Xiaomi Umumkan Pencapaian selama Q3 2020

    Lufthi Anggraeni - 26 November 2020 16:52 WIB
    Xiaomi Umumkan Pencapaian selama Q3 2020
    Xiaomi mengumumkan laporan keuangannya untuk Q3 2020.
    Jakarta: Xiaomi mengumumkan laporan keuangannya untuk kuartal tiga tahun 2020, menampilkan kenaikan pendapatan dan laba signifikan. Pertumbuhan ini diklaim Xiaomi berkat strategi inti yang mengaitkan smartphone dan perangkat AIoT.

    Pada Q3 2020, bisnis smartphone dari Xiaomi tumbuh secara signifikan, baik dalam pendapatan maupun jumlah pengapalan, diklaim Xiaomi mencatatkan rekor sehingga pihaknya mampu terus bertumbuh dengan baik di pasar Tiongkok maupun di luar Tiongkok.

    Dalam satu kuartal, Xiaomi melaporkan pendapatan dari divisi smartphone tercatat sebesar CNY47,6 miliar (Rp102,05 triliun), diterjemahkan sebagai pertumbuhan sebesar 47,5 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Sedangkan pengapalan smartphone secara keseluruhan Xiaomi mencapai 46,6 juta unit, atau bertumbuh sebesar 45,3 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurut Canalys, Xiaomi menempati peringkat ketiga global dalam kategori pengapalan smartphone dengan pangsa pasar sebesar 13,5 persen pada Q3 2020.

    Sementara itu, Xiaomi mengumumkan bahwa pendapatannya dari produk IoT dan gaya hidup tercatat sebesar CNY18,1 miliar (Rp38,9 triliun) pada Q3 2020, atau setara dengan pertumbuhan sebesar 16,1 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Sedangkan pada kategori pendapatan IoT dan gaya hidup di pasar luar Tiongkok, Xiaomi mencatatkan pendapatan terbaik dalam perjalanannya karena berkontribusi hingga 56,2 persen dari angka pendapatan keseluruhan.

    Di pasar Tiongkok, Xiaomi memperkenalkan sejumlah produk flagship seperti seri Mi TV Master pada Q3 2020, bertujuan untuk memperkokoh posisinya di pasar premium.

    Berdasarkan laporan All View Cloud (AVC), Xiaomi menempati peringkat pertama di Tiongkok dalam hal pengapalan TV dalam periode satu kuartal untuk ketujuh kalinya, serta menempati peringkat lima besar global.

    Per 30 September 2020, jumlah perangkat IoT kecuali smartphone dan laptop yang terhubung dengan platform AIoT dari Xiaomi mencapai 289,5 juta unit atau mengalami pertumbuhan sebesar 35,8 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Sementara itu, jumlah pengguna pemilik lima atau lebih perangkat yang terhubung ke platform AIoT dari Xiaomi, kecuali smartphone dan laptop, bertambah menjadi 5,6 juta orang atau bertumbuh sebesar 59 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Xiaomi juga menyebut bahwa kuartal III 2020 menandai babak baru setelah pendapatan dari pasar di luar Tiongkok bertumbuh sebesar 52,1 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan menyumbang 55,1 persen dari total pendapatan.

    Menurut Canalys, pengapalan smartphone Xiaomi di Eropa Barat meningkat sebesar 107,3 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada kuartal tiga 2020, dengan pangsa pasar sebesar 13,3 persen serta masuk dalam tiga besar brand smartphone untuk pertama kalinya.

    Sementara itu pada tahun 2021 mendatang, Xiaomi berkomitmen untuk melanjutkan investasi dan merekrut lebih banyak teknisi teknologi untuk meningkatkan kemampuan divisi riset dan pengembangan atau R&D.

    Xiaomi juga mempersiapkan sejumlah agenda yang ditujukan untuk memperluas wawasan teknologi ke beberapa bidang, seperti kamera, layar, pengisian daya, audio, platform IoT dan konektivitas, AI dan interaksi suara, 5G/6G, Big Data, layanan berbasis awan, serta manufaktur pintar.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id