[Cek Fakta]

    [Cek Fakta] Serangan Virus Korona Telah Masuk ke Indonesia melalui 19 Bandara di Indonesia? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 10 Februari 2020 16:16 WIB
    [Cek Fakta] Serangan Virus Korona Telah Masuk ke Indonesia melalui 19 Bandara di Indonesia? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar narasi bahwa virus Korona telah masuk ke Indonesia melalui 19 bandara di Indonesia. Sejak era Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah bandara itu diklaim menjadi pintu masuk Warga Tiongkok.

    Narasi itu dibagikan akun Facebook Chaca Wulandari di grup facebook KONTRA INTELIJEN pada Minggu 26 Januari 2020. Sebagai rujukan, akun itu turut mengunggah sebuah video berdurasi 53 detik. 

    Dalam video itu tampak seorang presenter salah satu TV swasta tengah menyampaikan informasi seputar wilayah berisiko terpapar Korona memiliki akses langsung ke Tiongkok.

    "Serangan virus Corona yang mematikan telah masuk ke Indonesia melalui para emigran China melalui 19 Bandara di wilayah Indonesia," kata akun Chaca Wulandari.

    Berikut narasi lengkap yang diunggah akun Chaca Wulandari atas video tersebut:

    TERBONGKAR 19 BANDARA DI INDONESIA SEBAGAI JALAN MASUK EMIGRAN CHINA SEJAK TAHUN 2014 DAN DIRAHASIAKAN OLEH REZIM JOKOWI

    Serangan virus Corona yang mematikan telah masuk ke Indonesia melalui para emigran China melalui 19 Bandara di wilayah Indonesia.

    Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merilis baru 1 bandara yang ketahuan terpapar virus Corona.

    Namun dirahasiakan oleh pemerintah.

    ???????????? ??????? ??????????? ??????? ????? ??????????? ?????? ???????????? ????? ???????????

    “Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.”
    (QS. Al-Baqarah: 9)

    Sejak menjabat menjadi Presiden Sejak tahun 2014 maka serempak 19 bandara menjadi pintu masuk emigran Chinese ke wilayah NKRI.

    Disaat kampanye pilpres tahun 2014, Jokowi menjanjikan membuka 10 juta lapangan kerja yang ternyata seluruhnya untuk rakyat China.

    Sementara rakyat Indonesia dibiarkan menganggur dan semakin terpuruk ekonominya.

    Tercatat ada 157 pabrik milik Taipan China di Indonesia yang mempekerjakan jutaan emigran China (2015-2020).

    SELAIN DARI PARA EMIGRAN, VIRUS MASUK KE INDONESIA JUGA MELALUI PRODUK CHINA

    Hati² dgn jajanan anak² buatan China sperti sosis, makanan kemasan, bumbu dapur instan, sarden, minuman kaleng, minuman botol, minuman kemasan gelas dll karena sejak 5tahun terakhir seluruh produk tersebut di impor dari China namun dilabel "Made in Indonesia".

    Hindari mini market yang menjual produk² China.
    (Alfamart & Indomaret) karena melalui kedua mini market ini produk China paling banyak dijual.

    Waspada Indonesia rentan terpapar virus mematikan dari produk² dan Emigran China.

    Sumber : Komunitas Spionase & Intelijen


    [Cek Fakta] Serangan Virus Korona Telah Masuk ke Indonesia melalui 19 Bandara di Indonesia? Ini Faktanya



    Penelusuran:
    Klaim bahwa virus Korona telah masuk ke Indonesia melalui 19 bandara di Indonesia adalah salah. Faktanya video yang menjadi rujukan itu tidak ada kaitannya dengan klaim tersebut.

    Video itu berasal dari tayangan Stasiun Berita Satu TV. Kemudian diunggah ke Youtube stasiun TV tersebut pada 23 Januari 2020. Dalam video itu, Berita Satu hanya menyampaikan data dari Kementerian Kesehatan bahwa sebanyak 19 wilayah berisiko tinggi tertular virus Korona. Hal itu lantaran wilayah tersebut memiliki akses langsung dari dan ke Tiongkok.

    Dari video itu jelas dikatakan bahwa virus Korona berisiko tinggi masuk melalui 19 wilayah atau bandara. Namun bukan berarti virus Korona telah masuk ke Indonesia melalui 19 wilayah atau bandara.


    [Cek Fakta] Serangan Virus Korona Telah Masuk ke Indonesia melalui 19 Bandara di Indonesia? Ini Faktanya


    Disitat dari Medcom.id, wilayah itu terdiri dari Jakarta, Tangerang, Bandar Lampung, Tarakan, Palembang, Balikpapan, Manokwari, Denpasar, Samarinda, Bitung, Batam, Surabaya, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Jambi, Sampit, Padang, Bandung, dan Manado. Di sejumlah wilayah ini, bandaranya memiliki jadwal penerbangan langsung ke Tiongkok.

    "Telah diidentifikasi 19 daerah berisiko yang memiliki akses langsung dari dan ke Tiongkok, baik melalui darat, laut, dan udara," ujar Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

    Fakta selanjutnya ialah sebanyak 40.553 terinfeksi virus Korona dan 910 dinyatakan meninggal dunia per Senin 10 Februari 2020. Dari jumlah tersebut hingga hari ini, belum ada satupun kasus pasien positif terinfeksi Korona atau meninggal karena virus Korona di Indonesia.


    [Cek Fakta] Serangan Virus Korona Telah Masuk ke Indonesia melalui 19 Bandara di Indonesia? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa virus Korona telah masuk ke Indonesia melalui 19 bandara di Indonesia adalah salah.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    Sumber:
    https://www.facebook.com/groups/145597852649940/permalink/486641048545617/


    Referensi:
    1. https://turnbackhoax.id/2020/02/10/salah-terbongkar-19-bandara-di-indonesia-sebagai-jalan-masuk-emigran-china/
    2. https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/8koB7MWb-menkes-sebut-19-daerah-berisiko-terpapar-virus-korona
    3. https://www.kompas.com/tren/berita/163000665-kasus-virus-corona-negatif-di-indonesia-berikut-peringatan-who?page=all
    4. https://sains.kompas.com/berita/105700423-update-virus-corona-10-februari-910-tewas-40553-positif-terinfeksi?page=all

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id