Ahli Temukan Planet Alien dengan Orbit Unik

    Lufthi Anggraeni - 24 September 2020 14:37 WIB
    Ahli Temukan Planet Alien dengan Orbit Unik
    Peneliti menemukan eksoplanet yang memiliki orbit ukuran serupa rumus Matematika.
    Jakarta: Astronom dilaporkan menemukan eksoplanet berukuran serupa Bumi dengan orbit serupa rumus matematika. Eksoplanet dengan nama K2-315b ini disebut memiliki orbit bintang induk dengan durasi setara 3,14 hari waktu Bumi.

    Durasi tersebut serupa dengan salah satu rumus di bidang matematika yaitu rumus keliling lingkaran atau angka Pi. Eksoplanet ini disebut dan mengorbit di bintang kerdil dengan jarak dari Bumi sejauh 186 tahun cahaya. Eksoplanet K2-315b terlihat dalam data yang dikumpulkan pada tahun 2017.

    Eksoplanet K2-315b terlihat selama K2 dari teleskop luar angkasa Kepler NASA dan kemudian dikonfirmasi pada tahun 2020 oleh jaringan teleskop berbasis darat bertajuk Search for Habitable Planets Eclipsing Ultra-cool Stars (SPECULOOS).

    Temuan ini dipublikasikan dalam makalah berjudul The Astronomical Journal: “Pi Earth: a 3.14-day Earth-sized Planet dari K2’s Kitchen Served Warm y SPECULOOS Team”. Eksoplanet K2-315b merupakan planet alien ke-315 yang ditemukan menggunakan data K2.

    Penulis utama studi dan mahasiswa pascasarjana di Departemen Ilmu Bumi, Atmosfer dan Planet di Institut Teknologi Massachusetts (MIT), Cambridge Prajwal Niraula dan koleganya memperkirakan bahwa k2-315b berukuran sekitar 95 persen dari Bumi.

    Planet asing tersebut juga dilaporkan berbatu, namun belum tersedia informasi pasti terkait dengan K2-315b. Bintang induk K2-315b dilaporkan berukuran seperlima dari ukuran Matahari, serta dilaporkan mengusung suhu yang tidak terlalu panas.

    Sayangnya, orbit planet K2-315b sangat dekat dengan bintang induk sehingga permukaannya planet tersebut sangat panas. Peneliti memperkirakan suhu permukaan planet sekitar 350 derajat Fahrenheit atau 177 derajat Celcius, sehingga terlalu panas untuk dapat dihuni oleh manusia.

    Salah satu metode yang kerap digunakan Kepler untuk memburu planet asing adalah metode transit, bertugas mencatat penurunan kecerahan kecil ketika planet melintasi bintang induk.

    Penurunan kecerahan menandakan objek yang sedang melintasi bintang induk, dan strategi ini juga digunakan oleh NASA's Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESSA).

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id