[Cek Fakta]

    [Cek Fakta] Benarkah Bupati Boven Digoel Tewas Usai Zina di Kamar Hotel? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 21 Januari 2020 06:06 WIB
    [Cek Fakta] Benarkah Bupati Boven Digoel Tewas Usai Zina di Kamar Hotel? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial (Facebook).
    Beredar kabar di media sosial bahwa Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop (44) meninggal dunia setelah melakukan tindakan asusila (zina) di sebuah kamar hotel di Kemayoran, Jakarta Pusat. Disebutkan, peristiwa itu terjadi setelah mengikuti rangkaian acara Rakernas Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP).

    Akun Facebook ‎Agil Rizki‎ ikut menyebarkan informasi tersebut ke laman grup ke (PSPS) Pendukung Setia PRABOWO - SANDI, Rabu 15 Januari 2020. Pemilik akun mengunggah foto Bupati Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop, yang memuat narasi bertuliskan:

    "Bupati Boven Digoel Tewas Usai Zina di Kamar Hotel Kemayoran. Miris, itu terjadi setelah rangkaian acara Rakernas Partai Banteng Tempatnya Bernaung". 

    Hingga saat ini, unggahan foto akun ‎Agil Rizki telah mendapat 208 respons dari warganet, 135 komentar, dan 78 kali dibagikan. 


    [Cek Fakta] Benarkah Bupati Boven Digoel Tewas Usai Zina di Kamar Hotel? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Setelah ditelusuri, klaim bahwa Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop meninggal dunia setelah melakukan tindakan asusila (berzina) di sebuah kamar hotel di Kemayoran, tidak berdasar. Pihak kepolisian telah mengklarifikasi isu tersebut. 

    Dilansir Detik.com, melalui artikel berjudul "Meninggal di Jakarta, Bupati Boven Digoel Diduga Sakit" dimuat pada Senin 13 Jan 2020, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menduga kematian Benediktus Tambonop akibat sakit jantung.

    "Kondisinya memang lagi sakit, indikasi ditemukan obat-obatan di dalam kamarnya," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto saat dihubungi wartawan, Senin 13 Januari 2020.


    [Cek Fakta] Benarkah Bupati Boven Digoel Tewas Usai Zina di Kamar Hotel? Ini Faktanya


    Dilansir Pojoksatu.id, melalui artikel berjudul "Bupati Boven Digoel Meninggal Usai ML, Begini Kata Polisi", Kabid Humas Polda Metro Kombes Yusri Yunus membantah kabar bahwa Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop meninggal usai berhubungan badan dengan seorang wanita bernama Mirnawati.

    “Tidak benar itu,” tegas Yusri dikonfirmasi, Rabu 15 Januari 2020.

    Yusri menjelaskan, kader PDIP itu meninggal dalam perjaanan ke rumah sakit. “Korban meninggal dunia dalam perjalanan dari Hotel Grand Mercure menuju Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat,” jelasnya.

    Selain itu, sejumlah bukti di lokasi juga menguatkan bahwa Benediktus memiliki sakit jantung. “Dari keluarga korban juga menyebutkan bahwa memang mempunyai riwayat sakit jantung,” sambungnya.

    Yusri juga menyebut, ada empat saksi yang telah diperiksa. Salah satunya Duty Manager Hotel Grand Mercure, Muhammad Al Fajtin. Dari keterangan beberapa saksi tersebut, sama sekali tidak mengarah kepada tuduhan yang disangkakan terhadap korban yaitu meninggal usai melakukan asusila dengan wanita yang bekerja di tempat billyard After Hour di daerah Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat.


    [Cek Fakta] Benarkah Bupati Boven Digoel Tewas Usai Zina di Kamar Hotel? Ini Faktanya



    Kesimpulan:
    Informasi tewasnya bupati Boven Digoel setelah melakukan tindakan asusila adalah salah. Kabid Humas Polda Metro, Kombes Yusri Yunus telah membantah kabar tersebut.


    Referensi:
    https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/15/bupati-boven-digoel-meninggal-usai-ml-begini-kata-polisi/
    https://news.detik.com/berita/d-4857302/meninggal-di-jakarta-bupati-boven-digoel-diduga-sakit


    Sumber:
    https://www.facebook.com/groups/276665096312116/permalink/518710132107610/




    (WAN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id