Tips & Trik

    5 Penyebab Laptop Cepat Panas

    Cahyandaru Kuncorojati - 08 Juli 2020 08:10 WIB
    5 Penyebab Laptop Cepat Panas
    Ilustrasi.
    Jakarta: Laptop adalah perangkat komputasi paling diandalkan. Saat ini laptop sudah didesain untuk semakin canggih dengan bodinya yang tipis. Konsumsi daya atau baterai yang dibuat semakin hemat juga hadir dengan sistem pendingin yang baik.

    Jadi seharusnya laptop tidak akan terasa panas berada di atas pangkuan paha Anda maupun di telapak tangan yang menempel di atas keyboard. Apabila laptop terasa panas artinya ada yang tidak beres dengan perangkat Anda.

    Berikut ini Medcom.id sudah merangkum sembilan kondisi yang mungkin menyebabkan laptop menjadi terlalu panas alias overheating.
     

    1. Lubang ventilasi (exhaust) yang tersumbat

    Setiap laptop memiliki lubang pembuangan udara panas, lokasinya berbeda-beda.Kebanyakan laptop menaruh lubang ventilasi ini di sisi samping. Lubang ini terhubung dnegan sistem pendingin.

    Seiring waktu penggunaan biasanya akan mulai ada debu yang melekat di bagian lubang ventilasi. Hal ini bisa menandakan sistem pendingin di dalam laptop mulai menumpuk debu yang berasal dari tempat menyimpan laptop atau lokasi biasa menggunakannya.
     

    2. Suhu ruangan

    Apabila Anda menggunakan laptop untuk bekerja di dalam kafe atau pusat perbelanjaan mungkin suhu panas laptop tidak akan terasa karena suhu ruangan cukup dingin.

    Namun saat Anda bekerja di ruangan terbuka maka suhu ruangan di sekitar bisa ikut menjadi penyebab suhu laptop semakin panas. Makanya selalu mempertimbangkan posisi Anda menggunakan laptop.
     

    3. Posisi menggunakan laptop yang salah

    Posisi menggunakan laptop juga bisa mengakibatkan suhu laptop menjadi panas. Misalnya, Anda menggunakan laptop di atas selimut yang berakibat lubang ventilasi perangkat menjadi terhalang.

    Kondisi lain, Anda menggunakan laptop di ruang yang sempit sehingga udara panas yang keluar dari ventilasi membuat suhu di sekitar laptop menjadi panas.
     

    4. Masalah di komponen bagian dalam laptop

    Kipas di sistem pendingin seiring waktu juga bisa mengalami masalah. Hal ini diakibatkan oleh debu yang sudah sangat menumpuk sehingga kipas tidak bisa berputar atau komponen penghantar listrik yang sudah tidak bekerja optimal sehingga kipas menjadi lemah.
     

    5. Performa laptop terlalu di pacu

    Pengguna juga harus sedikit memahami spesifikasi laptop jadi Anda tidak akan memasang aplikasi atau software yang tidak kompatibel atau tidak optimal saat dijalankan di laptop tersebut.

    Memaksa laptop untuk bekerja lebih keras juga ikut mengakibat suhu panas di perangkat. Apabila dilakukan dalam jangka waktu lama, maka komponen di laptop bisa menjadi lemah dan mengalami kerusakan.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id