comscore

Qualcomm Ajukan Banding untuk Denda EUR1 Miliar

Lufthi Anggraeni - 17 Juni 2022 14:33 WIB
Qualcomm Ajukan Banding untuk Denda EUR1 Miliar
Banding Qualcomm atas denda senilai EUR1 miliar dikabulkan di pengadilan Uni Eropa, dan denda tersebut dibatalkan.
Jakarta: Pada tahun 20218 lalu, regulator antitrust Eropa menjatuhkan denda kepada Qualcomm EUR1 miliar (Rp15,5 triliun), menuduhnya membayar Apple untuk menggunakan modem Qualcomm alih-alih beralih ke pesaing seperti Intel pada periode 2011 hingga 2016.

Mengutip GSM Arena, Qualcomm mengajukan banding terhadap denda tersebut dan European General Court (EGC) mengabulkan banding tersebut dengan membatalkan hukuman denda yang dijatuhkan sebelumnya kepada perusahaan asal Amerika Serikat itu.
Pengadilan tertinggi kedua di Uni Eropa ini menyampaikan bahwa dengan putusan tersebut, Mahkamah Agung membatalkan seluruhnya putusan Commission. Pengadilan Umum (General Court) menyebut keputusan ini diambil berdasarkan pada sejumlah faktor.

Faktor pertama yaitu temuan sejumlah penyimpangan prosedural yang mempengaruhi hak pembelaan Qualcomm, sedangkan faktor kedua yaitu analisis efek anti persaingan dari pembayaran insentif.

Selain itu, Pengadilan Umum turut menyampaikan bahwa pihaknya mengobservasi bahwa saat Commission menyimpulkan bahwa pembayaran insentif telah mengurangi insentif Apple untuk beralih ke pemasok pesaing guna mendapatkan chipset LTE.

Hal ini dinilai tampak jelas dari keputusan Commission bahwa Apple tidak memiliki alternatif teknis terkait chipset LTE Qualcomm untuk sebagian besar dari kebutuhannya selama periode bersangkutan, yaitu bagian yang sesuai, pada dasarnya dengan iPhone.

Commission memiliki opsi untuk mengajukan banding kepada EU Court of Justice, namun saat ini, dilaporkan masih ingin mempertimbangkan dengan seksama implikasi dari keputusan ECG terlebih dahulu.

Kasus pengadilan serupa ditemukan di AS, diajukan oleh Komisi Perdagangan Federal. Awalnya, FTC memenangkan kasus ini, namun keputusan tersebut dibatalkan dan akhirnya Qualcomm dan Apple menyelesaikannya di luar pengadilan.

Pada awal tahun 2022 ini, Pengadilan Umum membatalkan denda serupa senilai EUR1,06 miliar (Rp16,5 triliun) untuk Intel, yang dituduh melakukan praktik anti persaingan. Denda asli dijatuhkan pada tahun 2009, namun kemudian pada tahun 2014 pengadilan rendah UE menolak banding Intel.

Namun kemudian Pengadilan Umum menolak keputusan tersebut pada tahun 2017 hingga, akhirnya, membatalkan denda sama sekali pada akhir bulan Januari 2022 lalu.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id