NASA: Robot Penjelajah Perseverance Bersiap Jelang Pendaratan di Mars

    Cahyandaru Kuncorojati - 17 Februari 2021 15:40 WIB
    NASA: Robot Penjelajah Perseverance Bersiap Jelang Pendaratan di Mars
    Tahap pendaratan robot rover NASA Perseverance di Planet Mars. (NASA)



    Jakarta: Misi antarika NASA terbaru yaitu pendaratan di Planet Mars kini tinggal menunggu waktu. Momen ini akan berlangsung pada tanggal 18 Februari 2021 waktu setempat atau 19 Februari menurut waktu di Indonesia.

    Pihak NASA diklaim sudah menyatakan saat ini wahana yang membawa robot penjelajah atau rover Perseverance masih dalam kondisi baik dan bersiap untuk menyambut proses pendaratan yang disebut hanya berlangsung tujuh menit.




    "Perseverance berfungsi dengan sangat sempurna. Pesawat antariksa sudah sangat fokus demikian juga dengan tim (di bumi) sudah sangat fokus, dan semua bersiap untuk pendaratan," ujar Perseverance Deputy Project Manager bidang Jet Prppulsion Laboratiry NASA, Jennifer Trosper dalam konferensi pers virtual terbaru.

    Semua pihak terkait yang mengetahui seluk beluk misi antarika ini menurut Trosper sangat berharap proses pendaratan yang disebut "teror tujuh menit" akan berlangsung sukses, dikutip dari Space.com.

    BACA: Melihat Kecanggihan Robot Perseverance NASA untuk Misi di Mars

    Di durasi ini wahana antariksa yang membawa Perseverance akan berusaha mengurangi kecepatan laju terbang sekiyar 20.000 kilometer per jam dalam tujuh menit hingga berhenti sempurna menyentuh permukaan Planet mars.

    Selama durasi tersebut akan terjadi beberapa proses pendaratan. Wahana antariksa akan membuka parasut kemudian melepaskan penampang bagian bawah. Radar akan bekerja untuk mengunci titik pendaratan.

    Selanjutnya bagian atas wahana akan terbuka dan melepaskan sebuah drone yang membawa rover Perseverance. Rover akan dilepas dan drone tadi akan melayang. Drone dengan model helikopter ini ini diberi nama Ingenuity.

    Apabila misi ini berhasil maka konsep Ingenuity akan dikembangkan lagi oleh NASA untuk menciptakan alat transportasi bagi robot penjelajah atau rover mereka selanjutnya. SpaceX milik Elon Musk sendiri berencana mendaratkan manusia di Planet Mars pada tahun 2026.

    'Kami merasa sangat bangga tapi sama sekali tidak ada jaminan dalam hal ini," ujar Trosper. "Namun tim bekerja dengan sangat baik, pesawat antariksa dalam keadaan sempurna. Saya yang memimpin program uji coba merasa sangat yakin dengan hasilnya," tambahnya.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id