Kenapa Gamer Harus Pasang SSD di PC Gaming?

    Cahyandaru Kuncorojati - 06 Mei 2019 16:12 WIB
    Kenapa Gamer Harus Pasang SSD di PC Gaming?
    Perangkat M.2 PCIe NVMe SSD.
    Jakarta: Berkembangnya teknologi juga membuat konten seperti game juga ikut berkembang, menyajikan gameplay yang semakin menarik dengan grafis yang terasa semakin nyata.

    Di balik pengalaman terbaik dari sebuah game, tentunya ukuran data juga semakin besar. Semakin banyak elemen data yang dibutuhkan untuk membangun game tersebut.
    Pengaruhnya kepada gamer tentu saja harus menyiapkan memori penyimpanan yang lebih besar lagi di perangkat gaming seperti PC atau laptop. Solusinya menggunakan HDD (Hard Disk Drive).

    Namun, sekadar memiliki kapasitas penyimpanan yang besar saja tidak bisa meningkatkan performa PC atau laptop. Satu lagi jenis perangkat penyimpanan data yang bisa mendongkrak performa PC atau laptop adalah SSD (Solid State Drive).

    Dari sisi harga, harus diakui bahwa HDD dan SSD memiliki harga yang cukup besar selisihnya di pasar. Tidak percaya? Coba bandingkan harga HDD dan SSD, misalnya buatan Western Digital, dengan kapasitas yang sama yaitu 1TB di internet. Pasti harga HDD jauh lebih murah.

    Padahal, SSD tidak sekadar menawarkan kapasitas penyimpana data saja. Dari berbagai informasi yang dihimpun Medcom.id, perangkat SSD secara teknis memiliki performa kecepatan tulis dan baca yang lebih cepat dibandingkan HDD.

    Apa dampaknya terhadap performa PC atau laptop yang menggunakannya? Kemampuan PC atau laptop yang menggunakan SSD akan terasa lebih cepat alias tidak lemot. Misalnya saat prosesor booting atau masuk Windows ketika baru menyala atau saat menjalankan software terutama game.

    Pengalaman ini didapatkan karena SSD memiliki kemampuan membaca data lebih cepat sehingga proses di PC atau laptop lebih cepat. Syaratnya data sistem operasi, software, dan game disimpan di dalam SSD tersebut.

    Kenapa Gamer Harus Pasang SSD di PC Gaming?

    Meskipun sebuah HDD mengklaim memiliki kecepatan tulis dan baca yang cepat tapi semuanya bergantung pada piringan disk yang berputar di dalamnya. Saat usianya bertambah maka sangat mungkin kecepatan piringan disk berputar semakin melambat.

    Bayangkan saat teman Anda sudah online mengajak bermain game bersama tapi Anda masih harus menunggu proses booting yang lama. Saat booting selesai dan masuk ke Windows, Anda juga harus merasakan lemot saat baru menjalankan launcher game, misalnya Steam atau Uplay.

    Pengalaman kedua paling terasa saat berada di dalam game. Biasanya game akan memiliki banyak proses loading di dalamnya. Misalnya, saat baru masuk ke dalam game dan loading game sebelum grafis gameplay disajikan.

    Belum lagi proses loading di dalam game misalnya, saat masuk ke dalam ruangan atau beralih dari gameplay ke video CGI di tengah cerita game tersebut. Seluruh pengalaman ini dirasakan oleh Medcom.id saat menjajal Western Digital merilis WD Black SN750 1TB jenis NVMe SSD.

    Kemudian, mana yang lebih kencang antara SSD 2,5 inci dan NVMe SSD? Dari bentuknya, NVMe SSD memiliki bentuk ramping karena merupakan flash memory, sementara SSD 2,5 inci masih lebih tebal meksi tidak setebal HDD 3,5 inci.

    SSD 2,5 inci terhubung ke PC menggunakan port SATA III sementara NVMe SSD menggunakan interface M.2 PCIe. Dikutip dari situs Velocity Micro, kecepatan baca/tulis SSD lewat SATA III sekitar 530/500MBps, sementara NVMe SSD menggunakan M.2 PCIe bisa mencapai 3500MBps.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id