[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Rockefeller Foundation Pencipta Covid-19 di Dunia? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 01 Agustus 2020 14:26 WIB
    [Cek Fakta] Rockefeller Foundation Pencipta Covid-19 di Dunia? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu. Foto: Facebook
    Beredar sebuah narasi di media sosial yang menyebutkan organisasi Rockefeller Foundation sebagai pencipta virus covid-19 di dunia. Hal itu disebutkan tercantum dalam dokumen operasi bernama "Scenarios for the Future of Technology and International Development".

    Akun facebook atas nama Geografi Equidistant membagikan narasi ini pada 18 Juli 2020. Dalam unggahannya ia turut mencantumkan beberapa tautan berita untuk meyakinkan narasinya tersebut.
     

    "Nih yang bikin Covid, si jagoan Wall Street (Rockefeller Foundation). Dia punya mesin cetak duit buat endorse RS, farmasi, medis & media. Cara kerja David adalah Infiltrasi kepada PBB, WHO & Bank Dunia. Kamu juga harus tanya Bill Gates soal kapan kamu wajib di vaksin, dia salahsatu kontraktor terbesar WHO, pendana/marketing strategis." 


    [Cek Fakta] Rockefeller Foundation Pencipta Covid-19 di Dunia? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim bahwa Rockefeller Foundation milik David Rockefeller salah satu orang terkaya di Amerika Serikat sebagai pencipta covid-19 adalah salah. Faktanya, dokumen "Scenarios for the Future of Technology and International Development" bukanlah dokumen operasi untuk merencanakan pandemi Covid-19 pada 2020 melainkan hanya dokumen hipotesis permasalahan global di masa depan. 

    Dilansir dari Tempo, profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research Institute, California, Kristian Andersen pun telah membantah SARS-CoV-2 atau covid-19 sengaja diciptakan atau produk rekayasa laboratorium. Ia menegaskan SARS-CoV-2 terbentuk dari proses evolusi alami. 

    Terkait dokumen “Scenarios for the Future of Technology and International Development”, yang dikeluarkan Rockfeller Foundation pada 2010, hanya sebuah prediksi ilmiah terkait skenario masalah yang akan dihadapi dunia. Salah satunya yang terjadi saat ini pandemi global.

    Skenario itu dibuat untuk merencanakan adaptasi internasional dan pembentukan kemampuan untuk mengantisipasinya melalui pendekatan teknologi. Dalam dokumen itu, sama sekali tidak disebutkan SARS-CoV-2 atau pandemi Covid-19.

    Di halaman 18 dokumen tersebut seperti dilansir situs pemeriksa fakta Amerika Serikat Snopes.com, skenario pandemi global akan menimpa pada 2012 dengan jenis virus yang sangat ganas dan mematikan. Diprediksi virus ini akan menginfeksi 20 persen populasi global, dan membunuh delapan juta orang hanya dalam waktu tujuh bulan, di mana mayoritas dari mereka adalah orang dewasa muda yang sehat. 

    Snopes pun menjelaskan bahwa dokumen tersebut hanya memberikan pandangan hipotetis tentang peristiwa masa depan untuk membayangkan masalah yang mungkin timbul. Dokumen ini juga mengeksplorasi bagaimana populasi global dapat bereaksi selama pandemi, bukan rencana tentang operasi manual untuk membuat virus jenis baru.


    [Cek Fakta] Rockefeller Foundation Pencipta Covid-19 di Dunia? Ini Faktanya

    Dilansir dari turnbackhoax.id,  Rockefeller telah meninggal pada 20 Maret 2017 pada usia 101 tahun. Sementara pandemi Covid-19 baru terjadi pada penghujung 2019 atau hampir tiga tahun setelah kematiannya. Rockefeller Foundation sendiri adalah yayasan keluarga Rockfeller yang dalam seabad ini, jauh sebelum pandemi Covid-19 terjadi, telah banyak berkontribusi di bidang kesehatan masyarakat dan mendukung pengembangan vaksin.

    Rockefeller Foundation juga sejak lama mendukung pengembangan vaksin, seperti vaksin untuk demam kuning dan malaria. Yayasan ini pun telah memberikan lebih dari 17 miliar dolar untuk mendukung ribuan organisasi dan individu di seluruh dunia.


    [Cek Fakta] Rockefeller Foundation Pencipta Covid-19 di Dunia? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Rockefeller Foundation sebagai pencipta covid-19 adalah salah. Faktanya, dokumen "Scenarios for the Future of Technology and International Development" bukanlah dokumen operasi untuk merencanakan pandemi Covid-19 pada 2020. 

    Informasi ini jensi hoaks Fabricated Content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.


    [Cek Fakta] Rockefeller Foundation Pencipta Covid-19 di Dunia? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://turnbackhoax.id/2020/08/01/salah-nih-yang-bikin-covid-si-jagoan-wall-street-rockefeller-foundation/
    2.https://cekfakta.tempo.co/fakta/923/fakta-atau-hoaks-benarkah-rockefeller-foundation-berada-di-balik-kemunculan-virus-corona-covid-19
    3.https://www.snopes.com/fact-check/rockefeller-operation-lockstep/
    4.https://www.rockefellerfoundation.org/about-us/our-history/
    5.https://archive.md/qNzYa



    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id

     

    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id