3 Upaya Adaptasi Manajemen Perusahaan Secara Digital

    Cahyandaru Kuncorojati - 21 September 2020 08:42 WIB
    3 Upaya Adaptasi Manajemen Perusahaan Secara Digital
    Ilustrasi.
    Jakarta: Indonesia sedang dihadapi dengan tantangan dan ketidakpastian akibat pandemi yang terus bergejolak.

    Beradaptasi kepada gaya hidup digital menjadi salah satu upaya untuk menghadapi kenormalan baru yang dilakukan oleh masyarakat agar tetap dapat melanjutkan kesehariannya. Termasuk di antaranya adalah bagaimana sebuah perusahaan mengelola cara kerja dan koordinasi secara digital.

    Berdasarkan hasil penelitian Deloitte dalam laporan The Digital Workplace, organisasi dengan jaringan sosial online yang kuat 7 persen lebih produktif daripada yang tidak, dengan 64,8 persen dari total populasi 264 juta penduduk Indonesia sudah terkoneksi internet, tren ini sejalan dengan peluang untuk melihat bahwa Covid-19 bukan hanya pandemi, melainkan akselerator modernisasi dan digitalisasi. 
     
    Seperti apa sebenarnya akselerator kerja pasca COVID-19, dan bagaimana perusahaan dapat menyeimbangkan ketangkasan dan produktivitas selama situasi ini?
     
    Menurut Lark, ada 3 upaya yang dapat dilakukan sebuah perusahaan untuk tetap menjaga efektivitas kerja dalam fase tatanan baru: 
     
    1. Mengimbangi Kapasitas Tenaga Kerja  
    Keamanan dan kesehatan karyawan menjadi prioritas utama dalam menghadapi pandemi. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2020 tentang pengaturan jam kerja pada masa adaptasi kebiasaan baru.

    Setelahnya, banyak perusahaan mulai menerapkan penyusunan dan penerapan pengaturan jam bekerja dengan membagi beberapa shift untuk mengimbangi kapasitas jumlah karyawan yang bekerja di kantor.

    Maka dari itu, memilih cara pengelolaan yang tepat penting untuk menjaga efektifikas perusahan, dengan meminimalisir kepentingan bertemu tatap muka. 
     
    Adaptasi penggunaan platform yang mampu menjadi pusat kontrol yang memungkinkan tahap kerja terotomasi seperti persetujuan, alur kerja, pengeluaran, dan data kehadiran dapat diintegrasikan dengan fitur Approval dan Attendance akan sangat membantu sistem kerja suatu perusahaan.
     
    2. Terus Meningkatkan Pengetahuaan Tim
    Dengan adaptasi gaya hidup digital dan bekerja jarak jauh, perusahaan harus tetap menjaga kesempatan karyawan dalam meningkatkan pengetahuaan dan ketrampilan sebuah tim.

    Webinar, virtual talkshow, dan virtual workshop, menjadi salah satu yang sedang populer saat ini dikalangan masyarakat sebagai sarana untuk membagi edukasi dan konten informatif secara virtual.

    Konferensi video, adalah fitur pendukung yang penting untuk melakukannya. Fitur ini tidak hanya dapat mengganti peran meeting yang biasa dilakukan secara face-to-face, namun juga menyediakan inovasi baru bagi masyarakat untuk bangkit ditengah pandemi. 
     
    3. Membangun Efisiensi Baru Melalui Teknologi
    Komunikasi antar karyawan adalah salah satu hal yang seringkali menjadi kendala, terutama bagi perusahaan dengan karyawan skala besar. Contohnya Diamond Food Indonesia dengan lebih dari 7000 karyawan menjaga komunikasi dan kolaborasi bekerja di masa pandemi ini dengan membangun efisiensi baru melalui teknologi digital.

    Melalui mitra Weefer, Diamond Food Indonesia mengimplementasikan Lark dalam manajemen pekerjaan dan menyatukan komunikasi di seluruh organisasi dengan satu platform, menghindari kebutuhan akan platform komunikasi mandiri sehingga meningkatkan keamanan dalam berokomunikasi dan bertukar data.

    "Jika kita selalu berdiam diri tanpa melakukan adaptasi terhadap perubahan, maka dapat dipastikan usaha yang kita kerjakan dapat dengan mudah digantikan oleh yang lain. Kemampuan adaptasi juga perlu didukung oleh komunikasi yang efektif," kata Suryanto Lee, Senior Professional Service Consultant Lark.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id