• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Review Smartphone

Realme 2, Bodi Keren Harga Menarik

Mohammad Mamduh - 10 Oktober 2018 13:47 wib
Realme 2
Realme 2

Jakarta: Realme akhirnya resmi masuk ke pasar Indonesia. Sebagai pemain baru dalam industri smartphone, mereka mencoba bergerak cepat menyesuaikan kebutuhan konsumen lewat Realme 2.

Ponsel ini sudah tersedia untuk konsumen Tanah Air dengan harga mulai dari Rp1.999.000. Melihat namanya, perusahaan yang dipimpin mantan petinggi Oppo ini membidik peluang di pasar kelas menengah. Jika terus mengikuti kabar mengenai industri smartphone, Anda pasti menyadari bahwa sudah sangat banyak produsen meramaikan segmen tersebut.

Realme tampaknya punya strategi khusus yang bisa menarik perhatian konsumen. Hal ini saya lihat pada Realme 2. Berikut ulasan Medcom.id.

 

Desain

Realme 2 adalah ponsel dengan tampilan yang cukup menarik. Ponsel ini mencoba mematahkan pakem yang selama ini melekat di jiwa konsumen: apapun mereknya, selama itu berasal dari Tiongkok, pasti punya desain yang sama saja. Realme 2 tidak demikian. Ia mencoba tampil beda dengan usungan layar 6,2 inci dan rasio layar ke bodi 81,2 persen.

Rasio ini memang menunjukkan bahwa Realme 2 mengusung konsep bezel-less, sama seperti smartphone lain yang meluncur tahun ini. Sebagai ponsel kekinian, Realme 2 juga menggunakan poni pada sisi atas layar.

Poni tersebut punya ukuran yang cukup proporsionat, tempat terpasangnya kamera depan, lubang speaker, dan LED flash.

Rasio layar ke bodi yang cukup besar ini membuat sisi bawah layar Realme 2 hampir tidak menyisakan ruang. Dengan begitu, tiga tombol perintah utama pada ponsel Android menyatu dalam layar.



Tombol ini juga bisa menghilang saat tidak digunakan sementara untuk memberikan pengalaman visual yang lebih luas. Sebagian dari Anda mungkin menyadari bahwa sebenarnya tampilan depan Realme 2 tidak berbeda dengan ponsel lain di kelas yang sama.

Apa yang menarik secara fisik dalam Realme 2 adalah tampilan belakang yang cukup keren. Saya tidak melebih-lebihkan, Anda bisa melihat balutan bodi semi-kaca 2,5D yang menutupi tekstur potongan permata atau diamond cut.

Oppo F9 juga menggunakan gaya ini, tetapi kenyataannya tidak lebih baik dari Realme 2. Motif yang terpasang memang belum pernah dipamerkan oleh produk pesaingnya. Inilah yang menjadi nilai tambah cukup besar.





Motif diamond cut dirancang dengan kesan tidak merata, tetapi sesungguhnya tetap berpola. Menariknya, motif ini menampilkan pantulan cahaya yang berbeda-beda, tergantung model potongannya. Ini membuat bodi belakang Realme 2 semakin keren saat dilihat dari berbagai sisi.

Tampilan yang keren ini berlaku untuk semua pilihan warna yang tersedia. Sebagai informasi, Realme 2 yang kami jajal menyematkan warna hitam. Untuk antarmukanya fisik, Realme 2 menyediakan tombol power dan volume pada sisi yang sama. Sisi seberangnya dipakai untuk slot kartu SIM triple slot.

Di sisi bawah Anda bisa melihat lubang lubang speaker yang menghimpit port Micro USB untuk pengisian daya. Ya, Realme 2 belum mengadopsi USB-C, yang sejauh ini baru tersedia pada smartphone kelas menengah ke atas.

 

Software & Antarmuka

Realme 2 ikut mengadopsi Android 8.0 Oreo dengan antarmuka ColorOS 5.1. Secara tampilan tidak ada perbedaan jika diadu dengan ponsel Oppo karena antarmuka yang sama. Jika melihat lebih jauh, Realme menanamkan beberapa kemampuan khusus pada antarmukanya. Salah satunya adalah Game Space.

Aplikasi ini akan mendeteksi beberapa yang bisa ditingkatkan performanya, seperti PUBG Mobile. Tidak perlu membukanya, saat menjalankan game, Game Space akan aktif, dan memberikan notifikasi bahwa Realme 2 bisa meningkatkan performa untuk memainkannya.



Kemampuan lainnya dari aspek software adalah fitur Smart Driving. Realme 2 bisa terhubung dengan mobil yang mendukung konektivitas Bluetooth. Sesuai nama, smartphone akan memastikan bahwa tidak ada notifikasi yang menganggu saat pengguna berkendara. Misalnya, saat ada panggilan telepon atau email yang masuk. Ini adalah fitur yang cukup eksklusif untuk ponsel di kelas yang sama.

Realme 2 juga tidak lupa menyediakan akses cepat dengan gestur, seperti menggunakan tiga jari untuk langsung menyimpan screenshot. Anda juga bisa memberikan perintah lewat gestur saat layar Realme 2 dalam keadaan mati.

Perintah ini bisa dikustomisasi, tetapi pada dasarnya pengguna tetap diberikan beberapa pilihan perintah yang sudah ada. Realme 2 menyediakan fungsi ketuk dua kali, huruf O, dan V. Ada juga mode yang mencegah perintah tidak sengaja masuk ketika ponsel berada di dalam saku.

Secara keseluruhan, Realme 2 mampu mengoperasikan ColorOS 5.1 dengan optimal. Anda tidak akan menemukan lag kita menjalankan beberapa aplikasi, selama tidak memerlukan sumber daya yang besar.  Selain itu, tidak banyak juga bloatware yang terpasang.

 

Kamera

Realme 2 menyematkan kamera belakang 13MP + 2MP. Prosesor Snapdragon 450 mendukung hasil foto yang bisa dibilang cukup mumpuni di kelasnya. Saya mencoba mengambil beberapa contoh foto dalam kondisi tertentu, misalnya petang dan malam hari yang menekankan pencahayaan dari lampu-lampu.

Realme 2 bisa menghasilkan kualitas foto yang cukup baik, dengan detil objek yang masih layak diperhitungkan saat hasil foto diperbesar. Elemen warna yang ditangkap juga cenderung lebih lembut.









Jika melihat lebih jauh, kamera belakang Realme 2 mampu menghasilkan foto dengan kualitas memadai ketika pagi, siang, atau sore hari. Noise tidak begitu terlihat ketika pencahayaan minim, hanya saja efek blur akan sedikit muncul. Meski begitu, Realme 2 masih bisa menangkap hasil jepretan pada malam hari, dengan dukungan pencahayaan dari berbagai objek di sekitarnya.

Realme 2 menyediakan beberapa model foto dari software. Anda bisa mengambil foto dalam mode lebar, yang berarti resolusi foto akan memanjang secara horizontal. Ada juga mode square yang membuat dimensi foto lebih ringkas tanpa mengurangi kualitas.



Belum selesai, Realme 2 juga punya mode portrait yang dapat menghasilkan efek Bokeh, baik pada kamera belakang maupun depan. Dengan pencahayaan yang tepat, efek Bokeh ini bisa menghasilkan efek fokus yang tepat.

Salah satu fitur menarik pada kamera belakang Realme 2 adalah Sticker. Dari namanya, kita tahu bahwa fungsinya adalah menanamkan objek fantasi pada foto yang direkam. Ini memang memanfaatkan AR agar hasil foto terlihat lebih lucu.

Realme 2 menyediakan cukup banyak stiker yang akan terpasang secara otomatis begitu kamera menangkap objek manusia. Tidak hanya benda seperti kacamata, Sticker juga menyediakan beberapa objek lain seperti wajah kucing yang akan membuat foto lebih menarik.



Untuk kamera depan, Realme 2 menyematkan satu lensa 8MP yang sudah mencukupi kebutuhan selfie. Tentunya ada mode beatufiy yang bisa membuat wajah lebih cerah dan bersih. Salah satu fitur yang menarik adalah dukungan merekam foto dengan memberikan gestur di depan kamera.

Ini memudahkan pengguna ketika sulit menjangkau layar untuk menekan shutter. Kamera depan ini juga bisa menanamkan stiker, dengan pilihan yang sama seperti kamera belakang.


Performa
Realme 2 mengadopsi prosesor Snapdragon 450. Prosesor Qualcomm seri 400 memang umum digunakan pada smartphone dengan harga kurang dari Rp3 juta. Prosesor ini menekankan konsumsi baterai yang irit, ditambah dengan performa yang memadai untuk berbagai kebutuhan di kelasnya.

Berduet dengan RAM 3GB dan memori penyimpanan 32GB, Realme 2 ingin memastikan ia layak digunakan oleh konsumen dengan dana yang sesuai. Kapasitas ini memang sudah cukup untuk menjalanan beberapa aplikasi media sosial sekaligus, ditambah bermain game PUBG Mobile.

Sepanjang penggunaan, Realme 2 tidak mengalami masalah minor seperti lag saat membuka aplikasi lain dalam kondisi satu aplikasi sedang sibuk aktif. Untuk gambaran lebih jauh, Anda bisa melihat perbandingan performa dengan aplikasi benchmark di bawah ini.



Seperti yang bisa dilihat, Realme 2 mampu menghasilkan skor yang cukup tinggi di kelasnya. Saya mencoba membandingkannya dengan beberapa smartphone yang meluncur di tahun yang sama, dengan harga yang mirip. Ada juga smartphone yang punya harga jauh lebih mahal, tetapi tidak mampu menghasilkan skor hampir 400. Secara angka, Realme 2 terbukti bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Terkait pengalaman gaming, Realme 2 sanggup bermain PUBG Mobile pada pengaturan bawaan Low. Namun, fitur Game Space yang terpasang bisa meningkatkan performa Snapdragon 450 ketika bermain, sehingga terlihat peningkatan visual. Game Space juga otomatis mencegah notifikasi yang mengganggu, yang tiba-tiba menghilangkan perintah saat main game.

Realme 2 juga tidak menghasilkan panas yang mengganggu saat bermain game kelas berat seperti PUBG Mobile. Saya menemukannya setelah bermain selama satu jam.



Sementara untuk daya tahan baterai, Realme 2 mampu bertahan sekitar 13 jam lewat PCMark berkat kapasitas 4.230 mAh. Daya tahan ini termasuk yang terbaik untuk ponsel dengan harga kurang dari Rp2 juta.

Pengujian lewat aplikasi milik UL ini meliputi berbagai skenario, baik dalam bentuk multitasking maupun satu aplikasi yang bekerja penuh. Jika melihat grafik di bawah ini, ponsel lain dengan harga dan performa yang mirip punya selisih paling kecil 2 jam.


Kesimpulan
Menarik dan kompetitif adalah dua kesan yang kami dapatkan pada Realme 2. Tampilannya yang cukup keren untuk harga kurang dari Rp2,5 juta merupakan satu kelebihan yang langsung terlihat konsumen saat menjajalnya. Kualitas material yang dipakai juga menunjukkan bahwa Realme 2 awet dipakai dalam waktu yang sangat lama.

Prosesornya mungkin tidak menggunakan Snapdragon seri 600, tetapi pihak produsen tampaknya tetap ingin meyakinkan konsumen bahwa pengalaman penggunaan tidak akan kalah bagusnya dengan prosesor kelas menengah.

Harus diakui, penggunaan prosesor ini berimbas pada kualtias kamera yang ditawarkan. Seharusnya hasil foto yang ditawarkan masih bisa lebih baik, ditambah dengan kompetitor yang sudah mampu memberikan hal lebih dari aspek tersebut.

Di sisi lain, daya tahan baterainya tergolong sangat besar untuk ponsel di kelas ini, menjamin konsumen yang suka bermain game, semakin betah menggunakan Realme 2.
 
  Realme 2
Prosesor Qualcomm Snapdragon 450
RAM 3GB/4GB
OS Android 8.1 Oreo + ColorOS 5.1
GPU Adreno 506
Memori Internal 32GB/64GB
Kamera 13MP + 2MP (belakang) + 8MP (depan)
Baterai 4.230 mAh
Layar 6,2 inci 1520 x 720 pixel
Harga Rp1.999.000 (3GB/32GB), Rp2.399.000 (4GB/64GB)
 

 
 
8.4
Realme 2
Plus
  • Desain bodi belakang keren
  • Realme Game Space
  • Baterai besar
Minus
  • Kamera biasa saja

 


(MMI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.