[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Peneliti Australia Sebut Jokowi Tak Memiliki Kemampuan Melainkan Daya Rusak? Cek Faktanya

    Wanda Indana - 08 September 2020 13:22 WIB
    [Cek Fakta] Peneliti Australia Sebut Jokowi Tak Memiliki Kemampuan Melainkan Daya Rusak? Cek Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
    Beredar kabar adanya seorang peneliti Australia menyebut Presiden Joko Widodo tidak memiliki kemampuan melainkan memiliki daya rusak. Informasi itu berasal dari artikel daring yang beredar di media sosial. 

    Adalah akun Facebook Alkhalifi yang mengunggah gambar tangkapan layar artikel berjudul "Peneliti Australia Sebut : Jokowi " Presiden Tak Berkemampuan " Tapi Memiliki Daya Rusak". Terlihat pada gambar, artikel itu dimuat situs IDNTODAY News pada Jumat, 4 September 2020. 

    Hingga tangkapan layar dibuat, unggahan itu sudah mendapat 106 respons warganet, 7 komentar, dan 34 kali dibagikan ulang. Pemilik akun juga menambahkan narasi pada unggahan gambarnya, bertuliskan sebagai berikut:

    "Jadi mirip bom atom ya...
    Tapi mungkin lebih parah..Daya rusaknya gak cuma satu kota..Tapi satu negara.
    WESS.. ANGEL...!!
    ANGEELL..ANGELL...!!!"



    [Cek Fakta] Peneliti Australia Sebut Jokowi Tak Memiliki Kemampuan Melainkan Daya Rusak? Cek Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa seorang peneliti Australia menyebut Presiden Joko Widodo tidak memiliki kemampuan melainkan memiliki daya rusak adalah salah. Faktanya, artikel yang beredar tersebut adalah hasil suntingan. 

    Dilansir Cekfakta.com, artikel asli yang tayang di IDNTODAY News (idntoday.co) pada 4 September 2020 berjudul "Peneliti Australia Sebut Jokowi Seperti Wali Kota di Istana Presiden". Artikel itu merupakan lansiran dari artikel Tribunnews.com berjudul “Peneliti Australia Sebut Jokowi Seperti Wali Kota di Istana Presiden” dimuat pada w yang sama. 


    [Cek Fakta] Peneliti Australia Sebut Jokowi Tak Memiliki Kemampuan Melainkan Daya Rusak? Cek Faktanya


    Baik di IDNTODAY News dan Tribunnews.com, artikelnya membahas mengenai hasil penelitian Ben Bland, Direktur Program Asia Tenggara di lembaga Lowy Institute dalam bukunya berjudul "Man of Contradictions - Joko Widodo and the Struggle to Remake Indonesia".  Penelitian tersebut membahas mengenai pendapat Ben mengenai kontradiksi yang ada dalam diri Presiden Joko Widodo.


    [Cek Fakta] Peneliti Australia Sebut Jokowi Tak Memiliki Kemampuan Melainkan Daya Rusak? Cek Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim pada artikel bahwa seorang peneliti Australia menyebut Presiden Joko Widodo tidak memiliki kemampuan melainkan memiliki daya rusak adalah salah. Faktanya, artikel tersebut adalah hasil suntingan. 

    Informasi ini jenis hoaks Misleading Content. Ini terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
     

    [Cek Fakta] Peneliti Australia Sebut Jokowi Tak Memiliki Kemampuan Melainkan Daya Rusak? Cek Faktanya


    Referensi:
    https://cekfakta.com/focus/4958
    https://www.idntoday.co/2020/09/peneliti-australia-sebut-jokowi-seperti.html
    https://www.tribunnews.com/internasional/2020/09/04/peneliti-australia-sebut-jokowi-seperti-wali-kota-di-istana-presiden?page=all
    https://archive.md/gwKBR


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016


    (WAN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id