NASA Ambil Lebih Banyak Data Observasi Bumi

    Lufthi Anggraeni - 19 Desember 2019 11:09 WIB
    NASA Ambil Lebih Banyak Data Observasi Bumi
    NASA mengumumkan rencananya untuk membeli lebih banyak data dari satelit Planet dan Maxar.
    Jakarta: NASA berencana untuk membeli lebih banyak data satelit terkait Bumi setelah program pilot di ranah ini berjalan dengan baik. Instansi ini berencana untuk membeli lebih banyak data dari satelit Planet dan Maxar.
     
    Selain itu, NASA juga masih mengevaluasi data dari perusahaan ketiga, Spire Global, terkait peluang memperpanjang kesepakatan pembelian.

    Ketiga perusahaan ini ditugasi NASA untuk menyediakan data sebagai bentuk kesepakatan pembelian yang dibuat dalam program pilot pada bulan Oktober 2017 lalu.
     
    Dalam presentasi di konferensi tahunan American Geophysical Union di San Fransisco pada tanggal 10 Desember lalu, eksekutif NASA Earth Observing System Data and Information System Kevin Murphy menyebut bahwa salah satu masalah yang ditemukannya terkait dengan kesepakatan lisensi.
     
    Kesepakatan dengan perusahaan awalnya memungkinkan NASA membatasi penggunaan publikasi terkait lisensi kasus ilmiah tertentu. Kolaborasi ilmiah standar disebut dihambat oleh perjanjian lisensi, sedangkan kemampuan berbagi informasi dan berkolaborasi menjadi hal penting bagi NASA.
     
    NASA berencana untuk mengajukan lisensi penggunaan ilmiah lebih permisif yang akan membatasi sejumlah data hasil perolehannya, meski Murphy menyebut hal ini tidak menutup peluang terkait kesempatan berbagi data.
     
    Selain itu, NASA juga berencana untuk menawarkan lebih banyak slot, setiap 12 hingga 18 bulan, kepada perusahaan yang ingin bergabung dalam program pilot tersebut. Pada tahun 2018 lalu, NASA menyebut data program akan mendukung peneliti untuk melakukan investigasi menyoal informasi yang diperoleh satelit kecil.
     
    Informasi ini berkemampuan untuk meningkatkan atau melengkapi observasi Bumi lainnya yang dilakukan oleh satelit berukuran lebih besar yang dimiliki dan dioperasikan oleh NASA, badan pemerintah Amerika Serikat lain atau grup internasional.
     
    Program pilot ini diklaim Direktur NASA Earth Science Division Michael Freilinch sebagai cara inovatif dan efisien bagi instansinya guna menghimpun, menganalisa dan mengevaluasi berbagai data observasi Bumi dari sektor privat.
     
    Dengan satelit penelitian NASA yang andal semakin menua dan satelit berukuran lebih kecil banyak diluncurkan oleh industri privat, Freilinch menyebut terdapat peluang besar untuk memanfaatkan kekuatan dari masing-masing pihak untuk menyuguhkan data iklim lebih lengkap.


    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id