Menjajal Performa Prosesor Intel Core i9-9900K

    Cahyandaru Kuncorojati - 13 Desember 2019 17:48 WIB
    Menjajal Performa Prosesor Intel Core i9-9900K
    Intel Core i9-9900K.
    Jakarta: Di awal tahun ini Intel membuat kompetisi prosesor desktop agak memanas. Pertama kalinya mereka merilis prosesor Intel Core Generasi ke-9 dengan varian SKU Core i9 sebagai yang tertinggi, bukan lagi Core i7.

    Tentu saja langkah ini segera mendapat pesaing dari AMD yang merespon dengan merilis AMD Ryzen 3000 Series dengan varian tertingginya adalah Ryzen 9. Sayangnya, Medcom.id baru berkesempatan menjajal milik Intel saja, sementara punya AMD belom sampai ke meja redaksi kanal Teknologi.

    Saat dirilis pada akhir 2018, Intel Core i9-9900K sempat diklaim oleh Intel sebagai prosesor tercepat yang dibutuhkan oleh gamer dan kreator konten. Meskipun begitu, prosesor ini dibuat tidak dengan teknologi yang benar-benar baru.

    Misalnya, Intel Core i9-9900K diciptakan dengan fabrikasi 14nm dan belum 10nm. Hal ini membuat AMD berhasil melampaui Intel. Fabrikasi berbasis 14nm sendiri sudah dipakai Intel sejak tahun 2014.

    Intel Core i9-9900K tetap mempunya daya tarik. Prosesor ini menyajikan kemampuan dari 8-core/16-thread dengan kemampuan yang bisa dipacu lewat overclocking hingga menyentuh 5GHz di masing-masing core.

    Menjajal Performa Prosesor Intel Core i9-9900K

    Embel huruf K di nama prosesor ini menandakan bahwa Intel Core i9-9900K mendukung overclocking. Dalam pengujian yang Medcom.id lakukan, prosesor ini dalam mode default untuk melihat performa bawaannya.

    Di bagian graphic integrated, prosesor ini dibekali Intel UHD Graphics 630 yang sebetulnya sudah ada di prosesor Intel Generasi ke-8. Intel sendiri memasukan Core i9-9900K ke dalam keluarga prosesor Coffee Lake Refresh yang artinya masih membawa unsur dari keluarga Coffee Lake.

    Bagaimana Performanya?
    Prosesor Intel Core i9-9900K kami uji tanpa overclocking. Jadi bisa memberikan gambaran performa bawaannya bagi calon konsumen yang mungkin belum memahami proses kegiatan overclocking.

    Perlu dicatat bahwa prosesor yang diterima Medcom.id adalah versi engineering sample sehingga performanya mungkin berbeda dari versi ritel. Performanya juga masih bisa berbeda di tiap penggunanya karena menggunakan testbed yang juga berbeda.

    Intel Core i9-9900K hadir dengan tanpa reference cooler. Jadi penggunanya harus siap menyediakan sistem pendingin sendiri. Harga prosesor ini saat dirilis ada di angka Rp9 juta, cukup mahal.

    Prosesor ini dipasag pada testbed milik Medcom.id, mulai dari pendingin Noctua NH-L12S, motherboard ASUSTUF Z390 Plus Gaming, RAM 16GB (2x 8GB) HyperX Fury DDR4 3200MHz, dan ASUS ROG Strix GeForce RTX 2060 Gaming 6G OC.
     
      Testbed Medcom.id
    Prosesor  Intel Core i9-9900K, AMD Ryzen 7 3700X
    Motherboard  ASUS TUF Z390 Plus Gaming, ASUS ROG Strix X570-E Gaming
    RAM  HyperX Fury DDR4 3200MHz (2x8GB)
    VGA  ASUS ROG Strix RTX 2060 Gaming 6G OC, Sapphire Pulse RX 5700 XT 8G
    Pendingin  Noctua NH-L12S, Noctua NH-L9x65
    Storage WD Black SN750 1TB, Lexar NM500 512GB, Seagate Barracuda 8TB
    PSU  Corsair RM 850X
    Monitor  ASUS ROG Swift PG258Q
    Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
    Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
    Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
    Headset Corsair HS60, Corsair HS70

    Pengujian pertama pada prosesor Intel Core i3-9100F dilakukan menggunakan beberapa software benchmark untuk melihat performa komputasinya. Performanya harus diakui sangat tinggi dan memuaskan.
     
    PENGUJIAN PCMark 10 3DMark Fire Strike Cinebench R20 single Cinebench R20 multi
    SKOR 6900 18792 485 4335

    Berbekal kartu grafis yang tadi disebutkan, Intel Core i9-9900K kami ajak bermain game di resolusi Ultra atau paling tinggi dengan resolusi 1920x1080. Ketiga game yang dimainkan adalah Assassin's Creed Odyssey, World War Z, dan Gears 5.

    Berkat dukungan Intel Core i9-9900K ketiga game tersebut mampu menyajikan frame rate yang sangat tinggi di angka rata-rata. Semuanya bisa menyentuh 60fps atau lebih.

    Menjajal Performa Prosesor Intel Core i9-9900K

    Kesimpulan
    Meskipun Intel Core i9-9900K menggunakan fabrikasi lama dan merupakan versi refresh dari generasi sebelumnya dengan clock speed yang dibuat lebih tinggi ternyata performa masih memuaskan.

    Sayangnya, prosesor yang diklaim tertinggi saat dirilis oleh Intel tidak hadir dengan sistem pendingin bawaan. Harganya yang tergolong lebih mahal dari kompetitor dan absennya sistem pendingin dalam paket penjualan membuat calon penggunanya harus menguras tabungannya
     
     
    Intel Core i9-9900K
    Plus
    • Performa memuaskan
    • Mendukung overclocking hingga 5Ghz
    Minus
    • Harga tinggi
    • Tidak tersedia sistem pendingin bawaan




    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id