[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Ketua DPR Sebut Syarat Negara Maju, Pendidikan Agama Islam Harus Dihapus? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 20 Mei 2020 13:01 WIB
    [Cek Fakta] Ketua DPR Sebut Syarat Negara Maju, Pendidikan Agama Islam Harus Dihapus? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar narasi bahwa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani menyebut syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus. Narasi ini beredar di media sosial.

    Adalah akun facebook Pamungkas Jagad yang mengunggah tangkapan layar berisi narasi tersebut. Narasi itu tampak pada judul sebuah artikel yang diterbitkan OPRAIND.BLOGSPOT.COM.


    "Makin parah," kata akun facebook Pamungkas Jagad, Rabu 19 Mei 2020.

    [Cek Fakta] Ketua DPR Sebut Syarat Negara Maju, Pendidikan Agama Islam Harus Dihapus? Ini Faktanya


    Berikut judul artikelnya:

    Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!

    Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 479 emotikon, 323 komentar dan 287 kali dibagikan. Berikut sejumlah komentar yang muncul:

    "Cucu yang katanya perintis Pancasila. Berarti Pancasila sekarang anti Islam. Cocok ada Nasakom. Nyambung deh.. Ibunya anggota BPIP, pantaslah Pancasila sekarang makin tidak jelas. Kau yang merusak Pancasila....," kata akun facebook Erman Hariyanto, Rabu 20 Mei 2020 pukul 04.42.

    "Justru dengan agama kita mengetahui yg sudah/lagi dan akan terjadi kedepan,di saat tekhnologi canggih tidak bisa mendeteksi agamalah solusinya !," kata akun Tgk Jamali Adli, Rabu 20 Mei 2020 pukul 01.51.

    "Parah....Ga ada Pancasila dong," kata akun Yulia Siregar,  Rabu 20 Mei 2020 pukul 08.43.


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa Ketua DPR Puan Maharani menyebut syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus, adalah salah. Faktanya, klaim ini kabar bohong lama yang kembali muncul di tengah warganet.

    Merujuk situs cek fakta turnbackhoax.id, narasi ini sempat muncul pada akhir 2018 lalu. Kala itu, Puan yang masih menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dicatut namanya seolah-olah membuat pernyataan tersebut.

    Tapi sebenarnya, narasi itu merupakan tuduhan yang dialamatkan kepada Ketua Umum Yayasan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Siti Musdah Mulia. Musdah dituduh membuat pernyataan tersebut.

    Namun dalam kesempatan terpisah, Musdah membantah memberikan pernyataan itu. Ia juga membantah satu partai dengan Puan, yakni PDI Perjuangan.

    "Klaim postingan bahwa Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, akan menghapus pendidikan agama tidak benar. Rujukan postingan itu, yakni operaind.blogspot.com, merupakan laman yang tidak jelas siapa penulisnya dan artikelnya merupakan hasil editan dari beberapa artikel tentang tuduhan kepada Musdah Mulia sebagai Kader PDIP dan inisiator penghapusan pendidikan Agama Islam. Artikel yang dirujuk itu pun tidak benar. Sebab, Musdah sudah memberikan klarifikasi melalui video di channel ICRP4Peace Channel. dan menyatakan bahwa isu dirinya kader PDIP dan ingin menghapus pelajaran Agama Islam tidak benar," tulis Turnbackhoax.id dalam laporannya pada Kamis 13 Desember 2018.


    [Cek Fakta] Ketua DPR Sebut Syarat Negara Maju, Pendidikan Agama Islam Harus Dihapus? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Ketua DPR Puan Maharani menyebut syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus, adalah salah. Faktanya, klaim ini kabar bohong lama yang kembali muncul di tengah warganet.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis imposter content (konten tiruan). Imposter content terjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.


    Referensi:
    https://turnbackhoax.id/2018/12/13/salah-puan-jika-negara-ingin-maju-dan-berkembang-pendidikan-agama-islam-harus-di-hapus/


    *Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks dan memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id
     






    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id