[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Bank Kehabisan Uang Penyebab Mudik Dilarang? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 06 Mei 2021 14:07 WIB
    [Cek Fakta] Bank Kehabisan Uang Penyebab Mudik Dilarang? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook



    Beredar sebuah narasi penyebab larangan mudik Lebaran tahun ini. Dalam narasinya disebutkan, larangan mudik untuk menghindari masyarakat menarik uangnya dari bank.

    Akun facebook Devi Almahera membagikan narasi ini pada 3 Mei 2021. Dalam narasinya disebutkan, bank tidak memiliki uang yang bisa ditarik oleh masyarakat. Berikut narasi lengkapnya.
     

    "Kenapa Dilarang Mudik, Ini Sebabnya: Apakah Perbankan Ada Dokunya? Kalau Rakyat tetap Pada Mudik Niscaya Banyak Yang Menarik Doku Tabungannya. Padahal Kondisi Keuangan Di BANK Dalam Keadaan  Mengkhawatirkan. Jadi Sebisa Mungkin Untuk Menekan Penarikan Tabungan. 
    Salah Satunya MELARANG MUDIK. Jakarta Jumlah Pemudik Min 10 Jt, Tabungan Min Rp.5 Jt+Rp.5 T & Belum Termasuk Yang Di Daerah> Berapa Doku Yang Ditarik Rakyat Di Bank Di +62?
    #Paling Tidak Min Rp.50 T. Ada Doku Di Bank? 
    Ayo Berpikir Sehat"


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim larangan mudik karena bank kehabinsa cadangan uang adalah salah. Faktanya, larangan mudik untuk menekan penyebaran Covid-19.

     



    Dilansir republika.co.id, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut keputusan pemerintah atas larangan mudik Lebaran merupakan pilihan yang strategis. 

    Doni memaparkan, berkaca dari pengalaman masa libur panjang selama pandemi Covid-19, pasti akan diikuti dengan kenaikan kasus aktif dan juga akan diikuti dengan bertambahnya angka kematian. Hal tersebut tampak dari masa libur Lebaran Idul Fitri tahun 2020, kemudian libur panjang pada bulan Agustus, sampai dengan libur Natal dan Tahun Baru. 

    Doni memaparkan variasi angka kematian antara 46-75 persen. Demikian juga diikuti dengan kasus aktif Covid-19 dari posisi sekitar 70-116 persen.

    Disamping itu, Doni menjelaskan kenaikan angka positif pada masa liburan tahun lalu, diikuti angka kematian harian yang juga sangat tinggi, yakni lebih dari 250 orang per hari. 

    [Cek Fakta] Bank Kehabisan Uang Penyebab Mudik Dilarang? Ini Faktanya

    Adapun alasan larangan mudik untuk menghindari penarikan uang masyarakat di bank tidak bisa dibenarkan. Dilansir dari medcom.id, pemerintah justru mendorong konsumsi masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional tahun ini.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) akan diselenggarakan selama lima hari mulai H-10 sampai dengan H-6 menjelang Idulfitri. Pemerintah akan memberikan subsidi biaya ongkos kirim (ongkir) gratis.

    Pemerintah berupaya untuk mengoptimalkan peningkatan konsumsi pada Ramadan dan Idulfitri 2021. Salah satunya adalah dengan mewajibkan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan.

    [Cek Fakta] Bank Kehabisan Uang Penyebab Mudik Dilarang? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim larangan mudik karena bank kehabinsa cadangan uang adalah salah. Faktanya, larangan mudik untuk menekan penyebaran Covid-19.

    Informasi ini jenis hoaks fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
    [Cek Fakta] Bank Kehabisan Uang Penyebab Mudik Dilarang? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://m.medcom.id/ekonomi/makro/8kolAjlK-pengumuman-pemerintah-tebar-gratis-ongkir-saat-gelar-harbolnas-ramadan
    2.https://www.republika.co.id/berita/qsmcuk428/doni-keputusan-larangan-mudik-adalah-pilihan-strategis
    3.https://archive.fo/vuY2m


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id