Review Smartphone

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Lufthi Anggraeni - 10 Agustus 2020 07:32 WIB
    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa
    Samsung Galaxy A01 Core dalam warna hitam.
    Jakarta: Samsung menjadi salah satu produsen smartphone yang rajin mengeluarkan versi ponsel untuk mencakup berbagai segmen masyarakat. Kali ini, Samsung merilis smartphone yang diperuntukan bagi konsumen pemula, Galaxy A01 Core.

    Smartphone ini mungkin hadir dengan spesifikasi tergolong rendah jika dibandingkan dengan smartphone lain karyanya saat ini. Namun, bukan berarti Galaxy A01 Core tidak mampu menyuguhkan pengalaman penggunaan yang menyenangkan.

    Hadir dengan desain sederhana, Samsung Galaxy A1 Core mampu menyuguhkan pengalaman penggunaan menyenangkan baik melalui performa maupun usia baterai. Berikut pengalaman penggunaan kami.
     

    Desain

    Samsung Galaxy A01 Core hadir dengan desain sederhana namun menawan, berkat pola garis di bagian belakangnya. Perangkat ini juga hadir dengan bodi berukuran kecil dan ringkas, berbeda dari pendahulunya, Galaxy A01, serta ponsel Samsung yang saat tersedia di pasar.

    Tidak hanya indah saat dilihat, pola garis ini turut membantu menghadirkan kenyamanan saat menggenggam perangkat, sebab mengurangi kesan licin terutama saat menggenggam smartphone dengan kondisi tangan berkeringat, yang umum ditemukan pada perangkat dengan bodi berbalut bahan plastik.

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Selain itu, dimensinya yang ringkas dan mungil juga mendukung kenyamanan saat menggenggam Galaxy A01 Core ini dalam jangka waktu lama. Sebab tidak hanya berdimensi ringkas, ponsel ini juga hadir dengan bobot yang ringan yaitu seberat 150 gram.

    Untuk ketebalan, ponsel ini juga hadir dengan ketebalan tergolong standar jika dibandingkan dengan ponsel cerdas yang saat ini tersedia di pasar yaitu 8,6mm. Namun, desain tepian berlekuk cenderung membulat mendukung kenyamanan saat menggenggam Samsung Galaxy A01 Core ini.

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Samsung Galaxy A01 Core juga hadir dengan bodi yang tergolong minim tombol fisik, sebab serupa ponsel lain karyanya, Samsung telah menghilangkan tombol Home fisik yang sempat menjadi ciri khas desain perangkat buatannya, dan menggantikannya dengan tombol Home digital.

    Pada bodi ponsel ini, Anda hanya akan menemukan tombol daya dan volume di sisi kanan bodi, namun dengan posisi penyematan lebih ke atas jika dibandingkan dengan ponsel lainnya. Selain itu, Anda juga akan menemukan lubang speaker dan jack headphone 3,5mm di sisi bawah bodi ponsel.

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Lubang speaker dan jack headphone ini mengapit port micro USB sebagai port pengisian daya, yang sudah semakin jarang ditemukan pada smartphone di pasar saat ini, sebab produsen smartphone berbondong-bondong menggantinya dengan USB-C.

    Juga berbeda dengan perangkat karya Samsung atau produsen lain, Galaxy A01 Core tidak hadir dengan desain layar Infinity-O yang saat ini tengah gencar menghiasi smartphone Samsung, atau desain poni layar yang sempat populer pada beberapa tahun lalu.

    Samsung Galaxy A01 Core justru hadir dengan desain berbezel tebal di bagian atas dan bawah layar, meski tergolong ramping di masing-masing sisi layar. Dukungan bezel ini memberikan kesan retro, sebab mengingatkan kami pada ponsel generasi lama.
     

    Antarmuka Pengguna

    Sebagai smartphone entry level dengan dukungan RAM dan ruang penyimpanan terbatas, Samsung mungkin tidak dapat membekali Galaxy A01 Core dengan dukungan sistem operasi terbaru Google ataupun antarmuka pengguna khas karyanya, One UI.

    Sebab, kedua software ini membutuhkan memori dan ruang penyimpanan yang tergolong boros. Untuk tetap dapat menghadirkan pengalaman penggunaan terbaru bagi pemilik Galaxy A01 Core, Samsung membekalinya dengan sistem operasi Android Go.

    Dengan demikian, Anda akan dapat menemukan sejumlah aplikasi bawaan Google dalam versi Go pada perangkat ini, seperti YouTube Go, Google Go, Google Gallery Go yang terhubung dengan Google Photos, Google Maps Go, dan Gmail Go.

    Samsung Galaxy A01 Core ini juga didukung oleh sejumlah aplikasi versi Lite seperti Facebook Lite dan Spotify Lite. Namun, tidak hanya aplikasi pihak ketiga, aplikasi bawaan khas Samsung turut hadir dalam versi Lite, termasuk Gallery Lite dan Internet Lite.

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Tidak hanya menawarkan antarmuka sederhana, antarmuka pengguna Samsung Galaxy A01 Core turut menawarkan sejumlah pengaturan kekinian, salah satunya Dark Mode. Dengan mengaktifkan mode ini, layar akan lebih ramah mata dan menghemat konsumsi baterai.

    Selain itu, Samsung membekali sejumlah opsi personalisasi layar lain pada Galaxy A01 Core, termasuk Auto Brightness. Menariknya, saat pertama kali mengaktifkan mode ini, Anda akan disambut oleh notifikasi yang menyebut bahwa mengaktifkan pengaturan ini turut mengaktifkan kamera depan.

    Pengaktifan kamera depan ini ditujukan untuk memungkinkan kamera memotret setiap kali Anda membuka kunci layar ponsel. Pada notifikasi, Samsung menyebut foto akan digunakan untuk mengukuran kecerahan cahaya sekitar perangkat dan mengklaim tidak akan menyimpan hasil foto tersebut.

    Pengaturan lainnya yaitu Mode Outdoor, memungkinkan layar tampil lebih cerah untuk menghadirkan kenyamanan menatap layar di bawah paparan sinar matahari secara langsung. Mode Outdoor ini akan secara otomatis nonaktif saat mendeteksi Anda tidak lagi menggunakan layar ponsel.

     

    Kamera

    Divisi kamera menjadi bagian lain yang tidak mengusung spesifikasi mewah, meski hanya setingkat di bawah pendahulunya, Galaxy A01. Pada Galaxy A01 Core, Samsung menghadirkan satu kamera utama beresolusi 8MP.

    Kamera ini tersemat di sudut kiri atas bodi bagian belakang ponsel, di bagian khusus dan tersusun secara vertikal dengan lampu flash LED. Mungkin saat melihat ponsel pertama kali, susunan ini akan mengecoh Anda sehingga mengira ponsel berbekal kamera ganda.

    Sebab desain bagian khusus lokasi penyematan kamera yang serupa lokasi penyematan kamera ganda di sejumlah smartphone lain. Untuk perangkat dengan segmen entry level, hasil foto Galaxy A01 Core cukup baik, terutama untuk sekadar diunggah di media sosial.

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Pada hasil foto yang dipotret dalam kondisi pencahayaan cukup, ponsel ini mampu menyuguhkan foto dengan ketajaman dan detail baik. Hasil agak berbeda ditampilkan hasil foto dalam pencahayaan redup.

    Pada foto yang dihasilkan oleh kamera Samsung Galaxy A01 Core dalam pencahayaan redup ini, Anda mungkin dapat menemukan noise yang tergolong kentara meski kehadiran noise ini sebenarnya tidak terlalu mengganggu tampilan foto secara keseluruhan.

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Review Samsung Galaxy A01 Core, Bukan Soal Performa

    Samsung juga tidak ketinggalan mendukung kamera ponsel ini dengan sejumlah opsi filter dan efek Beauty. Tidak hanya untuk foto, Anda juga dapat mengandalkan kamera Galaxy A01 Core untuk merekam video, meski Anda tidak dapat mengharapkan hasil rekaman video berkualitas wah dari kamera ponsel ini.

    Selain itu, ponsel ini juga didukung oleh kamera depan beresolusi 5MP yang juga telah didukung oleh fitur Beauty dan sejumlah filter. Menariknya, fitur Beauty ini juga kami dapati diterapkan Samsung saat melakukan panggilan video via layanan komunikasi WhatsApp.

    Dan hasil tidak jauh berbeda dari kamera belakang juga kami dapati pada hasil foto kamera depan, dengan kecerahan warna lebih baik pada hasil foto kamera depan yang dipotret dalam kondisi pencahayaan cukup.
     

    Performa dan Baterai

    Pengujian kali ini harus kami jalani tanpa dukungan dari aplikasi benchmark yang selalu kami gunakan untuk mengetahui performa ponsel secara teknis. Sebab, saat mencoba mengunduh aplikasi tersebut, halaman pada Google Play Store menampilkan bahwa ponsel ini tidak cukup mendukung aplikasi itu.

    Sebagai informasi, Galaxy A01 Core didukung chipset MediaTek MT6739 dengan pabrikasi 28nm, dan didampingi oleh RAM 1GB serta ruang penyimpanan internal berkapasitas 16GB.

    Menggunakan sistem operasi Android Go, Anda memahami bahwa ponsel cerdas ini tidak mendukung game dengan grafis berat. Salah satu game yang kami dapat mainkan pada Galaxy A01 Core adalah Jungle Marble Blast atau Candy Crush.

    Saat memainkan game Jungle Ball Blast, kami menemukan sedikit lag di awal permainan, meski setelah bermain sekitar dua menit, game berjalan cukup mulus. Selain itu, kami juga menemukan beberapa lag lain, namun lag ini umumnya terkait dengan jaringan internet.

    Pada Samsung Galaxy A01 Core, lag hanya ditemukan beberapa kali di awal, namun berjalan lebih mulus setelahnya. Sementara itu setelah main game selama 10 menit, suhu bodi ponsel meningkat, dan game mulai melambat, serta responsifitas layar dan permainan menurun.

    Dan saat bodi ponsel menghangat, daya baterai perangkat berkurang secara lebih cepat. Peningkatan suhu kami dapati terasa di bagian atas belakang ponsel, berdekatan dengan lokasi penyematan kamera.

    Memainkan game dengan sisa baterai 30 persen turut berdampak pada performa game, sebab menghadirkan lag yang cukup mengganggu. Lag juga sangat terasa saat game disuguhi iklan, dengan suara lebih cepat dari pergerakan gambar dan responsifitas layar menjadi lambat.

    Namun, saat hanya menggunakan ponsel untuk menjawab rangkaian pesan teks via aplikasi pesan instan, menjelajahi browser atau halaman awal di jejaring sosial Facebook atau Instagram, kami dapat menikmati pengalaman penggunaan yang menyenangkan tanpa gangguan lag.

    Pengalaman penggunaan ini juga didukung oleh layar berukuran 5,3 inci dan beresolusi HD+ 720 x 1480 piksel, yang mampu menyuguhkan tampilan dengan kecerahan dan ketajaman baik, meski berukuran kecil.

    Sementara itu, setelah memainkan game selama 10 menit, kami mencatat daya baterai menurun sekitar lima hingga tujuh persen. Meskipun demikian, saat menggunakan ponsel untuk menjelajah media sosial, menjawab pesan, menjelajahi browser dan bermain game, baterai dengan kapasitas daya 3.000 mAh dan tertanam di bodi ponsel ini mampu bertahan selama sekitar 12 jam hingga 13 jam.

    Kesimpulan
    Samsung Galaxy A01 Core ini memang tidak berbekal spesifikasi mewah, terlebih dengan dukungan RAM hanya sebesar 1GB. Namun hal ini tidak menghalanginya untuk menyuguhkan pengalaman penggunaan yang menyenangkan.

    Memiliki kekurangan di sana sini dalam hal performa juga dapat dimaklumi mengingat spesifikasi yang diusungnya. Namun dengan kemampuan daya baterai yang mampu bertahan cukup lama, mungkin Galaxy A01 Core ini sesuai bagi Anda yang membutuhkan perangkat ketiga, yang juga berfungsi sebagai modem untuk jaringan internet.
     
    Spesifikasi  Samsung Galaxy A01 Core
    Prosesor MediaTek MT6739
    GPU PowerV GE1800
    OS Android 10 Go Edition 
    RAM  1GB
    Memori Internal  16GB
    Kamera Belakang 8MP
    Depan 5MP
    Baterai 3.000 mAh
    Layar  TFT 5,3 inci HD+ 720 x 1480 piksel
    Harga Rp1.099.000
     
     
    7.8
    Samsung Galaxy A01 Core
    Plus
    • Baterai tahan lama
    • Kamera tergolong baik
    • Desain bodi ramping dan nyaman digenggam 
    Minus
    • Lag terasa beberapa kali


    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id