[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Gubernur Anies Terpapar Virus Korona? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 03 April 2020 06:23 WIB
    [Cek Fakta] Gubernur Anies Terpapar Virus Korona? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar narasi bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terpapar virus korona atau covid-19. Narasi ini beredar melalui media sosial.

    Adalah akun facebook Alkaff Ifal Ahmad yang menyebar narasi tersebut di media sosial. Dia memohon doa kepada Allah SWT.

    "Ya Allah pak Anies kyknya terpapar covid 19,lindungi lah ya Allah," kata akun facebook Alkaff Ifal Ahmad, Kamis 2 April 2020.


    [Cek Fakta] Gubernur Anies Terpapar Virus Korona? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terpapar virus korona atau covid-19, adalah salah.

    Faktanya Anies masih beraktivitas seperti biasa. Di antaranya Anies melakukan telekonferensi dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

    Anies memastikan stok pangan di Ibu Kota masih aman. Bahkan Anies menjamin stok cukup hingga Idulfitri mendatang.

    "Alhamdulillah stok aman, termasuk proyeksi sampai dengan Idulfitri," kata Anies seperti dilansir Medcom.id, Kamis 2 April 2020.


    [Cek Fakta] Gubernur Anies Terpapar Virus Korona? Ini Faktanya


    Anies tidak memerinci lebih lanjut terkait stok pangan yang diklaim aman. Anies mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying.

    Banyak hal lainnya yang juga diungkap Anies dalam rapat dengan Wapres. Di antaranya Anies menyampaikan surat resmi kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Surat itu terkait pencairan dana bagi hasil sebesar Rp7,5 triliun.

    "Kita berharap dana bagi hasil itu segera di-transfer. Saya juga sudah menyampaikan secara resmi melalui surat kepada Menteri Keuangan," kata Anies seperti dilansir CNBCIndonesia.com, Kamis 2 April 2020.


    [Cek Fakta] Gubernur Anies Terpapar Virus Korona? Ini Faktanya


    Anies juga melayangkan surat kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Anies berharap Terawan dapat segera menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah DKI Jakarta.


    [Cek Fakta] Gubernur Anies Terpapar Virus Korona? Ini Faktanya

    "Jadi sekarang langkah ke depan kita melaksanakan sesuai PP 21. Jadi hari ini kita kirimkan surat ke Menkes, minta Menkes segera menetapkan PSBB untuk Jakarta," kata Anies seperti dilansir Kumparan.com, Kamis 2 April 2020.

    Lazimnya, standar penanganan orang yang terpapar virus korona, mereka diminta untuk mengisolasi diri. Apakah secara mandiri atau di rumah sakit.


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terpapar virus korona atau covid-19, adalah salah.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    Referensi:
    1.https://www.medcom.id/nasional/metro/4KZRngJK-stok-pangan-jakarta-aman-hingga-idulfitri
    2.https://www.cnbcindonesia.com/news/20200402190341-4-149482/surati-sri-mulyani-anies-tagih-dana-bagi-hasil-rp-75-t
    3.https://kumparan.com/kumparannews/anies-surati-terawan-minta-segera-tetapkan-psbb-di-jakarta-1t92CDVN4X1


    *Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id