[Cek Fakta] Beredar Video Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Menangis Saat Didatangi Penyidik KPK? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 10 Januari 2020 21:25 WIB
    [Cek Fakta] Beredar Video Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Menangis Saat Didatangi Penyidik KPK? Ini Faktanya
    Tangkapan layar kabar palsu di media sosial
    Beredar sebuah video di media sosial memperlihatkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sedang menangis tersedu-sedu. Dalam video itu, Hasto tengah berbicara di depan sejumlah wartawan. 

    "(terdengar kurang jelas) semoga diberikan keadilan atas praktek-praktek kekuasaan yang..(kurang jelas)," kata Hasto.

    Video berdurasi 6 detik itu diunggah oleh akun facebook Chintya Khoirunisa Lestari pada Kamis 9 Januari 2020. Akun Chintya Khoirunisa Lestari menambahkan narasi atas video itu dengan pertanyaan apakah Hasto menangis tersedu-sedu karena didatangi penyidik KPK dan ruang kerjanya akan digeledah.

    "Ya Rahb......Apakah karena didatangi Penyidik KPK dan mau digeledah ruang kerjanya, sampai Sekjen PDIP menangis tersedu sedu begitu..??," kata Akun Chintya Khoirunisa Lestari.


    [Cek Fakta] Beredar Video Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Menangis Saat Didatangi Penyidik KPK? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, video yang memperlihatkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tampak menangis tersedu-sedu itu dibuat pada Sabtu 6 Januari 2018. Video ini tidak terkait dengan OTT KPK yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

    Saat itu, Hasto tengah menyampaikan sikapnya terkait Abdullah Azwar Anas yang mengundurkan diri dari bakal calon wagub Jatim di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu.
    Dalam kesempatan itu, Hasto tak kuasa menahan emosinya. Sehingga ia tampak menangis tersedu-sedu.

    Menurut Hasto, Azwar adalah orang baik, orang yang menolak berbagai bentuk suap, dan orang yang berhasil memimpin Banyuwangi. Hasto juga menegaskan pihaknya tidak percaya dengan foto-foto syur yang disebut terkait dengan Azwar Anas.

    Hasto menambahkan penyebaran foto syur itu sebagai bentuk cara-cara kotor mengganjal Anas. Sehingga pada akhirnya, Azwar memutuskan mundur dari pencalonan di Pilgub Jatim 2018.


    [Cek Fakta] Beredar Video Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Menangis Saat Didatangi Penyidik KPK? Ini Faktanya


    Berikut sebagian pernyataan hasto yang kami kutip dari video yang diunggah Kumparan.com.

    "...kami bukan partai yang ketika ada orang bermasalah kemudian kami tinggalkan. Apalagi ini sekali lagi karena masalah kekuasaan. Pak Azwar tau bahwa dirinya lah yang ditarget, dirinya dikejar-kejar. Makanya dia memilih biarlah saya berkonsentrasi di Banyuwnagi bersama masyarakat Banyuwangi di mana saya mengabdi. Haufft. Semoga diberikan keadilan atas praktek-praktek kekuasaan yang tidak benar ini. Terima kasih. Terima kasih," kata Hasto di depan kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

    Pada Kamis 9 Januari 2020, petugas KPK memang sempat mendatangi Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Petugas KPK hendak memasang KPK line di kantor tersebut terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan Mantan Caleg PDIP Harun Masiku.

    Petugas KPK pun sempat dikabarkan hendak menangkap Hasto. Disebut-sebut Hasto bersembunyi di Gedung Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan pada Kamis, 9 Januari 2020. Namun Hasto membantah dirinya bersembunyi di PTIK.

    Hasto mengaku sibuk menyiapkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. "Kami persiapkan dengan matang sehingga hari-hari terakhir, minggu-minggu terakhir, bahkan bulan terakhir energi dan pikiran saya fokus dalam pelaksanaan rakernas," kata Hasto seperti dilansir Medcom.id, Jumat 10 Januari 2020.

    KPK dan Polri juga kompak membantah ada rencana penangkapan Hasto di PTIK. Dua institusi ini menegaskan petugas KPK yang berada di PTIK hanya ingin melaksanakan ibadah di kompleks PTIK.


    [Cek Fakta] Beredar Video Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Menangis Saat Didatangi Penyidik KPK? Ini Faktanya
     

    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menangis tersedu-sedu karena didatangi penyidik KPK dan ruang kerjanya akan digeledah itu, adalah salah. Pasalnya video Hasto menangis itu diunggah pada Sabtu 6 Januari 2018. Sementara informasi bahwa petugas KPK mendatangi Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, terjadi pada Kamis 9 Januari 2020. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
     
    Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
     
    Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.


    Sumber:
    https://www.facebook.com/nisa.khoirul.9216/videos/144983840277050/


    Referensi:
    1. https://kumparan.com/kumparannews/video-tangisan-emosional-sekjen-pdip-karena-azwar-anas-mundur
    2. https://www.medcom.id/nasional/politik/xkE35JMN-hasto-bantah-sembunyi-di-ptik

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id