[Cek Fakta] Kabar Timor Leste Ingin Kembali Bergabung dengan Indonesia Hoaks, Ini Faktanya

    Wanda Indana - 10 September 2020 13:39 WIB
    [Cek Fakta] Kabar Timor Leste Ingin Kembali Bergabung dengan Indonesia Hoaks, Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
    Beredar video yang diklaim berisi keinginan negara Timor Leste kembali bergabung menjadi bagian dari Indonesia. Video itu beredar di situs layanan berbagi video Youtube. 

    Kanal Youtube BERITA POLITIK mengunggah video tersebut pada Rabu, 9 September 2020. Video itu diberi judul “MELIHAT #PAPUA DAN #ACEH SEJAHTERA,#TIMOR #LESTE INGIN GABUNG DENGAN #INDONESIA". Hingga tangkapan layar dibuat, video itu telah ditonton 2.542 kali. 

    Pula, pada thumbnail (keluku) dari video berdurasi 4 menit 10 detik itu terdapat narasi bertuliskan sebagai berikut:
     

    "TIMOR LESTE SIAP GABUNG DENGAN NKRI PERTAMA KALI DALAM SEJARAH INDONESIA"



    [Cek Fakta] Kabar Timor Leste Ingin Kembali Bergabung dengan Indonesia Hoaks, Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, Klaim bahwa Timor Leste ingin kembali bergabung ke Indonesia adalah salah. Faktanya, di dalam video tidak ada pernyataan baik dari Pemerintah Indonesia maupun Timor Leste terkait keinginan mantan provinsi Timor Timur itu ke Indonesia.

    Dilansir Turnbackhoax.id, isu Timor Leste ingin bergabung dengan Indonesia adalah hoaks lama yang kembali beredar. Isu akan kembalinya Timor Leste ke pangkuan Indonesia berawal dari pernyataan Xanana Gusmao, Tokoh Timor Leste dan Presiden Pertama Timor Leste, saat menghadiri HUT ke-69 TNI di Surabaya, Jawa Timur, Selasa 7 Oktober 2014.

    Kala itu, pernyataan Xanana Gusmao yang dikutip oleh media disalahartikan. Ia menyatakan bahwa Timor Leste siap bergabung dengan Indonesia. “Timor Leste harus bergabung dengan Indonesia. Kami butuh pemimpin baru,” ujar Xanana kala itu.

    Pernyataan itu dianggap sebagai keinginan Timor Leste untuk kembali bergabung bersama Indonesia. Namun, sejumlah pejabat dan tokoh, baik dari Indonesia maupun Timor Leste, sama-sama membantahnya.

    "Klaim bahwa Timor Leste Ingin bergabung kembali dengan Indonesia adalah salah. Isu ini sudah beredar sejak 2014 lalu" tulis Turnbackhoax.id dalam laporannya pada Kamis, 10 September 2020.

    Dilansir Suara.com, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) saat itu, Sjafrie Sjamsoeddin, membantah kalau Xanana menyatakan Timor Leste ingin kembali bergabung dengan Indonesia. 

    "Saya ingin mengarisbawahi bahwa wacana (pemberitaan) yang disebutkan dalam tagline (media) itu, tidak ada," ujar Sjafrie, di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis 9 Oktober 2014. 

    Sjafrie menegaskan, Indonesia mengakui kedaulatan negara Timor Leste. "Saya bantah (pemberitaan). Kenapa? Sebab, Pemerintah Republik Indonesia itu (telah) mengakui kedaulatan negara Timor Leste, sejak awal dia disahkan sebagai negara yang berdaulat. Dan tidak ada pernyataan PM Xanana Gusmao kepada pers soal bergabung ke Indonesia (itu)," tambah Sjafrie.


    [Cek Fakta] Kabar Timor Leste Ingin Kembali Bergabung dengan Indonesia Hoaks, Ini Faktanya


    Pula, dilansir Beritasatu.com, bantahan juga diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste, Constancio Pinto. Pinto mengatakan tidak ada pernyataan resmi terkait pemberitaan Timor Leste kembali ke NKRI. 

    "Perdana Menteri diwawancarai oleh salah satu stasiun televisi Indonesia, dimana ia menyatakan terima kasih atas undangan untuk upacara dan kepuasan atas kerja sama yang sangat baik antara kedua negara dan rakyatnya. Tidak ada pernyataan bahwa Timor Leste ingin bergabung kembali dengan Indonesia," kata Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste, Constancio Pinto, yang sempat mendampingi Xanana Gusmao saat upacara di Surabaya, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat 10 November 2014. 


    [Cek Fakta] Kabar Timor Leste Ingin Kembali Bergabung dengan Indonesia Hoaks, Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Timor Leste ingin kembali bergabung ke Indonesia adalah salah. Faktanya, di dalam video tidak ada pernyataan baik dari Pemerintah Indonesia maupun Timor Leste terkait keinginan mantan provinsi Timor Timur itu ke Indonesia.

    Informasi ini jenis hoaks Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Kabar Timor Leste Ingin Kembali Bergabung dengan Indonesia Hoaks, Ini Faktanya


    Referensi:
    https://turnbackhoax.id/2020/09/10/salah-melihat-papua-dan-aceh-sejahtera-timor-leste-ingin-gabung-dengan-indonesia/
    https://www.beritasatu.com/whisnu-bagus-prasetyo/nasional/216387/bantah-timor-leste-kutuk-pemberitaan-keinginan-bergabung-dengan-ri
    https://www.suara.com/news/2014/10/09/174005/ini-kata-jokowi-soal-kabar-timor-leste-mau-kembali-ke-nkri?page=all
    https://archive.md/9ZqYM


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WAN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id