku jika kondisi Covid-19 sudah pulih kembali.

    Isu jatah kuota haji yang simpang siur di publik, diklarifikasi Duta Besar Arab Saudi Essam bin Abed Al-Thaqafi. Ia menyatakan otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi apa pun terkait pelaksanaan haji 2021, baik untuk jemaah Indonesia maupun jemaah di dunia. 

    Seperti dilansir kompas.com, Dubes Essam berharap agar setiap informasi yang berkaitan dengan haji terlebih dahulu dikomunikasikan pada pihak kedutaaan atau otoritas resmi lainnya guna mendapat informasi yang benar dan dapat dipercaya.

    [Cek Fakta] Benarkah Malaysia Dapat Tambahan Kuota Haji Tahun Ini? Ini Faktanya

    Dilansir tribunnews.com, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi mengatakan Kerajaan Arab Saudi belum mengundang Indonesia untuk menandatangani Nota Kesepahaman tentang Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Hal tersebut, menurut Khoirizi, juga dialami negara lain.

    "Ini bahkan tidak hanya Indonesia, tapi semua negara. Jadi sampai saat ini belum ada negara yang mendapat kuota, karena penandatanganan Nota Kesepahaman memang belum dilakukan," ucap Khoirizi melalui keterangan tertulis, Jumat, 4 Juni 2021.

    [Cek Fakta] Benarkah Malaysia Dapat Tambahan Kuota Haji Tahun Ini? Ini Faktanya

    Dilansir dari detik.com, Malaysia memang mendapat tambahan 10 ribu kuota haji dari pemerintah Arab Saudi. Namun penambahan kuota haji Malaysia ini hanya berlaku saat kondisi ibadah haji sudah pulih seperti sedia kala.

    Kuota resmi haji bagi jemaah Malaysia sebelumnya sejak 2020 adalah 31.600 orang, meningkat dibanding kuota tahun sebelumnya sebanyak 30.200 jemaah.

    Indonesia pada April 2019 mendapat kepastian tambahan kuota haji 2019 sebanyak 10 ribu. Sejatinya, yang diminta ke Raja Salman mencapai 29 ribu, sehingga bisa genap 250 ribu.

    Namun tambahan kuota yang disetujui ternyata hanya 10 ribu sehingga total kuota haji Indonesia pada 2019 mencapai 231 ribu dengan rincian 214 ribu haji reguler dan 17 ribu haji khusus. Kuota haji Indonesia masih yang terbesar di dunia.

    Kesimpulan:
    Klaim Malaysia mendapatkan tambahan kuota haji tahun ini adalah salah. Faktanya, kuota tambahan haji untuk Malaysia berlaku jika kondisi Covid-19 sudah pulih kembali.

    Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
    [Cek Fakta] Benarkah Malaysia Dapat Tambahan Kuota Haji Tahun Ini? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/04/kementerian-agama-belum-ada-negara-yang-dapat-kuota-haji-dari-arab-saudi
    2.https://nasional.kompas.com/berita/13511961-dubes-arab-saudi-kirim-surat-ke-puan-untuk-klarifikasi-isu-haji-ini-isi?page=all
    3.https://news.detik.com/berita/d-5593341/isu-batal-haji-ri-dibandingkan-tambahan-kuota-malaysia-begini-faktanya/2
    4.https://archive.fo/xlhfQ


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016
     



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id