comscore

Review ASUS ZenWatch 2, Apakah Anda Butuh Arloji Pintar?

Insaf Albert Tarigan - 27 Juni 2016 12:53 WIB
Review ASUS ZenWatch 2, Apakah Anda Butuh Arloji Pintar?
ASUS menghadirkan ZenWatch 2 di Indonesia dengan harga Rp2 jutaan. (Riandanu Madi Utomo/MTVN)
medcom.id, Jakarta: Telah banyak ulasan mengenai arloji pintar ASUS ZenWatch 2 sejak kehadirannya di Indonesia pada awal April lalu. Meski demikian, masih sering orang bertanya, “apakah saya membutuhkan arloji pintar?”

Saya termasuk orang yang sejak awal tak berminat membeli arloji pintar. Alasannya sederhana: saya merasa enggak butuh karena fungsinya “hanya” menampilkan notifikasi ponsel, dan (karena itu pula) harganya --kebanyakan sekitar Rp5 jutaan-- jadi terasa mahal.
Agar konteksnya lebih jelas, arloji pintar yang kita bicarakan adalah yang menjalankan sistem operasi Android Wear atau WatchOS. Popularitas arloji pintar mulai merangkak sejak Google memperkenalkan sistem operasi Android Wear pada acara Google I/O 2014, berbarengan dengan jam tangan LG G Watch dan Samsung Gear Live. Tak lama berselang, Apple menyusul dengan mengumumkan Apple Watch kepada dunia.

Review ASUS ZenWatch 2, Apakah Anda Butuh Arloji Pintar?

Persepsi saya terhadap arloji pintar perlahan berubah karena mengenalnya lebih dekat melalui ASUS ZenWatch 2. Saya mulai menggunakan perangkat ini sejak dua bulan lalu hingga sekarang.

Seperti jam tangan biasa, saya menggunakan ZenWatch 2 secara terus-menerus, kecuali saat mandi, tidur atau harus mengisi ulang baterainya. Tujuannya, saya ingin membuatnya sebagai bagian dari kehidupan normal sehari-hari --layaknya ponsel-- sehingga bisa merasakan bedanya dengan arloji konvensional yang sebelumnya saya gunakan.

Dengan kata lain, saya tak ingin memperlakukannya sebagai perhiasan, aksesori untuk ke pesta dan acara khusus atau sekadar gaya-gayaan.

Beberapa teman langsung menyadari keberadaan ZenWatch 2 di tangan saya ketika mereka pertama kali melihatnya, dan sebagian besar berkomentar: “bagus jamnya” lalu dilanjutkan dengan “berapa duit”.

ASUS Indonesia kebetulan mengirimkan ZenWatch 2 Wren, Metal Strap, Silver –seharga Rp2,9 juta-- yang sebenarnya dirancang untuk perempuan. Namun, saya menganggap arloji ini juga cocok untuk laki-laki. Ukurannya yang relatif tebal justru membuat seri ZenWatch 2 Wren terlihat tidak bagus di tangan perempuan, utamanya yang tangannya agak mungil.

Review ASUS ZenWatch 2, Apakah Anda Butuh Arloji Pintar?

Menurut saya, pekerjaan rumah ASUS selanjutnya adalah membuat ZenWatch lebih tipis agar kelihatan tak terlalu menonjol di pergelangan tangan. Kedua, bezel-nya terlihat terlalu lebar.

Dalam pemakaian selama dua bulan ini, fungsi ZenWatch 2 yang menurut saya paling penting adalah pencatat gerakan, notifikasi telepon dan WhatsApp serta pengingat agenda.

Fungsi notifikasi sekilas tampak biasa-biasa saja. Namun, ia ternyata sangat penting dalam keseharian saya. Notifikasi telepon dan WhatsApp, misalnya, membuat saya jadi tak perlu buru-buru mengeluarkan ponsel dari saku ketika menerima pesan WhatsApp atau telepon.

Dengan demikian, konsentrasi tak terganggu tatkala sedang mengemudi sepeda motor, mobil atau mendengarkan presentasi orang dalam suatu rapat penting. Sangat menjengkelkan bukan, jika Anda menepi saat berkendara untuk menerima telepon, dan ternyata telepon itu berasal dari telemarketing?

Anda pasti tahu, sangat tak menyenangkan melihat orang mengutak-atik ponsel ketika Anda sedang bicara atau presentasi. Notifikasi yang juga tak kalah penting adalah e-mail, walaupun ZenWatch 2 tak memungkinkan kita menuliskan balasan.

Review ASUS ZenWatch 2, Apakah Anda Butuh Arloji Pintar?

Saya menyukai pencatat gerakan karena selalu mengingatkan untuk tak terlalu banyak menghabiskan hari dengan duduk, demi kesehatan pinggang. Selain itu, melalui aplikasi Google Maps, Anda dapat menjadikan ZenWatch 2 sebagai panduan ketika di jalan.

Khusus untuk kita di Indonesia, ZenWatch 2 sangat menarik karena harganya relatif paling murah dibanding para pesaingnya. 


Tiap orang memiliki kebutuhan berbeda-beda. Meski begitu, ZenWatch 2 setidaknya bisa memenuhi 3 syarat utama bagi calon konsumennya: desain atraktif, berfungsi dengan lancar, dan bisa memudahkan pengguna dalam hal tertentu. Khusus untuk kita di Indonesia, ZenWatch 2 sangat menarik karena harganya relatif paling murah dibanding para pesaingnya. Dugaan saya, faktor ini akan membuat ZenWatch 2 mendominasi pasar arloji pintar di Tanah Air. 

Sebenarnya, masih banyak aplikasi pihak ketiga yang bisa diunduh ke ZenWatch 2. Namun, saya lebih puas menggunakannya langsung di ponsel daripada di arloji.

Menurut saya, kekurangan utama ZenWatch 2 adalah konektivitas. Agar bisa melakukan banyak hal, ia harus terhubung dengan ponsel melalui Bluetooth. Konektivitas lainnya adalah WiFi. Kadang-kadang, saya harus menonaktifkan Bluetooth ponsel untuk menghemat baterainya.

Hal lain yang perlu ASUS perhatikan adalah warna tali arloji yang terlihat memudar sesudah digunakan 2 bulan. Tugas besar lainnya --selain harga-- ASUS harus memberikan keunikan ZenWatch 2 agar membuatnya berbeda dari arloji pintar berbasis Android lainnya. Sebagai perbandingan, Apple Watch menawarkan layanan check-in ke hotel, dan alat pembayaran, walaupun masih terbatas di Amerika Serikat.

Saya cukup puas dengan daya baterainya yang sanggup bertahan seharian penuh, bahkan lebih, jika layar mode siaga kita nonaktifkan. Jika habis, kita bisa mengisinya dengan sangat cepat berkat teknologi quick charge.

Kembali ke judul ulasan ini,  apakah Anda butuh arloji pintar? Jawabannya: butuh tapi tak mendesak. Faktor tak mendesak itu bisa diabaikan jika arloji yang dimaksud bisa dibeli dengan harga terjangkau, untuk tidak mengatakan "harganya murah".

(ABE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id