Corsair Nightsword RGB, Kompetitif dan Presisi

    Cahyandaru Kuncorojati - 12 Juli 2019 20:03 WIB
    Corsair Nightsword RGB, Kompetitif dan Presisi
    Corsair Nightsword RGB.
    Jakarta: Corsair beberapa waktu lalu telah merilis produk terbarunya dari segmen mouse gaming. Corsair memperkenalkan Nightsword RGB yang menawarkan fitur utama yaitu opsi untuk mengkustomisasi bobot.

    Di kalangan gamer, biasanya perdebatan mengenai bobot sebuah mouse gaming. Sebagian gamer beranggapan bahwa bobot mouse gaming yang ringan terasa kurang nyaman di genggaman, bahkan tidak segan meanggap kualitasnya jelek. Padahal bobot ini dimaksud untuk memberikan pengalaman bermain yang nyaman.

    Misalnya di game FPS (First Person Shooter) di mana bobot mouse gaming bisa berpengaruh terhadap kemampuan gamer membidik senjata yang ada di dalam game. Bobot tersebut bisa berpengaruh terhadap kemampuan gamer mengatasi recoil dari senjata yang digunakan.

    Hal ini yang disasar oleh Corsair Nightsword RGB, meskipun dalam di situs resminya disebutkan bahwa mouse gaming ini juga mendukung game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena). Hal tersebut mungkin didukung dari jumlah tombol yang banyak dan mendukung fungsi fly-button makro serta profil.

     

    Desain Mirip Dark Core RGB SE

    Desainnya masih serupa dengan Corsair Dark Core RGB SE. Hal ini dirasakan dari posisi tombol, glide pads sebagai tumpuan jempol, dan bentul punggungnya yang menonjol sehingga pas untuk gamer dengan tangan yang besar atau jemari panjang.

    Corsair Nightsword RGB, Kompetitif dan Presisi

    Corsair Nightsword RGB memiliki delapan tombol programable button yang dikustomisasi fungsinya termasuk fitur macro di Corsair iCUE. Setiap bagian yang memiliki LED RGB juga bisa dikustomisasi dengan warna masing-masing.

    Di bagian sisi kiri dengan grip jempol terdapat tiga LED yang berfungsi sebagai tiga profile yang diaktifkan lewat fly-button di dekat wheel scroller. Fungsi lainnya, indikator DPI yang dipilih lewat DPI up/button di sebelah kiri.

    Medcom.id mengingat betul kombinasi fungsi dan posisi ini serupa dengan Corsair Dark Core RGB SE. Di tambah tombol di sebelah LED indikator dan forward/backward button yaitu sniper button. Fungsi sniper button adalah untuk menyedikan pergerakan kursor pada DPI sangat rendah.

    Corsair Nightsword RGB, Kompetitif dan Presisi

    Jadi fungsi sniper button sebagai tombol pintas saat di game FPS. DPI terendah akan terus aktif selama sniper button ditekan, tidak perlu menggunakan tombol DPI button.

     

    Kustomisasi DPI Sangat Akurat

    Medcom.id kemudian menggunakan Corsair Nightsword RGB untuk diuji menggunakan testbed milik redaksi kanal Teknologi Medcom.id. Kemampuan mouse gaming ini tergolong sangat memuaskan. DPI yang disediakan memiliki rentang maksimal hingga 18.000 DPI dan bisa dikustomisasi lewat Corsair iCUE.

    Corsair Nightsword RGB memiliki on-board memory sehingga bisa menyimpan tiga profile kustomisasi DPI dan LED RGB. Semuanya bisa diaktifkan langsung menggunakan DPI button dan Profile button di tengah game yang berlangsung.

    Corsair Nightsword RGB, Kompetitif dan Presisi

    Tombol yang tersedia menggunakan switch buatan Omron. Sensornya menggunakan sensor optik PMW3391. Medcom.id mengakui bahwa perbedaan tiap digit DPI yang diatur sangat terasa perbedaannya. Medcom.id mengakui Corsair Nightsword RGB sangat pas untuk game FPS.

     

    Aksesoris Pemberat Mouse dan Sensor Berat

    Kini masuk ke fitur utamanya yaitu kemampuan untuk mengatur bobot mouse gaming sesuai selera. Seperti yang dijelaskan di awal, bobot mouse gaming dianggap faktor penting pendukung gaya permainan gamer di game FPS.

    Corsair Nightsword RGB hadir dengan sebuah kotak yang berisi enam pemberat dengan pembagian tiga buah pemberat berbobot 4,5 gram dan sisanya 2,8 gram. Pengguna mouse gaming ini bisa menciptakan bobot yang mereka inginkan dan nyaman menurutnya.

    Corsair Nightsword RGB, Kompetitif dan Presisi

    Untuk membadakannya, pemberat yang tidak memiliki lubang di tengahnya adalah yang memiliki bobot lebih berat. Aksesoris pemberat ini di pasang di bagian bawah mouse mengelilingi sensor optik. Pengguna diberi kebebasan untuk mengatur posisi pemberat sehingga bisa menciptakan bobot yang berbeda, apakah lebih berat di sisi kanan atau kiri dan depan atau belakang.

    Perlu diketahui bahwa di balik slot untuk memasang pemberat terdapat sensor yang secara real time bisa membaca bobot yang dihasilkan. Informasi tersebut bisa dilihat di software Corsair iCUE. Di sini juga tersedia kolom untuk memasukkan bobot secara manual, dan sensor akan memberikan posisi susunan pemberat untuk memenuhi input.

    Corsair Nightsword RGB, Kompetitif dan Presisi

    Sebagai pelengkap, sensor Corsair Nightsword RGB juga mendukung fitur kalibrasi sensitivitas sensor berdasarkan jenis material permukaan mousepad. Fitur ini melengkapi kebutuhan gamer yang sangat control freak.

    Kesimpulan
    Corsair Nightsword RGB diakui memiliki desain yang tidak sepenuhnya baru atau masih terinspirasi dari produk Corsair yang lain. Meskipun demikian, fitur yang melekat di desain tersebut sebetulnya tergolong bagus.

    Sebagai tambahan untuk mendukung kustomisasi kontrol dan performa Corsair Nightsword RGB ditawarkan fitur untuk kustomisasi bobotnya. Melihat seluruh fiturnya sebetulnya mouse gaming ini sangat pas untuk gamer FPS.

    Corsair Nightsword RGB disitus resminya dibanderol pada harga kisaran mulai dari Rp1,1 juta. Harganya masih kompetitif, dan kami yakin meyakini gamer FPS profesional mungkin membutuhkan fitur andalan dari Corsair Nightsword RGB.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id