Direktur Penerbangan Legendaris NASA Tutup Usia

    Lufthi Anggraeni - 23 Juli 2019 15:05 WIB
    Direktur Penerbangan Legendaris NASA Tutup Usia
    Chris Kraft, tokoh legendaris pada industri luar angkasa Amerika Serikat, meninggal dunia di usia 95 tahun.
    Jakarta: Mantan direktur Johnson Space Center Christopher Columbus Kraft Jr. tokoh pencipta peran ikonik dari direktur penerbangan NASA selama program Mercury dan Gemini, meninggal dunia pada Senin lalu, di usia 95 tahun.

    Kraft disebut Administrator NASA Jim Bridenstine sebagai direktur penerbangan di beberapa momen paling ikonik di sejarah luar angkasa, saat manusia pertama kali mengorbit Bumi dan melangkah keluar dari pesawat luar angkasa yang mengorbit.

    Figur legendaris di Johnson Space Center dan seluruh agensi luar angkasa ini dikenal sebagai individu yang mencetuskan gaya manajemen tidak berkompromi dalam mendefinisikan ruang operasionalisasi, serta disiplin selama tahun Apollo mengangkasa, dan masih digunakan hingga saat ini.

    Dalam satu kesempatan, Kraft menyebut bahwa dirinya pernah menjadi pengurus misi pengendalian untuk mengawasi sistem pesawat luar angkasa, berinteraksi dengan astronaut di luar angkasa dan selalu siaga untuk memprediksi kondisi buruk yang mungkin terjadi dan mempersiapkan solusinya.

    Selain itu, Kraft juga menemukan cara untuk menemukan solusi guna menyelesaikan misi meski peralatan mengalami permasalahan.

    Teknik yang dicetuskan Kraft dan diikuti direktur penerbangan muda Gene Kranz, Glynn Lunney dan lainnya tersebut berhasil menyelamatkan kru Apollo 13 dari bencana setelah ledakan di perjalanan menuju bulan yang merusak pesawat.

    Kraft merupakan ketua direktur penerbangan di Cape Canaveral pada tanggal 5 Mei 1962, saat Alan Shepard meluncur ke luar angkasa bersama roket Redstone, dan menjadi warga Amerika Serikat yang pergi ke luar angkasa.

    Penerbangan ini dilaksanakan satu bulan setelah Uni Soviet mengirimkan kosmonaut Yuri Gagarin ke orbit, pukulan psikologis besar untuk wilayah barat yang terdampak oleh Perang Dingin yang kala itu terjadi.

    Tergolong singkat dan misi dinamis, penerbangan Shepard membantu mengembalikan rasa percaya diri Amerika Serikat yang sempat hilang, serta memainkan peran besar dalam pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Presiden John F. Kennedy.

    Presiden Kennedy mengumumkan komitmen nasional untuk mengirimkan astronaut ke bulan sebelum akhir dekade tersebut, pada tanggal 25 Mei 1961. Janji ini ditepati saat Apollo 11 mendarat di bulan pada 50 tahun lalu, pada tanggal 20 Juli 1969.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id