[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Penerima Perdana Suntikan Vaksin Covid-19 Meninggal? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 08 Januari 2021 11:33 WIB
    [Cek Fakta] Penerima Perdana Suntikan Vaksin Covid-19 Meninggal? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
    Beredar kabar yang menyebutkan seorang penerima perdana suntikan vaksin covid-19 meninggal dunia. Disebutkan, seorang wanita bernama Fabiana Souza itu, meninggal di Rumah Sakit Sao Lucas Porto Alegre, Brazil Selatan. 

    Akun Facebook Rizkiiskandar membagikan kabar itu dengan mengunggah artikel berjudul "Relawan Penerima suntikan vaksin covid 19 meninggal dunia di RS.Sao Lucas Porto Alegre Brazil Selatan." pada 5 Januari 2021.  Pada foto sampul artikel terdapat dua wanita, salah satunya sedang menyuntikkan wanita pada wanita di sampingnya.

    Artikel itu berasal dari situs blog. Pada artikel itu disebutkan, pekerja kesehatan dan sukarelawan Fabiana Souza menerima vaksin covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan Tiongkok Sinovac Biotech.

    Benarkah seorang penerima perdana suntikan vaksin covid-19 meninggal dunia? Berikut cek faktanya:


    [Cek Fakta] Penerima Perdana Suntikan Vaksin Covid-19 Meninggal? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Fabiana Souza, seorang penerima perdana suntikan vaksin covid-19 meninggal dunia adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi valid terkait klaim tersebut.

    Dilansir dari Kompas, foto yang digunakan dalam artikel itu diambil fotografer Diego Vara dari kantor berita Reuters. Foto diambil pada 8 Agustus 2020 di Porto Alegre, Brasil, terpatnya di Sao Lucas Hospital of the Pontifical Catholic University of Rio Grande do Sul (PUCRS).

    Dua perempuan yang terlihat dalam foto adalah dua orang suster. Salah satunya bernama Isabelli Guasso sebagai penyuntik, dan yang menerima suntikan bernama Fabiana Souza. Tidak ada keterangan yang menyebut dirinya sebagai relawan pertama yang menerima vaksin, sebagaimana disebutkan pengunggah.

    Sementara itu, tidak ada sumber informasi terkait Fabiana Souza yang diklaim meninggal usai menerima vaksin. Satu-satunya pemberitaan terkait relawan vaksin Sinovac di Brasil yang meninggal dialami oleh seorang relawan laki-laki, bukan perempuan.

    Dilansir CGTN, Kepala Butantan Institute for Medical Research yang mengepalai uji coba klinis vaksin Sinovac di Brasil, Dimas Kovas, membenarkan ada satu relawan vaksin Sinovac di negaranya yang meninggal. Laki-laki itu diketahui berusia 32 tahun dan berasal dari Sao Paulo, tempat uji coba klinis vaksin ini berjalan. Namun, kematiannya ditegaskan tidak berhubungan dengan vaksinasi yang diterimanya. Pihak forensik medis setempat menyebut yang bersangkutan tewas akibat melakukan tindak bunuh diri.


    Kesimpulan:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Fabiana Souza, seorang penerima perdana suntikan vaksin covid-19 meninggal dunia adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi terkait klaim tersebut.

    Informasi ini jenis hoaks False context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.


    [Cek Fakta] Penerima Perdana Suntikan Vaksin Covid-19 Meninggal? Ini Faktanya


    Referensi:
    1.https://archive.md/KzvrO
    2.https://www.kompas.com/tren/berita/200000465--hoaks-relawan-vaksin-sinovac-di-brasil-meninggal-dunia?page=2


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id