[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Benarkah Denda Mudik 2021 Mencapai Rp100 Juta? Cek Faktanya

    Wanda Indana - 02 April 2021 13:00 WIB
    [Cek Fakta] Benarkah Denda Mudik 2021 Mencapai Rp100 Juta? Cek Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook



    Akun Facebook Uce Prasetyo mengunggah poster aturan mudik. Pada unggahannya, akun itu menambahkan keterangan bahwa aturan denda Rp100 juta bagi pemudik pada tanggal 6-7 Mei 2021.
     

    "Nekat mudik, siapkan denda Rp 100 juta????????
    Sekarang tanggal larangan mudik, yaitu tgl 6-7 Mei 2021." tulis akun itu.


    Poster aturan mudik itu diunggah Sabtu, 27 Maret 2021. Hingga saat ini, unggahan tersebut mendapat 122 respons warganet, 76 komentar, dan 35 kali dibagikan. 


    [Cek Fakta] Benarkah Denda Mudik 2021 Mencapai Rp100 Juta? Cek Faktanya







    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa denda mudik 2021 mencapai Rp100 juta adalah hoaks. Faktanya, infografis yang beredar adalah aturan mudik 2020. 

    Poster tersebut diterbitkan situs Kumparan.com pada 26 April 2020. Kumparan telah memberikan klarifikasi terkait poster yang sempat viral melalui artikel berjudul "Belum Ada Aturan Detail untuk Larangan Mudik Lebaran 2021". Berikut isi penjelasannya:
     

    Sementara itu viral di media sosial dan grup WhatsApp poster kumparan mengenai aturan larangan mudik. Namun, perlu ditegaskan poster tersebut merupakan aturan tahun 2020, di masa awal pandemi corona. 

    Pada 2020 lalu, mudik memang juga dilarang. Untuk kendaraan darat, masyarakat dilarang mudik menggunakan bus, mobil penumpang, mobil pribadi, maupun sepeda motor.


    [Cek Fakta] Benarkah Denda Mudik 2021 Mencapai Rp100 Juta? Cek Faktanya


    Pula, dilansir Medcom.id melalui artikel berjudul "Menhub Umumkan Aturan Larangan Mudik Lebaran 2021 Besok", dijelaskan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan regulasi terkait larangan Mudik 2021 masih digodok. Sejumlah instansi dimintai masukan.
     
    "Kita akan bahas internal dengan kepolisian, dan paling lambat lusa (Kamis, 1 April) kita berikan suatu rekomendasi bagaimana mudik dijalankan agar kita pertahankan tidak ada lonjakan (kasus covid-19)," ujar Budi di Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, Selasa, 30 Maret 2021.
     
    Budi memastikan masukan dari kalangan masyarakat juga ditampung. Seperti, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), dan sejumlah akademisi.

    "Saya sebagai menteri merangkul mereka. Bahwa ini (larangan mudik) suatu sikap dan suatu tindakan untuk masa depan. Bukan sesaat," tutur dia.



    [Cek Fakta] Benarkah Denda Mudik 2021 Mencapai Rp100 Juta? Cek Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa denda mudik 2021 mencapai Rp100 juta adalah hoaks. Faktanya, infografis yang beredar adalah aturan mudik 2020. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Benarkah Denda Mudik 2021 Mencapai Rp100 Juta? Cek Faktanya


    Referensi:
    https://kumparan.com/kumparannews/belum-ada-aturan-detail-untuk-larangan-mudik-lebaran-2021-1vRlSAfxErr/full
    https://archive.md/NrJPv


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016


     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id