Awal Maret, NASA dan SpaceX Siap Luncurkan Crew Dragon?

    Ellavie Ichlasa Amalia - 21 Februari 2019 14:59 WIB
    Awal Maret, NASA dan SpaceX Siap Luncurkan Crew Dragon?
    Crew Dragon milik SpaceX. (Photo by Robyn Beck / AFP)
    Jakarta: NASA mengumumkan bahwa mereka mungkin akan melakukan pengujian penerbangan pertama dari kapsul Crew Dragon buatan SpaceX pada 2 Maret. Sebelum ini, mereka telah menunda penerbangan tanpa awak tersebut beberapa kali. 

    Badan luar angkasa Amerika Serikat itu juga menyebutkan target waktu peluncuran, yaitu pada 11.48 pagi PST atau tanggal 3 Maret pukul 2.48 pagi WIB.

    "Pengujian penerbangan tanpa awak ini akan menjadi kali pertama roket dan pesawat buatan AS yang didesain untuk membawa manusia diluncurkan," kata NASA, seperti yang dikutip dari CNET

    Kapsul Crew Dragon akan diluncurkan dengan bantuan roket Falcon 9 dan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Kapsul itu dijadwalkan akan mendarat di ISS pada 3 Maret dini hari waktu Pasifik.

    Meskipun kapsul ini tidak membawa awak manusia, ia akan dipenuhi dengan suplai dan berbagai perangkat yang berbobot 400 pon atau 180 kilogram. 

    SpaceX tampaknya telah siap untuk melakukan misi ini sejak beberapa waktu lalu. Mereka telah menempatkan kapsul Crew Dragon dan roket Falcon 9 di tempat peluncuran di Kennedy Space Center yang terletak di Florida. 

    Melalui akun Twitter resmi, SpaceX mengumumkan bahwa mereka menguji mesin dengan menyalakannya pada 24 Januari. Ketika itu, target waktu peluncuran adalah pada Februari. 
     
    Crew Dragon akan berada di ISS selama lima hari sebelum kembali ke Bumi dengan membawa sampel. Jika semua ini berjalan lancar, kapsul itu akan bisa menembus atmosfer Bumi dan mendarat di Samudera Pasifik. 

    NASA akan mengadakan acara sebelum peluncuran pada 22 Februari dan melakukan peluncuran pada 2 Maret jika tidak ada lagi penundaan. 

    Peluncuran Crew Dragon akan menjadi sebuah pencapaian dalam Program Kru Komersil milik NASA. Dalam program ini, SpaceX dan Boeing berusaha untuk membuat agar peluncuran pesawat luar angkasa berawak bisa dilakukan di AS.

    Selama ini, astronaut NASA dapat pergi ke ISS memanfaatkan pesawat luar angkasa Soyuz milik Rusia. Jika tidak ada masalah dalam pengujian Crew Dragon, ia akan bisa digunakan untuk membawa astronot ke luar angkasa pada pertengahan 2019. 



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id