Strategi Twitter Dukung Pilkada 2020

    Lufthi Anggraeni - 02 Desember 2020 14:13 WIB
    Strategi Twitter Dukung Pilkada 2020
    Twitter mengumumkan sejumlah inisiatif untuk mendukung pengawalan Pilkada 2020 di platformnya.
    Jakarta: Twitter menjadi salah satu sumber informasi yang dituju masyarakat, termasuk masyarakat Indonesia, menjelang, selama dan setelah momen penting terjadi. Dan situasi ini tidak berbeda menjelang Pilkada 2020.

    Twitter juga menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk mendapatkan informasi terkini menyoal kandidat, partai politik, dan topik yang penting bagi mereka. Twitter menyebut bahwa setidaknya terdapat 130,000 kicauan atau Tweet seputar Pilkada 2020 dalam satu pekan terakhir, yaitu dari tanggal 23 November hingga 30 November 2020 lalu.

    "Selama periode pemilu, kami bekerja keras untuk memastikan kandidat dan berbagai pihak terkait, termasuk para pemilih, dapat menggunakan layanan kami secara terbuka, terlepas dari lokasi atau preferensi politik mereka. Kami berharap masyarakat Indonesia dapat memperoleh informasi dari berbagai sisi di Twitter dan berpartisipasi dalam percakapan seputar Pilkada yang akan datang,” ujar Public Policy and Philanthropy Director Twitter Indonesia & Malaysia Agung Yudha.

    Dan untuk mendukung pemantauan Pilkada 2020 , Twitter meluncurkan sejumlah inisiatif untuk menginformasikan pembaruan terkait Pilkada. Salah satu inisiatif tersebut merupakan hasil kerja sama Twitter dengan organisasi sipil yaitu Perludem, serta komisi pemilu yaitu KPU_ID.

    Pada inisiatif ini, Twitter memberikan pelatihan kepada partai politik peserta Pilkada 2020 dan organisasi sipil menyoal cara menggunakan Twitter untuk mendorong diskusi sehat di platform tersebut. Selain itu, Twitter juga menyediakan emoji khusus Pilkada 2020.

    Kehadiran emoji ini disebut Twitter untuk mendorong masyarakat memilih dan berpartisipasi dalam percakapan sipil sehat. Emoji tersebut hadir dengan gambar kotak pengambilan suara, dan dapat digunakan hingga tanggal 16 Desember 2020 mendatang.

    Emoji ini dapat diaktifkan via tagar Pilkada2020, PilkadaSerentak2020, dan Pilkada2020Serentak. Twitter juga memungkinkan pengguna platformnya untuk mengikuti atau subscribe ke Twitter List yang sudah dikurasi oleh akun TwitterID.

    Twitter List ini menyuguhkan berita terkini terkait pelaksanaan Pilkada yang akan datang, dan berisi daftar akun resmi partai politik, kandidat, mitra LSM, serta media di Indonesia. Twitter juga menghadirkan pembaruan terhadap sejumlah kebijakan yang diterapkannya.

    Kebijakan tersebut termasuk Kebijakan Integritas Kewarganegaraan, Kebijakan tentang Konten Politik, dan Peraturan Twitter, pada umumnya dibuat untuk melindungi percakapan di layanan Twitter saat masyarakat Indonesia menggunakan hak pilih mereka di bulan Desember ini.

    Twitter menyebut telah bertemu dengan partai politik peserta Pilkada 2020 untuk memberikan ikhtisar tentang Peraturan Twitter seputar pemilihan umum, pembaruan terkini dan upaya melindungi percakapan publik, serta berbagi kiat praktis untuk tetap aman di Twitter.

    Selain itu, Twitter juga telah bertemu dengan Komisi Pemilihan Umum Indonesia (@KPU_ID) untuk memastikan saluran dukungan yang tepat tersedia dalam menyampaikan kekhawatiran dan melaporkan setiap pelanggaran terhadap Peraturan Twitter.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id