• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Review Peripheral

Corsair Strafe RGB MK.2 (MX Silent), Diam-Diam Memukau

Cahyandaru Kuncorojati - 12 Juli 2018 16:38 wib
Corsair Strafe RGB MK.2.
Corsair Strafe RGB MK.2.

Jakarta: Saat bicara tentang keyboard gaming mekanikal biasanya orang akan terlintas sebuah keyboard dengan suara yang riuh berkat switch  serta pengalaman menggunakan yang lebih nyaman.

Sebagian gamer mungkin setuju dengan hal ini, sebagian lagi tidak terlalu menggemari keyboard gaming mekanikal karena dirasa terlalu berisik.

Baru ini Corsair merilis produk baru dari segmen keyboard gaming mekanikal Corsair Strafe RGB MK.2 yang menggunakan key switch Cherry MX Silent.

Mereka yang sudah mengenal dan mengidolakan switch Cherry MX pasti sudah mengetahui kualitas komponen tersebut saat diimplementasikan di sebuah keyboard. Medcom.id yang sudah menggunakannya terlebih dahulu ingin bercerita tentang tampilan Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent.



Dari tampilannya, keyboard gaming buatan Corsair memang tidak pernah mengecewakan. Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent hadir dengan desain full size sederhana tapi mewah dibalut warna hitam. Materialnya menggunakan material plastik.

Sayangnya, material yang digunakan tidak cukup membantu membuat keyboard ini ringan, mungkin karena ketebalannya yang tidak bisa dibilang ramping. Medcom.id tidak terlalu mempermasalahkannya, sebab keyboard ini digunakan dengan terhubung kabel, bukan Bluetooth.

Kami menemukan bahwa seluruh keycap tidak memiliki permukaan rata melainkan berkontur agak melengkung sementara di tombol Spacebar dibuat bertekstur. Dalam paket penjualannya Corsair menyediakan keycap tombol WASD dan QWERDF yang juga bertesktur dan alat key-puller serta wrist rest yang bisa dilepas.



Tujuannya adalah pengguna bisa mengganti keycap yang ada disesuaikan dengan jenis game yang dimainkan, yakni genre first person shooter (FPS) maupun multiplayer online battle arena (MOBA).

Selain itu Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent juga menyediakan tombol fungsi yang terpisah untuk memudahkan dalam mengakses fitur-fitur tertentu. Misalnya tombol Windows-Lock, pengaturan tingkat kecerahan backlit RGB, konfigurasi Profile, dan deretan tombol multimedia controller termasuk roller untuk mengatur volume suara.



Untuk tampilan backlit LED RGB, harus diakui tampilannya sangat memukau, tidak sekadar menyala dan menghadirkan kesan RGB. Tampilan backlit tersebut bisa dikustomisasi lewat software iCUE Corsair.

Beralih ke pengalaman, harus diakui Cherry MX Silent terbukti sangat meredam suara bising dari keycap, tanpa mengurangi tactile. Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent juga dilengkapi dengan fitur 100 persen anti ghosting untuk semua tombolnya.

Selain fitur anti ghosting yang sangat berfungsi saat bermain game, software iCUE juga memberikan fitur macro yang bisa disimpan menjadi beberapa profile. Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent sudha memiliki memori 8MB onboard untuk menyimpan tiga profile.



Apabila masih merasa kurang, persis di bagian belakang Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent tersedia USB Port 2.0 yang juga bisa digunakan untuk memasang periferal atau flash memory yang berisi profile untuk diakses lewat Corsair iCUE.

Kesimpulan
Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent menurut Medcom.id adalah satu dari sekian banyak keyboard gaming mekanikal Corsair yang hampir mendapatkan nilai sempurna.

Dari desain, kami tidak meragukan sentuhan Corsair di Strafe RGB MK.2 MX Silent. Penggunaan Cherry MX Silent juga masih menyimpan pengalaman tactile keyboard gaming mekanikal. Bagi mereka yang terbiasa dnegan siwtch Cherry MX jenis lain mungkin akan merasa kurang seru.

Dengan harga Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent yang mendekati Rp2 juta produk ini tidak dilengkapi kemampuan spill resistant alias tahan terhadap tumpahan air. 
 
 
9
Corsair Strafe RGB MK.2 MX Silent
Plus
  • Desain menarik dan ergonomis
  • Cherry MX Silent tidak mengurangi pengalaman tactile
  • Tersedia key caps tambahan khusus gaming 
Minus
  • Bobot berat
  • Tidak memiliki fitur tahan tumpahan air



(MMI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.