Review Prosesor

    Begini Performa Prosesor Intel Core i9-10900K

    Cahyandaru Kuncorojati - 03 Juli 2020 21:53 WIB
    Begini Performa Prosesor Intel Core i9-10900K
    Intel Core i9-10900K.
    Jakarta: Di bulan April lalu, Intel merilis jajaran prosesor desktop Intel Core Generasi ke-10, di antaranya ada seri tertinggi yaitu Intel Core i9-10900K. Performanya diklaim bisa mencapai 5,3Ghz dengan fitur Intel Thermal Velocity Boost.

    Intel sendiri menyediakan beberapa fitur untuk meningkatkan performanya secara manual maupun otomatis. Jadi kalangan enthusiast maupun yang baru mempelajari proses overclocking bisa memacu performa prosesor ini. Prosesor ini juga merupakan versi unlocked.

    Di kecepatan base clock Intel Core i9-10900K berjalan di 3,7GHz. Saat fitur peningkat performa otomatis Intel Turbo Boost Max Technology 3.0 diaktifkan, mereka mengklaim performanya bisa menyentuh 5,2Ghz. TDP yang tercantum menurut Intel adalah 125W.

    Begini Performa Prosesor Intel Core i9-10900K

    Prosesor Intel Core i9-10900K masih tetap mendukung PCIe 3.0, tapi tidak PCIe 4.0 yang sudah dipopulerkan oleh kompetitornya. Dia juga mendukung memory atau RAM di konfigurasi dual-channel DDR4 2933MHz. Menyoal fabrikasi, prosesor ini diciptakan lewat teknologi 14nm.

    BACA: Menjajal Performa Prosesor Intel Core i9-9900K

    Jadi secara fabrikasi sebenarnya Intel Core i9-10900K masih tidak berbeda dengan Core i9-9900K yang pernah kami ulas. Hal ini membuat kami penasaran untuk membandingkan dengan performa kompetitornya. Sayangnya kami belum berkesempatan menjajal kompetitornya di AMD.

    Begini Performa Prosesor Intel Core i9-10900K

    Prosesor ini hadir dengan spesifikasi 10-core/20-threads, penambahan dua core dari Intel Core i9-9900K. Apabila mengaktifkan Intel Thermal Velocity Boost single core di sini diklaim bisa melaju di 5,3Ghz dan 4,9 di semua core. Selain peningkatan performa, prosesor ini juga sudah terintegrasi ke modem Intel WiFi 6.

    Bagaimana Performanya?
    Kami menguji performa Intel Core i9-10900K tanpa mengaktifkan mode overclock atau fitur serupa. Hal ini bertujuan untuk melihat performa bawaan dari prosesor, tentunya di mode overclock performanya akan berbeda-beda tergantung kemampuan penggunanya menemukan konfigurasi yang tepat.

    Sayangnya, prosesor Intel Core Generasi ke-10 hadir dengan soket terbaru yaitu LGA1200 bukan LGA1151. Artinya pengguna harus menggunakan motherboard baru. Intel masihi tidak menyediakan kipas pendingin bawaan.

    Kami menemukan bahwa kipas pendingin yang digunakan pada soket Intel GA 1151 masih tetap kompatibel dengan prosesor ini meskipun soketnya berbeda. Prosesor Intel Core i9-10900K sendiri dibanderol mulai dari Rp9,4 juta berdasarkan pantauan di e-commerce Tanah Air sementara Core i9-9900K sekarang sudah di kisaran Rp8 juta.

    Medcom.id menguji Intel Core i9-10900K menggunakan motherboard baru yaitu Asus ROG Maximus XII Extreme tanpa mengaktifkan fitur overclocking. Sistem pendinginnya menggunakan Noctua Chromax Black NH-U12S.
     
      Testbed Medcom.id
    Prosesor  Intel Core i9-9900K, AMD Ryzen 7 3700X
    Motherboard  ASUS TUF Z390 Plus Gaming, ASUS ROG Strix X570-E Gaming
    RAM  HyperX Fury DDR4 3200MHz 16GB (2x8GB)
    VGA  ASUS ROG Strix RTX 2060 Gaming 6G OC, Sapphire Pulse RX 5700 XT 8G
    Pendingin  Noctua NH-L12S, Noctua NH-L9x65
    Storage Western Digital Black SN750 1TB, Lexar NM500 512GB
    PSU  Corsair RM 850X
    Monitor  ASUS ROG Swift PG258Q
    Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
    Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
    Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
    Headset Corsair HS60, Corsair HS70

    Sisanya menggunakan testbed yang dimiliki, yaitu HyperX Fury DDR4 RAM 16GB (2x 8GB) dan Asus ROG Strix RTX 2060 Gaming 6G OC. Di pengujian pertama kami menggunakan beberapa aplikasi dan membandingkan dengan Intel Core i9-9900K yang pernah kami ulas.

    Berdasarkan hasil skor yang dicatat, Intel Core i9-10900K benar-benar menyajikan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya meskipun sama-sama fabrikasi 14nm.
     
    Prosesor  PCMark 10 
     
    3DMark Fire Strike
     
    Cinebench R20 single-core
     
    Cinebench R20 multi-core
     
    Intel Core i9-10900K 7322 18656 514 6147
    Intel Core i9-9900K 6900 18792 485 4335

    Perbandingan serupa juga kami lakukan pada performa bermain game di resolusi 1920x1080. Game Assassin's Creed kami pasang di kualiast grafis Ultra High dan Gears 5 serta World War Z di kualitas grafis Ultra. Terlihat performanya masih tetap tinggi dengan selisih fps cukup besar di beberapa game.
     
    Prosesor Assassin's Creed Odyssey
    (min/max/average)
     
    World War Z
    (min/max/average)
     
    Gears 5 
    (average)
     
    Intel Core i9-10900K 33/124/60fps 123/240/163 fps 85fps
    Intel Core i9-9900K 33/106/61fps 100/175/123fps 82fps

    Kesimpulan
    Intel Core i9-10900K masih menyajikan performa gaming tinggi yang menjanjikan dengan peningkatan dari generasi sebelumnya yang signifikan. Sayangnya kami tidak bisa membandingkankannya dengan kompetitor yang sekelas.

    Kekurangan yang tersedia mungkin prosesor ini masih belum menyediakan dukungan PCIe 4.0 yang jelas memiliki bandwidth kecepatan transfer data lebih besar dan kencang. Di sisi harganya, Intel Core i9-10900K sebetulnya masih lebih murah dari kompetitor yang rentang harganya menyentuh Rp12 juta.
     
    9.5
    Intel Core i9-10900K
    Plus
    • Performa memuaskan 
    Minus
    • Belum mendukung PCIe 4.0

     

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id