[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Penerima Stiker WhatsApp Dikenakan Biaya Sebesar Rp250? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 23 Februari 2021 19:42 WIB
    [Cek Fakta] Penerima Stiker WhatsApp Dikenakan Biaya Sebesar Rp250? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
    Beredar kabar yang menyebutkan penerima stiker pada pesan WhatsApp dikenakan biaya tambahan sebesar Rp250. Kabar itu beredar di media sosial. 

    Akun Facebook Erna Joentax turut membagikan kabar itu pada Selasa, 23 Februari 2021. Akun itu mengunggah sebuah foto hasil tangkapan layar percakapan pesan WhatsAspp, berikut narasi yang beredar:


    "AKBP NYOMAN:
    *Mohon berita berikut ini dicermati ????
    *STOP PEMAKAIAN STICKER Di WHATSAP / WA* Bila tdk Terlalu Penting 
    *Aku juga baru tahu !!*
    Tahukah teman2 ku di group ini..
    Kenapa saya tidak suka menggunakan stiker..?
    Setiap stiker atau gambar yang saudaraku kirimkan di WA ini pembayarannya dibebankan kpd yg menerima .
    Jika anggota group ini ada 20 org saja maka pembuat stiker sudah mendapat uang 20x 250 rupiah untuk satu stiker.
    Jika setiap hari di group ini ada 20 stiker dan gambar maka pembuat stiker mendapat uang perhari dari group ini = 20 x20x 250 = 100.000 rupiah.
    Jika dalam 1 bln ,brp kah penghasilan pembuat stiker ???
    dan berapakah uang pengguna WA yang mendapat kiriman sticker tersedot masuk ke rekening pembuat sticker tersebut
    Saya mengajak semuanya untuk stop pakai stiker agar paket / uang kita tidak cepat habis utk memperkaya orang yang sudah kaya !!
    *Selain besaran nilai rupiah-nya juga memenuhi file data HP.*
    *STOP PENGGUNAAN STICKER..!!*
    •AKBP NYOMAN: ???????? ini tolong di sebar ada bagusnya pengiritan dan tidak penting *mulai sekarang jangan kirim2 Stiker ya saudaraku...*
    Pantesan kuota Internet cepat habis."



    Benarkah penerima stiker pada pesan WhatsApp dikenakan biaya tambahan sebesar Rp250? Berikut cek faktanya.


    [Cek Fakta] Penerima Stiker WhatsApp Dikenakan Biaya Sebesar Rp250? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim penerima stiker pada pesan WhatsApp dikenakan biaya tambahan sebesar Rp250 adalah hoaks. Faktanya, informasi ini dibantah Pakar Keamanan Siber. 

    Dilansir Jala Hoaks, informasi tersebut tidak benar. Berikut penjelasannya:

    Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Riset Keamanan Cyber dan Komunikasi (CISSReC) menyatakan bahwa informasi dalam pesan berantai tersebut menyesatkan.

    "Pesan berantai yang menganjurkan menghindari pemakaian stiker dan akan dibebankan kepada si penerima pada medsos dan aplikasi chat adalah menyesatkan. Milenial cenderung suka berekspresi dengan stiker, lihat bagaimana kesuksesan Line yang akhirnya diikuti oleh Whatsapp," pungkas Pratama, dalam turnbackhoax.id 20 April 2020.

    Pratama menjelaskan saat mengirim stiker yang terjadi hanya terdapat perbedaan besaran kuota data yang digunakan dibandingkan sekedar mengirim teks biasa. Untuk teks, per karakter diperkirakan 1 byte, sedangkan stiker pada umumnya di bawah 50 kilo byte.

    "Jadi, penggunaan stiker pada WhatsApp dan lainnya hanya dibebankan pada kuota data. Yang besar di aplikasi chat adalah kirim foto, video dan dokumen," jelas Pratama.



    [Cek Fakta] Penerima Stiker WhatsApp Dikenakan Biaya Sebesar Rp250? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    klaim penerima stiker pada pesan WhatsApp dikenakan biaya tambahan sebesar Rp250 adalah hoaks. Faktanya, informasi ini dibantah Pakar Keamanan Siber. 

    Informasi ini jenis hoaks fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.


    [Cek Fakta] Penerima Stiker WhatsApp Dikenakan Biaya Sebesar Rp250? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://data.jakarta.go.id/jalahoaks/detail/HOAKS-Stop-Menggunakan-Stiker-WhatsApp-Karena-Penerima-Stiker-Dibebankan-Biaya-Untuk-Pembuat-Stiker
    https://archive.md/SG5s7
     

    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id