comscore

[Cek Fakta] Vaksin Covid-19 Dapat Sebabkan Gangguan Stres? Ini Faktanya

Wanda Indana - 05 Januari 2022 21:27 WIB
[Cek Fakta] Vaksin Covid-19 Dapat Sebabkan Gangguan Stres? Ini Faktanya
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Beredar informasi yang menyebut efek vaksin Covid-19 dapat mengakibatkan post-pandemic stress disorder (PPSD) atau gangguan stres pascapandemi. Informasi itu beredar di media sosial. 

Akun Twitter Kathy Gyngell (@KathyConWom) membagikan informasi itu pada 8 Desember 2021. Unggahan itu bersumber dari artikel dari artikel daring yang menyebutkan gangguan stres pascapandemi dapat mempengaruhi kesehatan jantung
Berikut narasi yang beredar:

"So the vaccine has got nothing to do with it? Not worth investigating? Only asking.
#Myocarditis #AdverseReactions 
https://breitbart.com/europe/2021/12/07/doctors-uk-faces-up-to-300000-new-heart-condition-cases-due-to-post-pandemic-stress-disorder/ via 
@BreitbartNews"

"Jadi vaksin tidak ada hubungannya dengan itu? Tidak layak diselidiki? Hanya bertanya.
 #Myocarditis #AdverseReactions
 https://breitbart.com/europe/2021/12/07/doctors-uk-faces-up-to-300000-new-heart-condition-cases-due-to-post-pandemic-stress-disorder/ melalui  @BreitbartNews"



Benarkah? Berikut cek faktanya.


[Cek Fakta] Vaksin Covid-19 Dapat Sebabkan Gangguan Stres? Ini Faktanya

?
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim vaksin covid-19 dapat mengakibatkan PPSD adalah salah. Faktanya, klaim tersebut dibantah para ahli.

Dilansir Reuters, konsultan ahli bedah vaskular di Rumah Sakit Northwick Park di London Tahir Hussain, menjelaskan bahwa deskripsi PPSD dan kondisi jantung seseorang tidak terkait dengan vaksin Covid-19. Tidak ada bukti yang mengatakan vaksin Covid-19 menyebabkan PPSD. 
 

“Tidak ada bukti yang mengatakan vaksin COVID menyebabkan PPSD,” katanya kepada Reuters melalui telepon.


Masih dikutip dari sumber yang sama, para dokter menyebut PPSD sebagai efek stres, kecemasan, masalah kesehatan mental, penurunan gerak serta kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat sebagai dampak dari diberlakukanya lockdown. PPSD belum diakui secara resmi dalam buku pegangan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) dari American Psychiatric Association. 

Pula, merujuk British Heart Foundation, stres dapat meningkatkan penyakit jantung dan gangguan peredaran darah. Namun, kondisi tersebut tidak hanya disebabkan oleh stres tetapi juga terkait kebiasaan gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, alkohol, dan kurangnya aktivitas fisik. Hussain menambahkan terinfeksi virus Covid-19 juga memiliki kemungkinan menyebabkan masalah kardiovaskular termasuk serangan jantung, emboli paru dan trombosis vena dalam.


Kesimpulan:
Klaim vaksin covid-19 dapat mengakibatkan PPSD adalah salah. Faktanya, klaim tersebut dibantah para ahli.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.


[Cek Fakta] Vaksin Covid-19 Dapat Sebabkan Gangguan Stres? Ini Faktanya


Referensi:
-https://www.reuters.com/article/factcheck-coronavirus-ppsd/fact-check-post-pandemic-stress-disorder-not-caused-by-covid-19-vaccines-idUSL1N2TC0RO
-https://www.bhf.org.uk/informationsupport/risk-factors/stress


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 

(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id