Fakta atau Hoaks

    [Cek Fakta] Video Sejumlah Polisi Prancis Jatuhkan Borgol Simbol Tolak Lockdown? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 08 April 2021 15:23 WIB
    [Cek Fakta] Video Sejumlah Polisi Prancis Jatuhkan Borgol Simbol Tolak <i>Lockdown</i>? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial



    Beredar sebuah video dengan narasi bahwa polisi Prancis menolak lockdown. Video ini beredar di media sosial.

    Adalah akun facebook Ivaylo Ovanes yang turut mengunggah video tersebut, Kamis 8 April 2021. Akun itu memuat narasi terkait video itu.

    "Polisi PRANCIS telah terlihat dalam video yang menjatuhkan borgol mereka dalam pandangan yang tidak akan mengambil bagian dalam lockdown."


    [Cek Fakta] Video Sejumlah Polisi Prancis Jatuhkan Borgol Simbol Tolak <i>Lockdown</i>? Ini Faktanya







    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa video itu merupakan simbol polisi Prancis menolak lockdown, adalah salah. Faktanya, video itu tidak ada kaitannya dengan lockdown yang populer di masa pandemi Covid-19.

    Video itu memperlihatkan unjuk rasa yang dilakukan polisi Prancis pada Juni 2020 lalu. Polisi Prancis menolak dinilai brutal dan rasis.

    "Protes para petugas polisi di berbagai wilayah berlangsung hari Jumat setelah keputusan Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner yang melarang polisi melakukan chokehold (teknik kuncian pada leher). Menurut Menteri Castaner, larangan itu sebagai upaya untuk menindak kebrutalan polisi," tulis Sindonews.com dalam laporannya, Sabtu 13 Juni 2020.



    [Cek Fakta] Video Sejumlah Polisi Prancis Jatuhkan Borgol Simbol Tolak <i>Lockdown</i>? Ini Faktanya


    Dilansir Mediaindonesia.com, larangan itu merupakan reaksi pemerintah Prancis atas kecaman terhadap kebrutalan polisi di seluruh dunia. Kecaman itu sangat masif setelah kematian pria kulit hitam, George Floyd di Amerika Serikat pada Mei 2020.


    [Cek Fakta] Video Sejumlah Polisi Prancis Jatuhkan Borgol Simbol Tolak <i>Lockdown</i>? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa video itu merupakan simbol polisi Prancis menolak lockdown, adalah salah. Faktanya, video itu tidak ada kaitannya dengan lockdown yang populer di masa pandemi Covid-19.

    Informasi tersebut masuk dalam hoaks jenis false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.


    [Cek Fakta] Video Sejumlah Polisi Prancis Jatuhkan Borgol Simbol Tolak <i>Lockdown</i>? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://international.sindonews.com/read/68402/41/terhina-dicap-pro-rasisme-para-polisi-prancis-lempar-borgol-ke-tanah-1592017586
    https://mediaindonesia.com/internasional/319237/prancis-larang-metode-chokehold-dalam-menangkap-tersangka
    https://www.medcom.id/internasional/eropa-amerika/dN6ALZyK-kepala-kepolisian-minneapolis-sebut-derek-chauvin-langgar-kebijakan
    https://archive.md/wip/TFPa9


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id