Review Smartphone

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Lufthi Anggraeni - 29 Februari 2020 16:29 WIB
    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah
    Samsung Galaxy A71.
    Jakarta: Kini lebih dikenal masyarakat dunia berkat kehadiran smartphone inovatif seperti Galaxy Fold dan Z Flip, serta perangkat unggulan di lini Galaxy Note dan Galaxy S, Samsung masih gencar dalam menghadirkan perangkat untuk kelas menengah.

    Sebagai informasi, lini perangkat kelas menengah terbaru yang dihadirkan Samsung diwakili oleh lini Galaxy A. Namun sejak tahun 2019 lalu, lini ini mengalami perluasan bergabung dengan lini Galaxy J, sehingga rentang harga pada kategori perangkat ini tergolong luas.

    Salah satu perangkat terbaru yang dihadirkan Samsung pada segmen perangkat kelas menengah untuk konsumen Indonesia yaitu Galaxy A71. Samsung Galaxy A71 dipasarkan di Indonesia seharga Rp7.998.000, mulai bulan Januari 2020 lalu.

    Ponsel cerdas ini mengunggulkan sejumlah fitur menarik, salah satunya adalah kamera belakang utama beresolusi 64MP. Lantas, hal menarik apa lagi yang ditawarkan Samsung pada perangkat ini?
     

    Desain Tipis Mewah

    Samsung Galaxy A71 hadir dengan bodi berukuran tipis dan berlayar luas, dan termasuk perangkat Galaxy A dengan ukuran layar terbesar saat ini, sebesar 6,7 inci. Selain itu, layar perangkat ini juga mengusung desain serupa perangkat unggulan di lini Galaxy S dan Note.

    Mengusung layar berbalut bahan pelindung Gorilla Glass 3 berukuran luas, ponsel ini juga menghadirkan kenyamanan saat disimpan di saku celana berkat dimensinya yang tipis. Kesan lebih mewah dihadirkan desain Infinity-O yang juga diusung oleh perangkat premium Samsung.

    Kesan lebih mewah ini juga hadir berkat dukungan bagian belakang perangkat yang hadir dalam balutan bahan plastik mengkilat. Bagian belakang perangkat ini mengusung motif prisma yang berkilauan dengan efek pelangi, saat terkena cahaya.

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Selain itu jJbodi dengan jarak berdekatan, menambah efek unik pada desain perangkat ini. Mengusung ukuran tergolong tinggi, mengakses tombol daya di sisi kanan bodi Galaxy A71 ini tergolong mudah, karena tersemat mendekati bagian tengah perangkat.

    Ukuran yang ramping dari ponsel cerdas ini juga menghadirkan kenyamanan saat menggenggam perangkat, meski pengguna memiliki tangan berukuran kecil. Sementara itu, Galaxy A71 juga mengusung garis desain serupa lini ponsel cerdas unggulan Samsung, yaitu Galaxy S10 Lite dan Galaxy S20.

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Salah satu perbedaan terlihat pada susunan kamera pada bagian belakang yang tersemat di bagian khusus berbentuk kotak. Bagian khusus ini hadir dengan perbedaan ketinggian cukup signifikan dari bodi belakang ponsel.

    Sehingga saat meletakan perangkat di atas meja atau lainnya, bagian lokasi penyematan kamera ini akan menciptakan jarak antara bodi perangkat dan permukaan meja. Sementara itu, Anda tidak akan menemukan sensor pemindai sidik jari di bagian bodi, karena Samsung telah memindahkan ke atas layar.

    Selain tombol volume yang mendampingi tombol daya di sisi kanan, Anda tidak akan menemukan tombol fisik lainnya pada bodi Samsung Galaxy A71 ini. Untuk slot kartu SIM dan microSD, Anda akan menemukannya di sisi kiri atas bodi.

    Sebagai informasi, Samsung Galaxy A71 mendukung dua slot Nano SIM dan satu slot MicroSD dengan kapasitas hingga 512GB. Sedangkan di bagian bawah, Anda akan menemukan lubang speaker dan jack headphone 3,5mm, mengapit port USB-C yang mendukung kemampuan fast charging berdaya 25W.

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah
     

    Android 10 dan NFC

    Galaxy A71 merupakan salah satu perangkat pertama Samsung yang menggunakan sistem operasi Android 10, dengan antarmuka pengguna terbaru karya Samsung, One UI 2.0. Tidak terlalu berbeda dengan One UI 1.0, Galaxy A71 hadir dengan dukungan fitur Edge Screen.

    Sebelumnya, panel ini hanya dapat ditemukan pada perangkat unggulan Samsung yang mengusung layar dengan tepian berlekuk. Melalui Edge Screen ini, Anda akan menemukan jalan pintas ke sejumlah aplikasi, tindakan, alat, dan sebagainya dengan mengusap dari bagian sisi layar sebanyak satu kali.

    Anda juga dapat memindahkan lokasi Edge Screen ini ke sisi kanan atau kiri, serta bagian sisi atas, tengah atau bawah, sesuai dengan keinginan. Pada pengaturan Edge di pengaturan layar, Anda dapat mengatur cahaya untuk bersinar sesuai dengan notifikasi.

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Selain itu, Samsung juga membekali Galaxy A71 dengan navigasi gestur, serupa perangkat di lini Galaxy S dan Galaxy Note. Dengan demikian, Anda akan dapat menghilangkan tombol tiga menu utama di bagian bawah layar ponsel ini.

    Sebagai gantinya, Anda akan memanfaatkan gestur usap dari arah bawah layar ke atas, dari sisi kanan untuk menggantikan tombol Back, sisi tengah untuk tombol Home, dan kiri untuk tombol Recent Apps. Namun, juga dapat memunculkan kembali tombol-tombol tersebut jika merasa tidak nyaman dengan gestur ini.

    Galaxy A71 juga menjadi salah satu perangkat kelas menengah pertama Samsung yang hadir dengan dukungan sensor pemindai sidik jari di layar perangkat. Mendampingi sensor pemindai sidik jari ini, Galaxy A71 juga didukung NFC, fitur yang diklaim banyak diminta konsumen Indonesia.

    Serupa dengan Galaxy A51, Samsung Galaxy A71 juga berbekal fitur AI Gaming bernama Game Launcher dan Game Booster.
     

    4 Kamera, Kamera Utama 64MP

    Merupakan smartphone kelas menengah, tak tanggung-tanggung, Samsung membekali Galaxy A71 dengan empat kamera di bagian belakang. Keempat kamera belakang ini tersusun membentuk huruf L dalam ruang khusus berbentuk persegi panjang.

    Kamera ini terdiri dari kamera utama 64MP, kamera ultra-wide 12MP, kamera makro 5MP dan kamera kedalaman 5MP. Selain itu, kamera Galaxy A71 ini juga didukung oleh Samsung ISOCELL Bright GW1, yang memungkinkan kamera menghasilkan lebih terang saat digunakan untuk memotret dalam kondisi pencahayaan redup.

    Seperti klaim Samsung, Galaxy A71 mampu menghadirkan hasil foto dengan kecerahan baik saat digunakan untuk memotret dalam kondisi pencahayaan cukup maupun redup. Namun, jika ingin memanfaatkan fitur kamera makro, kami sarankan Anda untuk memotret obyek dalam kondisi pencahayaan cukup.
    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Sebab, jika memotret obyek dengan kamera makro dalam kondisi pencahayaan redup, hasil foto akan terganggu oleh bintik-bintik noise yang sangat kentara. Samsung Galaxy A71 ini juga didukung oleh fitur Scene Optimizer, sehingga kamera dapat menyesuaikan pengaturannya dengan jenis obyek foto secara otomatis.

    Selain itu, fokus baik kamera depan maupun kamera belakang Galaxy A71 ini juga tergolong cepat, memperkecil peluang Anda kehilangan kesempatan untuk mengabadikan momen. Dengan One UI 2.0, Samsung Galaxy A71 hadir dengan tampilan menu kamera sedikit berbeda.

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Menu kamera Galaxy A71 hadir dengan huruf pada penamaan mode berukuran lebih besar dan hadir dengan logo mode yang garis tegas sebagai bingkai dengan bagian transparan, sedangkan sebelumnya, logo mode hadir dalam gelembung dengan warna solid di bagian dalam garis bingkai.

    Selain itu, menu kamera juga menampilkan mode dalam jumlah lebih sedikit, dengan mode lainnya disimpan pada bagian More yang dapat ditemukan saat menggeser jajaran mode dari arah kanan ke kiri.

    Galaxy A71 juga berbekal fitur kamera menarik bertajuk Motion Photo, yang memungkinkan Anda merekam video selama beberapa detik setelah menekan tombol shutter. Mode ini dapat diaktifkan dan dinonaktifkan secara manual dengan menekan ikon Play berbingkai persegi di baris atas pada menu kamera.
     

    Performa Snapdragon 730

    Penggunaan chipset Qualcomm pada perangkat karya Samsung yang dipasarkan di Indonesia tergolong sedikit. Namun Galaxy A71 ini hadir dengan dukungan chipset Qualcomm Snapdragon 730.

    Kedelapan inti pada chipset ini terdiri dari dua core Kyro 470 Gold Cortex-A76 2,2GHz dan enam core Kyro 470 Silver Cortex-A55 1,8GHz. Selain itu, ponsel ini juga didukung oleh GPU Adreno 618.

    Untuk ruang penyimpanan, Samsung membekali Galaxy A71 dengan ruang penyimpanan internal UFS 2.1 berkapasitas 128GB, dan RAM 8GB. Dengan bekal ini, tidak diragukan lagi bahwa performa yang disuguhkan perangkat ini tidak mengecewakan.

    Hal ini terlihat pada hasil pengujian menggunakan aplikasi PC Mark dan 3DMark untuk Android. Pada pengujian 3DMark Slingshot Extreme OpenGL, Samsung Galaxy A71 memperoleh nilai sebesar 2161.

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Sedangkan pada pengujian Slingshot, ponsel ini memperoleh nilai 2.967, dan pada pengujian PCMark Work 2.0, Galaxy A71 memperoleh nilai sebesar 7.601. Sementara itu, memainkan game PUBG pada ponsel ini dapat berjalan dengan mulus, dan secara default, pengaturan pada game di Galaxy A71 diatur pada pengaturan tertinggi atau HDR.

    Pengalaman penggunaan mulus juga kami dapati saat menjelajah internet, meski ini juga bergantung pada stabilitas jaringan internet. Beralih dari satu aplikasi ke lainnya juga mulus, tanpa gangguan lag.

    Untuk baterai, Samsung Galaxy A71 dengan bekal 4.500 mAh ini mampu bertahan selama 16 jam 11 menit saat diuji menggunakan aplikasi pengujian PCMark Work 2.0 Battery Life, sedangkan untuk aktivitas harian, ponsel ini mampu bertahan selama sekitar  hampir satu hari.

    Samsung Galaxy A71, Si Kelas Menengah yang Tipis dan Mewah

    Dan dengan dukungan teknologi pengisian daya cepat, baterai Galaxy A71 mampu terisi hingga 51 persen dari kondisi kosong dalam kurun waktu sekitar setengah jam, dan sekitar satu jam untuk mengisi baterai hingga penuh.


    Kesimpulan
    Samsung Galaxy A71 tidak hanya menyuguhkan desain yang menawan, juga pengalaman penggunaan yang menyenangkan, baik dari segi performa maupun segi fitur yang membekalinya. Namun, juga mengunggulkan kamera yang diklaim diciptakan kreator konten, pengguna tetap perlu memperhatikan kondisi pencahayaan saat memotret.

    Sebab, seperti yang telah diungkapkan di atas, pada kamera mikro kurang mampu menghadirkan hasil foto yang terbilang baik pada kondisi pencahayaan redup. Jika tidak berkeberatan tidak hanya dengan kelebihan tapi juga kekurangannya, Anda dapat menebus ponsel ini dengan harga Rp7.998.000.
     
    Spesifikasi  Samsung Galaxy A71
    Prosesor Qualcomm Snapdragon 730
    GPU Adreno 618
    OS Android 10 + One UI 2.0
    RAM 8GB
    Memori Internal  128GB, MicroSD 512GB
    Kamera Belakang 64MP+12MP+5MP+5MP
    Depan 32MP
    Baterai 4.500 mAh
    Layar 6,7 inci Super AMOLED
    Harga Rp7.998.000
     
     
     
    8.5
    Samsung Galaxy A71
    Plus
    • Bodi tipis, desain menarik
    • Layar luas, menyenangkan untuk multimedia dan gaming
    • Baterai tahan lama
    Minus
    • Kamera makro kurang mumpuni di pencahayaan redup
    • Tidak tahan air




    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id